BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY, BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI
- calendar_month Rab, 22 Okt 2025
- visibility 821
- comment 0 komentar

Pertemuan hangat antara Ketua Umum HIPPMAMORO Yogyakarta sekaligus Koordinator Umum Forum BEM DIY dengan Dr. Firman Jaya Daeli, mantan anggota DPR RI/MPR RI, menjadi ruang dialog seputar kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa. Sumber foto : Istimewa
Keduanya sepakat bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Morotai belum menghadirkan visi besar pembangunan yang sejalan dengan potensi geopolitik dan geoekonomi pulau morotai. Hubungan eksekutif dan legislatif lebih sering diwarnai kepentingan pragmatis daripada kolaborasi untuk kepentingan publik. Tidak ada peta kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang, sementara konflik sosial-ekonomi, seperti nasib nelayan dan kesenjangan pembangunan antarwilayah desa, terus dibiarkan tanpa penyelesaian. “Kepemimpinan seperti ini hanya sibuk mengatur kekuasaan, tapi lupa merawat rakyatnya,” ujar Faturahman dengan nada kritis.
Bagi Dr. Firman Jaya Daeli, arah pembangunan Morotai ke depan harus kembali pada nilai-nilai dasar kebangsaan, keadilan sosial, pemerataan ekonomi, dan ketahanan nasional. Ia menegaskan bahwa daerah seperti Morotai membutuhkan kepemimpinan yang berwawasan geopolitik, bertanggung jawab geoekonomi, dan berpikiran geostrategis. Pemerintah pusat pun dituntut untuk tidak memandang Morotai sebagai daerah pinggiran, melainkan sebagai frontier island yang menjaga martabat bangsa di perbatasan Pasifik.
Diskusi tersebut menjadi momentum yang mencerminkan pertemuan antara pengalaman kenegarawanan dan idealisme kaum muda. Dr. Firman hadir dengan pandangan kebangsaan yang matang, sementara Faturahman membawa semangat kritis generasi baru yang melihat langsung derita rakyatnya. Keduanya berpandangan bahwa kritik terhadap pemerintah daerah bukan bentuk perlawanan, melainkan tanggung jawab moral untuk menyuarakan kebenaran.
Morotai hari ini adalah cermin dari banyak daerah di Indonesia, kaya sumber daya, tapi miskin arah kebijakan. Dari diskusi ini, muncul kesadaran bahwa membangun Morotai bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi tentang membangun struktur keadilan sosial dan kesadaran geopolitik. Sebab, sebagaimana ditegaskan Dr. Firman, Kedaulatan bangsa bukan hanya dijaga dengan senjata, tetapi dengan keadilan bagi mereka yang hidup di batas negeri.
- Penulis: Faturahman Djaguna
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Faturahman Djaguna

Saat ini belum ada komentar