Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 989
  • comment 0 komentar
  • print Cetak


Berkaitan dengan Klaim transformasi PMII memicu perdebatan mendalam tentang seberapa jauh transformasi tersebut benar-benar mengubah perspektif gerakan mahasiswa. Ada beberapa pengamat yang berpendapat bahwa perubahan yang terjadi hanya bersifat sementara dan terbatas pada perbaikan mekanisme organisasi dan pendekatan gerakan, tanpa mengubah tujuan atau prinsip ideologis dasar PMII. Namun demikian, perlu dicatat bahwa perubahan yang terjadi menunjukkan penyesuaian strategis terhadap tuntutan zaman. Ini memungkinkan PMII untuk tetap relevan dalam menangani berbagai masalah saat ini yang dihadapi mahasiswa Indonesia, seperti penurunan kualitas pendidikan, ketidakadilan sosial, dan peningkatan kesenjangan ekonomi.


Pada dasarnya, polemik ini menunjukkan dilema antara mempertahankan idealisme yang mendasari gerakan mahasiswa dan mencoba menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial, politik, dan ekonomi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa secara menyeluruh apakah perubahan yang terjadi dalam PMII selama “Era Baru” ini benar-benar membawa perubahan besar atau sekadar perubahan organisasi yang tidak cukup besar untuk mengubah arah gerakan mahasiswa secara mendasar. Pada akhirnya, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kemampuan PMII untuk menyesuaikan nilai-nilai dasar yang diwariskan dengan tuntutan zaman yang berubah.

Perubahan Paradigma dalam Gerakan PMII
PMII didirikan pada tahun 1960 dan merupakan organisasi yang dilandasi oleh komitmen untuk perjuangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan. Namun, keraguan tentang kemampuan PMII untuk menyesuaikan diri muncul seiring dengan kemajuan dan perubahan sosial-politik di Indonesia. Di era modern, masalah sosial-politik semakin rumit. Ini mencakup berbagai masalah seperti ketimpangan sosial, politik identitas, dan kemajuan teknologi yang cepat. Apakah PMII telah mengadopsi pendekatan klasik untuk gerakan, yang menekankan demonstrasi publik dan tindakan langsung di lapangan, atau apakah itu telah mengadopsi pendekatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini?
Sebagai contoh, memasukkan teknologi dan media sosial ke dalam strategi gerakan sekarang menjadi orientasi baru yang sangat penting.

  • Penulis: (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Ambon, 28 April 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjadi pembicara utama dalam Apel Komandan Satuan di Rindam XV/Pattimura, Ambon. Acara yang mengusung tema “Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI dalam Pembangunan Pulau Terluar untuk Perkuat Kedaulatan, Pertahanan, dan Ketahanan Nasional” ini berlangsung pada pukul 11.00 WIT. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe […]

  • Asesor pendidikan terpaksa menggulung celana untuk melintasi banjir rob saat bertugas di Desa Jorjoga, Taliabu Utara.

    Banjir Rob Rendam Desa Jorjoga, Warga Minta Respons Cepat Pemkab Taliabu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Taliabu (BALENGKO) — Kondisi cuaca yang tidak stabil pada awal Desember menyebabkan banjir rob melanda Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu. Air laut yang naik ke permukiman warga membuat sebagian masyarakat harus bertahan sambil menunggu banjir surut, Jumat (5/12/2025). Sunaidin, pemuda kelahiran Jorjoga, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah Daerah […]

  • DLH Morotai Disorot, Presiden BEM Unipas Minta DPRD Bertindak

    DLH Morotai Disorot, Presiden BEM Unipas Minta DPRD Bertindak

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 294
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasifik (BEM Unipas) Morotai, Rifaldi Majid, mendesak DPRD Kabupaten Pulau Morotai segera memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nurhayati, untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan milik PT Intimkara di Desa Cucumare, Kecamatan Morotai Selatan Barat. Rifaldi menilai DLH […]

  • Ketua Panitia Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, menyampaikan keterangan terkait kesiapan pelaksanaan Konfercab yang telah mencapai 100 persen, Senin (15/12/2025).

    Persiapan Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan Rampung 100 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan memastikan seluruh persiapan kegiatan telah rampung 100 persen. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia, Jafar Noh Idrus, pada Senin, 15 Desember 2025. “Untuk persiapan, progresnya sudah 100 persen. Tinggal beberapa hal administratif yang nantinya akan kami selesaikan,” ungkap Jafar. Ia menambahkan, sejauh […]

  • Doa dan Zikir Hari Santri di Morotai, Perkuat Spiritual dan Cinta Tanah Air

    Doa dan Zikir Hari Santri di Morotai, Perkuat Spiritual dan Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai menggelar doa dan zikir bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Nurussabah Usbar, Rabu (21/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, menumbuhkan rasa syukur, serta meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa. Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut […]

  • Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut

    Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Hal ini sangat memungkinkan agar siapa saja pasangan calon yang menang dalam proses pemilihan itu, maka ‘Bohir’ itu pasti aman juga. Tapi, pertanyaannya, apakah para ‘Bohir’ itu memiliki kekuatan untuk mengendalikan kekuatan partai politik? Maka dapat dipahami bahwa tidak ada satu pun makhluk ‘Bohir’ itu yang bodoh untuk menanamkan investasi politiknya hanya ke satu partai […]

expand_less