Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 1.300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Membaca Degradasi Gerakan Mahasiswa Dalam alam pikiran kritis

Menganalisis degradasi gerakan mahasiswa salah satu premis utama jika memakai kacamata teori kritis adalah kritik terhadap “rasionalitas instrumental” cara berpikir yang hanya berorientasi pada efisiensi dan hasil praktis tanpa mempertimbangkan dimensi etis dan emansipatoris. Dalam karangka ini pendidikan dan mahasiswa rasionalitasnya menggeser universitas dari ruang kritik menjadi institusi yang menyuplai kebutuhan sistem kapitalisme.

Harbet marcuse  menyatakan bahwa masyarakat modern telah kehilangan kapasitas kritisnya karena semua bentuk oposisi telah dikooptasi oleh sistem. Jika melihat cara pandang gerakan mahasiswa hari ini berarti bahwa perlawanan tidak lagi muncul dari kesadaran emansipatoris, tetapi dari reaksi sesaat terhadap isu populer. Aksi menjadi sekadar ritual simbolik yang kehilangan daya dorong radikalnya, ini juga diperparah oleh budaya konsumerisme dan distraksi digital yang membuat mahasiswa semakin terputus dari realitas struktural yang menindas.

Melalui kacamata teori kritis atau istilah yang saya pakai adalah alam pikiran kritis, kita dapat melihat bahwa degradasi gerakan mahasiswa bukan hanya soal moral atau pilihan individu, tetapi merupakan hasil dari dominasi struktural sistem kapitalis dan negara birokratis yang menumpulkan nalar kritis. Maka pentingnya strategi untuk merebut kembali watak emansipatoris gerakan mahasiswa bukan hanya dengan menambah aksi atau slogan, tetapi dengan membangun kesadaran kritis yang mendalam dan kolektif yang berakar pada pembacaan terhadap struktur dominasi.

Formulasi Gerakan Alternatif Emansipasi, Interseksi, dan Ekologi Politik

Sebagai jawaban atas degradasi yang kita alami dalam dunia gerakan akhir-akhir ini, perlu dikembangkan semacam formulasi gerakan alternatif yang tidak hanya reaktif, tetapi juga konseptual dan praksis. Yang paling pertama gerakan mahasiswa harus kembali pada misi emansipatorisnya membebaskan manusia dari penindasan struktural. ini bisa kita dicapai dengan menghidupkan kembali tradisi intelektual radikal di kalangan mahasiswa melalui diskusi kritis, pendidikan populer, dan produksi wacana tanding terhadap hegemoni dominan.

Kedua gerakan mahasiswa harus mengadopsi pendekatan interseksional dan lintas sector isu-isu seperti krisis iklim, ketimpangan gender, rasisme struktural, politik hukum, serta kekerasan negara tidak bisa dilihat secara terpisah. Gerakan mahasiswa hari ini harus mampu membangun aliansi dengan gerakan buruh, petani, masyarakat adat, dan kelompok marjinal lainnya untuk memperluas basis sosial dan memperkuat daya tekan politik, tanpa mengandung perpecahan yang merugikan aliansi dan misi keadilan bersama terhadap perjuangan hak rakyat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RDP dengan Dinas PU Morotai Terkait Proyek Jalan Desa Sabatai dan Sabala Dibatalkan, KADIS PU Dinilai Masih di Luar Daerah

    RDP dengan Dinas PU Morotai Terkait Proyek Jalan Desa Sabatai dan Sabala Dibatalkan, KADIS PU Dinilai Masih di Luar Daerah

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle Muh. Muzijad Mandea
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Rencana Rapat Dengar Pendapat ⁦(RDP)⁩ antara DPRD Kabupaten Pulau Morotai dengan Dinas Pekerjaan Umum ⁦(PU)⁩ terkait pengalihan proyek jalan lingkungan di Desa Sabatai Tua dan Desa Sabala terpaksa dibatalkan. Ketua DPRD Pulau Morotai, Muhammad Rizki, mengungkapkan pembatalan ini dikarenakan Kepala Dinas PU, Ramlan Drakel, masih berada di luar daerah. Berdasarkan surat […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy

    LBH Ansor Maluku Utara: Sengketa Lahan Ubo-Ubo Seharusnya Diselesaikan Secara Perdata dan Administratif, Bukan Pidana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan pandangan hukumnya terkait langkah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara yang memproses laporan pidana terhadap sejumlah warga Kelurahan Ubo-Ubo, Kota Ternate, dengan dugaan penyerobotan lahan dan memasuki pekarangan tanpa izin. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyatakan bahwa pendekatan pidana dalam […]

  • Bonbu: Nikmati Keunikan Makanan Korea yang Modern di BSD

    Bonbu: Nikmati Keunikan Makanan Korea yang Modern di BSD

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram bonbu.id Berada di Ruko Tabespot G6/2, BSD, Bonbu adalah surga bagi para pencinta kuliner Korea. Dengan menyajikan makanan khas Korea yang dimodifikasi secara modern, Bonbu menggabungkan kelezatan tradisional dengan selera lokal. Tidak hanya menawarkan cita rasa yang autentik, Bonbu juga menghadirkan pengalaman kuliner yang berfokus pada kenyamanan, atau dikenal dengan istilah […]

  • Ketua Umum SEMMI Cabang Yogyakarta Alif Kelrey memberikan pernyataan kepada media terkait desakan pemberhentian Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra di Yogyakarta.

    SEMMI Yogyakarta Desak Syarikat Islam Copot Bintang Wahyu Saputra karena Rangkap Jabatan di BP2MI

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Yogyakarta, Alif Kelrey, mendesak Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva, untuk segera memberhentikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, yang diketahui merangkap jabatan sebagai Staf Khusus Menteri di Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Menurut Alif Kelrey, rangkap […]

  • Para peserta PKD III GP Ansor Kota Tidore Kepulauan mengikuti rangkaian penutupan kegiatan dengan penuh khidmat di Desa Aketobatu, Kecamatan Oba Tengah, Minggu (7/12/2025).

    PKD III GP Ansor Kota Tidore Kepulauan Resmi Ditutup, Cetak Kader Muda Visioner

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 397
    • 0Komentar

    “Melalui PKD ini, GP Ansor Kota Tidore Kepulauan berupaya melahirkan kader-kader muda yang visioner, tangguh, dan siap mengabdi di berbagai lini, termasuk di pemerintahan desa,” tambahnya. Lebih lanjut, Jafar berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menjadikan organisasi sebagai sarana mencari penghidupan, melainkan memikirkan bagaimana menghidupkan dan membesarkan GP Ansor di Kota Tidore Kepulauan. “Setelah pelatihan […]

  • Ronaldo Molle Pegiat Lingkungan Malut mengapresiasi kolaborasi PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) dan Pusdal LH di Gunung Bawakaraeng.

    Soroti Aksi Bawakaraeng, Pegiat Lingkungan Malut Chiko Molle Puji Sinergi ECOTRU-Pusdal LH Dicontoh

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 581
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, GOWA – Gerakan masif pelestarian hulu ekologis di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, memantik perhatian serius dari berbagai belahan daerah. Pegiat Lingkungan asal Maluku Utara, Ronaldo Molle, S.Tr.KL, bisa di sapa Chiko secara khusus menyoroti kolaborasi strategis antara PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku […]

expand_less