Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 747
  • comment 0 komentar
  • print Cetak


Berkaitan dengan Klaim transformasi PMII memicu perdebatan mendalam tentang seberapa jauh transformasi tersebut benar-benar mengubah perspektif gerakan mahasiswa. Ada beberapa pengamat yang berpendapat bahwa perubahan yang terjadi hanya bersifat sementara dan terbatas pada perbaikan mekanisme organisasi dan pendekatan gerakan, tanpa mengubah tujuan atau prinsip ideologis dasar PMII. Namun demikian, perlu dicatat bahwa perubahan yang terjadi menunjukkan penyesuaian strategis terhadap tuntutan zaman. Ini memungkinkan PMII untuk tetap relevan dalam menangani berbagai masalah saat ini yang dihadapi mahasiswa Indonesia, seperti penurunan kualitas pendidikan, ketidakadilan sosial, dan peningkatan kesenjangan ekonomi.


Pada dasarnya, polemik ini menunjukkan dilema antara mempertahankan idealisme yang mendasari gerakan mahasiswa dan mencoba menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial, politik, dan ekonomi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa secara menyeluruh apakah perubahan yang terjadi dalam PMII selama “Era Baru” ini benar-benar membawa perubahan besar atau sekadar perubahan organisasi yang tidak cukup besar untuk mengubah arah gerakan mahasiswa secara mendasar. Pada akhirnya, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kemampuan PMII untuk menyesuaikan nilai-nilai dasar yang diwariskan dengan tuntutan zaman yang berubah.

Perubahan Paradigma dalam Gerakan PMII
PMII didirikan pada tahun 1960 dan merupakan organisasi yang dilandasi oleh komitmen untuk perjuangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan. Namun, keraguan tentang kemampuan PMII untuk menyesuaikan diri muncul seiring dengan kemajuan dan perubahan sosial-politik di Indonesia. Di era modern, masalah sosial-politik semakin rumit. Ini mencakup berbagai masalah seperti ketimpangan sosial, politik identitas, dan kemajuan teknologi yang cepat. Apakah PMII telah mengadopsi pendekatan klasik untuk gerakan, yang menekankan demonstrasi publik dan tindakan langsung di lapangan, atau apakah itu telah mengadopsi pendekatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini?
Sebagai contoh, memasukkan teknologi dan media sosial ke dalam strategi gerakan sekarang menjadi orientasi baru yang sangat penting.

  • Penulis: (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Halbar Fokus Soroti Sekda, SEMAINDO Ingatkan Soal Utang Daerah dan Kemiskinan

    DPRD Halbar Fokus Soroti Sekda, SEMAINDO Ingatkan Soal Utang Daerah dan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 750
    • 0Komentar

    “Bahkan jika seluruh PAD digunakan untuk bayar utang, butuh lebih dari lima tahun untuk melunasinya. Tapi yang diperdebatkan justru ucapan Sekda,” kata Sahrir. Ia menilai DPRD tidak serius menindaklanjuti berbagai persoalan, termasuk proyek Rumah Sakit Pratama yang gagal terealisasi karena pemindahan lokasi sepihak. Dana DAK Rp.42,9 miliar hangus, namun DPRD tidak membentuk pansus maupun melakukan […]

  • LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Akun Facebook ke Polda Terkait Dugaan Penyebaran Informasi Tidak Benar

    LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Akun Facebook ke Polda Terkait Dugaan Penyebaran Informasi Tidak Benar

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 450
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO), 11 November 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara secara resmi melaporkan sebuah akun Facebook dengan nama “Sofyan Opan Bian” ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.Langkah ini diambil atas dugaan penyebaran informasi yang dinilai tidak benar dan berpotensi mencemarkan nama baik salah satu pejabat publik melalui media sosial. […]

  • Kantor Polres Pulau Morotai tempat warga melaporkan dugaan penyerobotan tanah

    Abaikan Somasi dan Mediasi, Warga Morotai Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Daruba pernah memfasilitasi mediasi pada 23 September 2025. Namun, para terlapor tidak menghadiri pertemuan itu. Kuasa hukum menilai sikap tersebut membuktikan bahwa mereka tidak memiliki itikad baik menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan. “Tindakan para terlapor jelas melawan hukum. Klien kami mengalami kerugian materil maupun immateril. Karena itu, kami minta kepolisian segera memproses laporan ini […]

  • Mengulas polemik pelarangan film Pesta Babi di Indonesia dari sudut pandang hak informasi konstitusional serta kaitannya dengan kajian fikih teologis.

    Polemik Larangan Film “Pesta Babi”: Menakar Hak Informasi dan Hikmah Teologis di Baliknya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis Dosen FUAD IAIN Ternate & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Maluku Utara
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pada akhirnya, umat Islam perlu menyadari bahwa esensi pengharaman daging babi bukan semata-mata karena alasan medis—seperti keberadaan cacing pita yang berbahaya bagi kesehatan, melainkan merupakan bentuk ujian ketaatan mutlak (ta’abbudi) seorang hamba kepada Sang Pencipta. Ini adalah prinsip sami’na wa atha’na (kami dengar dan kami taat). Kebebasan Informasi dan “Pahala” Kebahasaan Dalam ruang sosial, kita […]

  • Konferensi pers klarifikasi laka lantas di Polres Pulau Morotai

    Polres Pulau Morotai Beri Klarifikasi Terkait Insiden Laka Lantas Anggota

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 216
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai melalui Satuan Samapta memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden kecelakaan lalu lintas yang menyeret salah satu oknum anggotanya, yang berinisal Bripka D. Pihak kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan musibah jalanan yang tidak direncanakan oleh pihak mana pun. Dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat […]

  • Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 539
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Sikap tidak kooperatif dan terkesan alergi terhadap kritik ditunjukkan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Pulau Morotai yang baru menjabat sekitar dua pekan. Di tengah sorotan publik terhadap buruknya perhatian pemerintah terhadap sejumlah fasilitas wisata unggulan, Kadispar justru memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media. Sikap tidak kooperatif itu terlihat saat sejumlah wartawan […]

expand_less