Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 1.151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Historis Gerakan Mahasiswa Dari Radikalisme kekooptasi

Sejarah gerakan mahasiswa dunia menunjukkan bahwa mahasiswa pernah menjadi kekuatan revolusioner yang amat sangat signifikan. Dalam catatan gerakan Mei 1968 di Prancis yang dipimpin oleh mahasiswa serta aksi protes di universitas berkeley pada 1964 di Amerika Serikat dalam kampanye free speech movement, yang menjadi simbol perlawanan terhadap hegemoni kapitalisme, imperialisme, dan ketidakadilan struktural. Mahasiswa di amerika latin bahkan berperan dalam perjuangan melawan rezim militer dan kediktatoran. Di indonesia gerakan mahasiswa memainkan peran penting pada tahun 1966 dalam penggulingan rezim Soekarno, pada tahun 1998 dalam reformasi menggulingkan Soeharto, dan beberapa kali menjadi penentu dalam dinamika demokrasi nasional.

Sejak era 2000an terjadi pergeseran arah dan bentuk gerakan mahasiswa spirit perlawanan dan independensi ideologis mulai memudar. Gerakan mahasiswa menjadi kurang terorganisasi, tercerai-berai dalam narasi sektoral dan identitas serta kehilangan fokus terhadap isu struktural seperti ketimpangan ekonomi, ekologi politik, hukum dan oligarki kekuasaan. Di lain sisi tekanan sistemik dari negara dan pasar memperkuat kooptasi, yang menjadikan gerakan mahasiswa mudah diserap ke dalam sistem, entah melalui lembaga formal kemahasiswaan yang dibiayai negara, atau melalui jejaring relasi patronase dengan kekuatan politik.

Dibandingkan gerakan mahasiswa masa lalu yang kuat secara konseptual dan praksis gerakan mahasiswa hari ini lebih terkesan reaktif, simbolik, dan berorientasi pada kepentingan semata. Aksi-aksi massa seringkali bersifat sporadis, tanpa strategi jangka panjang atau visi ideologis yang jelas. Di sinilah krisis gerakan mahasiswa perlu dibaca sebagai bagian dari transformasi sosial global yang mana institusi pendidikan tinggi tidak lagi menjadi ruang pembebasan melainkan pabrik produksi tenaga kerja yang tunduk pada pasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis LBH Ansor Ternate kritik ucapan pejabat publik Maluku Utara.

    LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Zulfikran A. Bailussy, S.H.
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Rakyat Terjajah, Pemerintah Menjarah Hari ini rakyat Maluku Utara berjuang mempertahankan ruang hidupnya. Dari pesisir Halmahera hingga hutan-hutan yang gundul, dari lahan pertanian yang terkontaminasi hingga laut yang tercemar limbah tambang. Para masyarakat adat yang berjuang Mereka melawan karena tahu bahwa masa depan anak cucu dipertaruhkan. Tetapi, apa yang dilakukan pemerintah? Justru sebaliknya—membuka pintu selebar-lebarnya […]

  • Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

    Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Dok. Balengko Space Ternate, (13/2/25) – Umat Muslim di seluruh dunia segera menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum itu, ada satu malam istimewa yang penuh dengan keutamaan, yaitu Malam Nisfu Syaban. Tahun ini, malam tersebut jatuh pada malam Jumat, 14 Syaban 1446 H (13 Februari 2025). Malam ini menjadi waktu yang sangat mustajab […]

  • LBH Ansor Kota Ternate Soroti Proyek Masjid Pas Ipa, Dorong Inspektorat dan Kejaksaan Bertindak

    LBH Ansor Kota Ternate Soroti Proyek Masjid Pas Ipa, Dorong Inspektorat dan Kejaksaan Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    “Jika terbukti ada penyelewengan, Kejaksaan harus bertindak. Jangan tunggu sampai masyarakat hilang kepercayaan terhadap pemerintah desa maupun kabupaten,” tegasnya. LBH Ansor turut mengapresiasi sikap kritis mahasiswa dan warga Pas Ipa yang terus mengawal isu ini. Zulfikran menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum jika masyarakat membutuhkan advokasi lanjutan. Sebelumnya, proyek masjid yang dikerjakan oleh CV. Bintang […]

  • Kantor Kepolisian Polsek Pulau Makian Maluku Utara

    Mandeg 3 Bulan, Dugaan Kasus Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Disorot

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 315
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, HALMAHERA SELATAN – Penanganan perkara dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Makian, Polres Halmahera Selatan, menuai sorotan tajam. Kasus yang teregistrasi dengan Nomor: LP/B/07/IV/2026/SPKT/Unit Reskrim/Polsek Pulau Makian sejak 11 April 2026 tersebut dinilai berjalan lambat, tidak transparan, dan mengabaikan asas prioritas perlindungan anak. Selama hampir […]

  • Di balik bencana, ada harapan yang terus dijaga. Kadikbud Maluku Utara menyerahkan seragam sekolah dan ijazah kepada siswa serta warga terdampak di Desa Sibenpopo, sebagai bentuk kepedulian agar pendidikan tetap berjalan. Play Button

    Di Tengah Musibah, Hak Pendidikan Tetap Dijaga: Seragam dan Ijazah Diserahkan di Sibenpopo

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Halmahera Tengah (BALENGKO) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengunjungi Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe terkait respons cepat terhadap masyarakat terdampak bencana sosial. Dalam kunjungan tersebut, Kadikbud bersama jajaran melakukan monitoring dan […]

  • Pimpin Kembali PKB Morotai, Naswin Rowo Bentangkan Karpet Merah untuk Generasi Muda

    Pimpin Kembali PKB Morotai, Naswin Rowo Bentangkan Karpet Merah untuk Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 324
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Peta kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Pulau Morotai secara resmi telah ketok palu. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kembali memercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepada sang petahana, Naswin Rowo, untuk menakhodai DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031. Keputusan strategis tersebut dibacakan langsung oleh pengurus DPP PKB secara daring melalui […]

expand_less