Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 259
- comment 0 komentar

(Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023. Sumber foto : Istimewa
“Era Baru PMII”, yang ditandai dengan perubahan dalam arsitektur organisasi, strategi pergerakan, dan orientasi kebijakan organisasi, tampaknya masih jauh dari kenyataan dalam proses pembentukan kader saat ini. Dalam kenyataannya, sistem kaderisasi PMII masih terhambat oleh pendekatan konvensional yang mengarah dari puncak struktur ke bawah, yang lebih berfokus pada kepatuhan terhadap hierarki organisasi. Pendekatan ini gagal mengembangkan keterampilan analitis dan kepemimpinan kader yang mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan sosial dan politik.
Pergerakan PMII sering terjebak dalam perdebatan idealistis dan penuh simbolisme, gagal memberikan solusi konkret terhadap berbagai masalah substansial yang dirasakan langsung oleh kader dan masyarakat umum, seperti ketimpangan struktural yang meningkat dan krisis ekonomi yang semakin parah. Selain itu, sifat-sifat organisasi yang cenderung statis dan pragmatis menunjukkan bahwa gagasan perubahan yang dipromosikan belum mampu memungkinkan pemikiran kritis dan ide-ide inovatif untuk menyelesaikan kompleksitas tantangan yang ada di dunia saat ini.
Perkembangan PMII menunjukkan pergeseran besar dari pola konvensional yang terpusat dan vertikal menuju model yang lebih lentur dengan pembagian kekuasaan yang lebih merata. Selama periode transformasi ini, organisasi berusaha untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi setiap anggota untuk berpartisipasi secara aktif dalam aktivitas organisasi di tingkat akar rumput. Selain itu, fokus gerakan PMII telah berkembang dari membahas masalah ideal dan prinsip dasar menjadi membahas hal-hal yang lebih nyata dan relevan, seperti dinamika politik praktis, masalah ekonomi, dan berbagai masalah sosial. Perubahan ini menunjukkan bahwa PMII telah berkembang dari sekadar sarana untuk menumbuhkan kesadaran ideologis menjadi sebuah organisasi yang lebih peka dan tanggap terhadap berbagai transformasi yang terjadi di masyarakat.
- Penulis: (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Mursid Puko

Saat ini belum ada komentar