Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 466
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ilustrasi : Pexels

Ditengah hiruk-pikuk kesibukan kita sehari-hari, sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil yang ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan. Salah satu contohnya adalah tidur siang. Meski dianggap kurang umum di Indonesia, tidur siang adalah tradisi yang sudah mengakar di berbagai negara, bahkan menjadi bagian dari budaya mereka, berikut ini adalah kebiasaan tidur di berbagai Negara yang dilansir dari berbagai sumber.

Di Cina, tidur siang bukan sekadar kebiasaan, melainkan dianggap sebagai hak konstitusional. Setelah makan siang, para pekerja sering merebahkan kepala di meja kerja mereka untuk tidur selama satu jam. Sementara itu, Italia memiliki tradisi “riposo,” yang berlangsung antara pukul 13.30 hingga 16.00, di mana museum, dan tempat umum lainnya tutup sementara untuk memberi waktu karyawan mereka beristirahat.

Di Spanyol, tradisi “siesta” menjadi bagian dari identitas budaya. Banyak bisnis yang tutup selama beberapa jam untuk memberi waktu pekerja makan siang, berkumpul dengan keluarga, dan tidur siang. Bahkan, waktu istirahat ini sering kali berlangsung hingga dua jam. Di sisi lain, Amerika Serikat mulai mengadopsi tidur siang sebagai bagian dari gaya hidup modern. Perusahaan besar seperti Google menyediakan fasilitas khusus untuk tidur siang, dengan keyakinan bahwa istirahat ini mampu meningkatkan produktivitas karyawan.

Manfaat Tidur Siang bagi Kesehatan

Dilansir dari berbagai sumber berikut ini adalah manfaat tidur bagi kesehatan tubuh kita :

1. Meningkatkan Konsentrasi dan Kewaspadaan

Tidur siang selama 15–30 menit dapat menyegarkan pikiran, meningkatkan fokus, dan melancarkan aliran darah ke otak. Orang yang rutin tidur siang cenderung lebih produktif dan bertenaga dibandingkan mereka yang terus bekerja dalam keadaan lelah.

2. Memperbaiki Suasana Hati

Jika Anda merasa stres, cemas, atau gelisah, tidur siang dapat menjadi solusi untuk meredakan perasaan tersebut. Dengan suasana hati yang lebih baik, Anda dapat mengurangi risiko gangguan mental seperti depresi.

3. Meningkatkan Daya Ingat

Rutin tidur siang membantu meningkatkan memori dan kemampuan belajar. Proses tidur ini memperkuat ingatan dan membuat Anda lebih mudah mempelajari hal-hal baru, bahkan membantu mencegah penyakit seperti demensia di usia tua.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Tidur siang dapat menurunkan hormon stres kortisol, yang berkontribusi pada tekanan darah tinggi. Dengan tidur siang yang cukup, risiko terkena hipertensi dapat berkurang.

5. Mengganti Kekurangan Tidur

Bagi mereka yang sering kekurangan tidur di malam hari, tidur siang menjadi cara efektif untuk mengejar waktu istirahat. Pola tidur bifasik, yaitu tidur di siang hari dan malam hari secara terpisah, dapat membantu tubuh tetap bugar meski jadwal sibuk.

Tidur siang bukan sekadar jeda di tengah hari, tetapi investasi kecil untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Jadi, tak ada salahnya untuk meluangkan waktu sejenak, menutup mata, dan memberi tubuh Anda kesempatan untuk pulih.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Makassar, (balengkospace.com), 11 Mei 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe menghadiri pelepasan jamaah haji Kloter 15 asal Maluku Utara di Aula Mina, Embarkasi Haji Makassar, Minggu (11/5). Kloter ini dijadwalkan terbang menuju Madinah, dengan total 393 jamaah yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara diantaranya berasal dari Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, […]

  • HMI Cabang Yogyakarta gelar Sekolah Politik dan Demokrasi di DPRD DIY. Program ini bertujuan melawan ketidakpercayaan pemuda terhadap parpol dan elit politik.

    Lawan Apatisme Pemuda, HMI Yogyakarta Gelar Sekolah Politik dan Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Pandangan negatif terhadap politik di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Berdasarkan Survey Nasional Muda Bicara tahun 2025, sebanyak 49 persen anak muda menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap partai politik akibat kekecewaan pada kinerja elit, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik politik uang. Merespons kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam […]

  • Ilustrasi foto : Ai

    Pisau Bermata Dua Media Sosial: Antara Promosi dan Ancaman “Viral” bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama Mahasiswa S1 Manajemen
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Media sosial kini bertransformasi menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kecil. Dari warung makan sederhana hingga bisnis rumahan, platform digital menawarkan solusi promosi yang murah dengan jangkauan tanpa batas. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan risiko besar yang sering kali diabaikan: risiko menjadi viral karena kesalahan. Di era yang serba cepat ini, satu kekhilafan kecil […]

  • “Seorang pria berdiri sambil memegang buku di depan rak buku, dengan pencahayaan hangat yang menyoroti suasana ruang belajar.

    Revolusioner Religion for Justice: Agama sebagai Kesadaran Pembebasan Dari Syariati ke Eko Prasetyo

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Ketua LBH Ansor Maluku Utara Zulfikran Bailussy,SH.
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Agama selalu berada pada persimpangan: menjadi kekuatan pembebasan atau menjadi alat domestikasi. Sejarah berkali-kali menunjukkan bahwa ketika agama turun ke jalan kehidupan sosial, ia dapat mengguncang tatanan yang menindas. Pandangan ini bukan baru. Ali Syariati, dalam salah satu esainya, mengingatkan: “Agama yang membebaskan adalah agama yang melahirkan manusia yang sadar, bukan manusia yang pasrah.”Bagi Syariati, […]

  • Source : Istimewa

    Hari Pers Nasional 2026: LBH Ansor Malut Soroti Tekanan Kekuasaan terhadap Jurnalis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 262
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi alat koreksi sosial dan penjaga kebenaran di tengah tekanan kekuasaan yang kian kompleks, Senin (9/2/2026). Momentum Hari Pers Nasional ini dinilai sebagai titik refleksi penting bagi demokrasi, khususnya dalam mengawal isu konflik agraria, lingkungan, dan korupsi di Maluku Utara. […]

  • AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Fahri Sibua, Pegiat Literasi Yogyakarta
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Ada sebuah ironi yang sering kita lewati setiap kali merayakan kemerdekaan. Setiap 17 Agustus, bangsa ini mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol kemenangan atas penjajahan. Kita mengenang perjuangan para pendiri bangsa yang mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi sebuah negara yang berdaulat. Namun, di tengah perayaan itu, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara terbuka: […]

expand_less