Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 985
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Keduanya sepakat bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Morotai belum menghadirkan visi besar pembangunan yang sejalan dengan potensi geopolitik dan geoekonomi pulau morotai. Hubungan eksekutif dan legislatif lebih sering diwarnai kepentingan pragmatis daripada kolaborasi untuk kepentingan publik. Tidak ada peta kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang, sementara konflik sosial-ekonomi, seperti nasib nelayan dan kesenjangan pembangunan antarwilayah desa, terus dibiarkan tanpa penyelesaian. “Kepemimpinan seperti ini hanya sibuk mengatur kekuasaan, tapi lupa merawat rakyatnya,” ujar Faturahman dengan nada kritis.

Bagi Dr. Firman Jaya Daeli, arah pembangunan Morotai ke depan harus kembali pada nilai-nilai dasar kebangsaan, keadilan sosial, pemerataan ekonomi, dan ketahanan nasional. Ia menegaskan bahwa daerah seperti Morotai membutuhkan kepemimpinan yang berwawasan geopolitik, bertanggung jawab geoekonomi, dan berpikiran geostrategis. Pemerintah pusat pun dituntut untuk tidak memandang Morotai sebagai daerah pinggiran, melainkan sebagai frontier island yang menjaga martabat bangsa di perbatasan Pasifik.

Diskusi tersebut menjadi momentum yang mencerminkan pertemuan antara pengalaman kenegarawanan dan idealisme kaum muda. Dr. Firman hadir dengan pandangan kebangsaan yang matang, sementara Faturahman membawa semangat kritis generasi baru yang melihat langsung derita rakyatnya. Keduanya berpandangan bahwa kritik terhadap pemerintah daerah bukan bentuk perlawanan, melainkan tanggung jawab moral untuk menyuarakan kebenaran.

Morotai hari ini adalah cermin dari banyak daerah di Indonesia, kaya sumber daya, tapi miskin arah kebijakan. Dari diskusi ini, muncul kesadaran bahwa membangun Morotai bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi tentang membangun struktur keadilan sosial dan kesadaran geopolitik. Sebab, sebagaimana ditegaskan Dr. Firman, Kedaulatan bangsa bukan hanya dijaga dengan senjata, tetapi dengan keadilan bagi mereka yang hidup di batas negeri.

  • Penulis: Faturahman Djaguna
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Faturahman Djaguna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Peringati Milad, Cendekia Society.Id Salurkan Paket Alat Tulis untuk Santri di Palu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kolaborasi dan Dukungan Masyarakat Keberhasilan agenda ini didukung oleh kontribusi para donatur melalui sistem paket sedekah yang terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000. Dana yang terkumpul disalurkan dalam bentuk menu berbuka puasa, makan malam, dan paket alat tulis lengkap. Apresiasi tinggi juga datang dari pihak pengelola Panti Asuhan Raudatul Ummat yang menyambut baik gerakan kemanusiaan […]

  • Penulis : Fahmil Usman Source : Istimewa

    Menghadapi Obesitas Tidak Cukup Hanya dengan Edukasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Fahmil Usman
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Peringatan World Obesity Day 2026 kembali mengingatkan bahwa obesitas bukan sekadar persoalan gaya hidup individu. Selama ini, narasi yang berkembang di masyarakat sering kali menyederhanakan obesitas sebagai akibat dari kurangnya disiplin dalam menjaga pola makan atau kurangnya aktivitas fisik. Padahal, realitasnya jauh lebih kompleks. Lingkungan pangan, kebijakan pemerintah, serta strategi industri makanan dan minuman memiliki […]

  • Source : Istimewa

    HMTPWK UNUTARA Gelar Workshop Geospasial: Pelatihan Pemetaan Dan Pengelolaan Data Drone

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Himpunan Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (HMTPWK) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) sukses menyelenggarakan Workshop Geospasial Seri 1 dengan tema “Pelatihan Pemetaan dan Pengelolaan Data Drone”, bertempat aula Kampus UNUTARA. Jumat (13/02/2026). Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Andi Arkam, S.T, yang juga merupakan Alumni Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas […]

  • Oleh : Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia) Foto : Istimewa

    Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut Marut

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia)
    • visibility 339
    • 0Komentar

    “Di tengah gemerlap kota yang bising, disudut ruang yang hampa. Terdengar suara tangisan rakyat jelata yang menunggu dan menagih janji pemerinta terhadap kesejatraan rakyatnya.” Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut-Marut memanifestasikan sebuah resistensi epistemologis terhadap dekadensi moral yang terbungkus dalam retorika banal. Dalam menggunakan kacamata fenomenologi Edmund Husserl, janji semestinya merupakan sebuah bentuk intensionalitas […]

  • Source : Istimewa

    Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 320
    • 0Komentar

     Berdasarkan fakta ini maka IAIN Ternate akan mengalami kesulitan yang amat serius untuk bisa meningkatkan peringkatnya, baik di tingkat lokal, nasional dan boro-boro tingkat internasional. Jika IAIN Ternate tidak memiliki Guru Besar yang berkualitas. Seyogyanya kepemimpinan IAIN Ternate sepanjang empat tahun sebelumnya selayaknya telah lahir empat orang dosen kita yang menjadi Guru Besar. Tapi justru […]

  • Kemenkes: Cuaca Panas dan Padatnya Jemaah Picu Lonjakan ISPA di Tanah Suci

    Kemenkes: Cuaca Panas dan Padatnya Jemaah Picu Lonjakan ISPA di Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Balengko Space – Kementerian Kesehatan RI mengimbau jemaah haji Indonesia untuk waspada terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hingga pertengahan Mei 2025, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah mencatat 7.957 kasus ISPA. Dilansir dari laman resmi Kemenkes, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, MKM, menyebutkan bahwa suhu panas ekstrem […]

expand_less