Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 1.027
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Historis Gerakan Mahasiswa Dari Radikalisme kekooptasi

Sejarah gerakan mahasiswa dunia menunjukkan bahwa mahasiswa pernah menjadi kekuatan revolusioner yang amat sangat signifikan. Dalam catatan gerakan Mei 1968 di Prancis yang dipimpin oleh mahasiswa serta aksi protes di universitas berkeley pada 1964 di Amerika Serikat dalam kampanye free speech movement, yang menjadi simbol perlawanan terhadap hegemoni kapitalisme, imperialisme, dan ketidakadilan struktural. Mahasiswa di amerika latin bahkan berperan dalam perjuangan melawan rezim militer dan kediktatoran. Di indonesia gerakan mahasiswa memainkan peran penting pada tahun 1966 dalam penggulingan rezim Soekarno, pada tahun 1998 dalam reformasi menggulingkan Soeharto, dan beberapa kali menjadi penentu dalam dinamika demokrasi nasional.

Sejak era 2000an terjadi pergeseran arah dan bentuk gerakan mahasiswa spirit perlawanan dan independensi ideologis mulai memudar. Gerakan mahasiswa menjadi kurang terorganisasi, tercerai-berai dalam narasi sektoral dan identitas serta kehilangan fokus terhadap isu struktural seperti ketimpangan ekonomi, ekologi politik, hukum dan oligarki kekuasaan. Di lain sisi tekanan sistemik dari negara dan pasar memperkuat kooptasi, yang menjadikan gerakan mahasiswa mudah diserap ke dalam sistem, entah melalui lembaga formal kemahasiswaan yang dibiayai negara, atau melalui jejaring relasi patronase dengan kekuatan politik.

Dibandingkan gerakan mahasiswa masa lalu yang kuat secara konseptual dan praksis gerakan mahasiswa hari ini lebih terkesan reaktif, simbolik, dan berorientasi pada kepentingan semata. Aksi-aksi massa seringkali bersifat sporadis, tanpa strategi jangka panjang atau visi ideologis yang jelas. Di sinilah krisis gerakan mahasiswa perlu dibaca sebagai bagian dari transformasi sosial global yang mana institusi pendidikan tinggi tidak lagi menjadi ruang pembebasan melainkan pabrik produksi tenaga kerja yang tunduk pada pasar.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bendera-one-piece

    Tanggapan Nakama Ternate soal Bendera One Piece

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Ia menambahkan bahwa nasionalisme tidak melulu harus ditunjukkan lewat simbol formal, tetapi juga bisa melalui narasi budaya populer (pop culture) yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Terkait apakah pengibaran bendera tersebut menjadi bentuk kekecewaan terhadap negara, Ariyo mengakui hal itu mungkin terjadi. “Bisa jadi itu bentuk luapan emosi karena belum merasa didengar. Tapi bukan berarti […]

  • Fakta Mengejutkan di Balik Angka Depresi dan Bunuh Diri di Indonesia

    Fakta Mengejutkan di Balik Angka Depresi dan Bunuh Diri di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Ilustrasi : pexels Kesehatan mental adalah elemen penting dalam menjalani kehidupan yang seimbang dan bermakna. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitasnya (WHO, 2004). Namun, data menunjukkan bahwa gangguan kesehatan mental terus meningkat di […]

  • Pendiri Ruang Nyata, Kevin Mardianto, Muhammad Ilham, dan Fatur Djaguna

    Ruang Nyata hadir : gerakan Berdaya, Berjaya, dan Berdampak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 580
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Yogyakarta, Jumat (15/8/2025) – Tiga serangkai Kevin Mardianto, S.H., Muhammad Ilham, dan Faturahman Djaguna menggagas Ruang Nyata. Gerakan mahasiswa ini lahir dari kegelisahan mereka melihat berbagai persoalan yang membutuhkan wadah untuk menampung dan mengaktualisasikan ide demi kemajuan bangsa. “Politik, hukum kebijakan publik, ekonomi, dan pendidikan menjadi tiga bidang yang konstitusi kita akomodasi. […]

  • Source : Istimewa Play Button

    Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Musisi Anak Timur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Lagu berjudul “Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanya” tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut. Popularitas lagu ini tidak hanya terletak […]

  • Suprio Datang terpilih sebagai Ketua GMKI Ternate dalam Konfercab 2025

    GMKI Ternate Gelar Konfercab, Suprio Datang dan Sutrisno Siliba Terpilih Pimpin Cabang Periode 2025–2027

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle kontributor wilayah kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025. Forum ini berlangsung alot karena perdebatan kriteria kepemimpinan dan sempat deadlock lebih dari sepekan. Akhirnya, forum memilih Suprio Datang sebagai Ketua Cabang dan Sutrisno Siliba sebagai Sekretaris Cabang periode 2025–2027. Konfercab tahun ini menjadi momentum […]

  • peserta lomba domino HUT RI ke-80 Halmahera Tengah adu strategi di meja pertandingan

    Domino HUT RI ke-80 di Halteng, Wakil Bupati Turun Arena

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Harapan untuk Menjadi Tradisi Muksin menyampaikan bahwa lomba domino semacam ini mampu menumbuhkan rasa persaudaraan. Ia berharap kegiatan ini hadir setiap peringatan HUT RI maupun HUT Kabupaten. Daftar Pemenang Lomba Domino Selama dua malam, pertandingan berlangsung intens. Berikut hasilnya: Juara I: Muksin Kalbi Gerindra cs Mantole Juara II: Angga cs Anto Juara III Bersama: Kadis […]

expand_less