Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 1.299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Historis Gerakan Mahasiswa Dari Radikalisme kekooptasi

Sejarah gerakan mahasiswa dunia menunjukkan bahwa mahasiswa pernah menjadi kekuatan revolusioner yang amat sangat signifikan. Dalam catatan gerakan Mei 1968 di Prancis yang dipimpin oleh mahasiswa serta aksi protes di universitas berkeley pada 1964 di Amerika Serikat dalam kampanye free speech movement, yang menjadi simbol perlawanan terhadap hegemoni kapitalisme, imperialisme, dan ketidakadilan struktural. Mahasiswa di amerika latin bahkan berperan dalam perjuangan melawan rezim militer dan kediktatoran. Di indonesia gerakan mahasiswa memainkan peran penting pada tahun 1966 dalam penggulingan rezim Soekarno, pada tahun 1998 dalam reformasi menggulingkan Soeharto, dan beberapa kali menjadi penentu dalam dinamika demokrasi nasional.

Sejak era 2000an terjadi pergeseran arah dan bentuk gerakan mahasiswa spirit perlawanan dan independensi ideologis mulai memudar. Gerakan mahasiswa menjadi kurang terorganisasi, tercerai-berai dalam narasi sektoral dan identitas serta kehilangan fokus terhadap isu struktural seperti ketimpangan ekonomi, ekologi politik, hukum dan oligarki kekuasaan. Di lain sisi tekanan sistemik dari negara dan pasar memperkuat kooptasi, yang menjadikan gerakan mahasiswa mudah diserap ke dalam sistem, entah melalui lembaga formal kemahasiswaan yang dibiayai negara, atau melalui jejaring relasi patronase dengan kekuatan politik.

Dibandingkan gerakan mahasiswa masa lalu yang kuat secara konseptual dan praksis gerakan mahasiswa hari ini lebih terkesan reaktif, simbolik, dan berorientasi pada kepentingan semata. Aksi-aksi massa seringkali bersifat sporadis, tanpa strategi jangka panjang atau visi ideologis yang jelas. Di sinilah krisis gerakan mahasiswa perlu dibaca sebagai bagian dari transformasi sosial global yang mana institusi pendidikan tinggi tidak lagi menjadi ruang pembebasan melainkan pabrik produksi tenaga kerja yang tunduk pada pasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan PKPM Nuku Yogyakarta dan Sanggar Kie Se Kolano Usung Semangat Regenerasi

    Pelantikan PKPM Nuku Yogyakarta dan Sanggar Kie Se Kolano Usung Semangat Regenerasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Cido
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Bantul (BALENGKO) — PKPM Nuku Yogyakarta bersama Sanggar Kie Se Kolano resmi melantik pengurus periode 2025/2026 pada Minggu, 15 Februari 2026, di Gedung Serbaguna Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Kegiatan mengusung tema “New Era PKPM Nuku: Regenerasi, Transformasi dan Aksi.” Pelantikan dihadiri sesepuh organisasi Hilman Haroen, alumni, ketua IKPM se-Indonesia, serta sekitar 300 undangan. […]

  • Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

    Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi dan globalisasi telah mengubah cara pandang dan interaksi manusia. Jika pada era 90-an surat kabar dan komunikasi tatap muka menjadi andalan, kini batasan-batasan komunikasi seolah lenyap dengan hadirnya gadget dan media sosial. Namun, di balik kemudahan itu, muncul efek negatif yang mengubah pola hubungan sosial. Banyak orang menjadi sibuk dengan dunia virtual hingga […]

  • Kantor Kepolisian Polsek Pulau Makian Maluku Utara

    Mandeg 3 Bulan, Dugaan Kasus Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Disorot

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 360
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, HALMAHERA SELATAN – Penanganan perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Makian, Polres Halmahera Selatan, menuai sorotan tajam. Kasus yang teregistrasi dengan Nomor: LP/B/07/IV/2026/SPKT/Unit Reskrim/Polsek Pulau Makian sejak 11 April 2026 tersebut dinilai berjalan lambat, tidak transparan, dan mengabaikan asas prioritas perlindungan anak. Selama hampir […]

  • ​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

    ​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 506
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI-Guna memutus rantai kendala klasik pendataan sekolah, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, meluncurkan gagasan strategis dengan mengajak para sarjana komputer lokal turun tangan. Ketua DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031 tersebut mengimbau para lulusan Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, khususnya dari program studi Teknik Informatika yang belum memiliki kesibukan, untuk […]

  • Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Berbicara tentang perubahan pendidikan, kita sering membayangkan gebrakan besar, kebijakan baru, program raksasa, atau masuknya teknologi canggih ke ruang kelas. Namun, tidak semua transformasi datang dengan sorotan dan tepuk tangan. Di banyak tempat, perubahan bergerak perlahan dan hampir tanpa suara, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Fenomena inilah yang dapat disebut sebagai “revol jauh dari pusat […]

  • Bonbu: Dari Tenda Kecil ke Pusat Kuliner Korea yang Digemari

    Bonbu: Dari Tenda Kecil ke Pusat Kuliner Korea yang Digemari

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    Menu Andalan yang Membuat Bonbu Istimewa Dari berbagai menu yang disajikan, ada tiga yang menjadi favorit pelanggan: Kalguksu, Sundubu Jjigae, dan Bibimbap. • Kalguksu Hidangan ini istimewa karena jarang ditemukan di restoran Korea lainnya. Mie kalguksu di Bonbu dibuat sendiri secara handmade dan handcrafted. Ditambah dengan kaldu yang dimasak selama delapan jam dan mandu (dumpling) […]

expand_less