Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 895
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Membaca Degradasi Gerakan Mahasiswa Dalam alam pikiran kritis

Menganalisis degradasi gerakan mahasiswa salah satu premis utama jika memakai kacamata teori kritis adalah kritik terhadap “rasionalitas instrumental” cara berpikir yang hanya berorientasi pada efisiensi dan hasil praktis tanpa mempertimbangkan dimensi etis dan emansipatoris. Dalam karangka ini pendidikan dan mahasiswa rasionalitasnya menggeser universitas dari ruang kritik menjadi institusi yang menyuplai kebutuhan sistem kapitalisme.

Harbet marcuse  menyatakan bahwa masyarakat modern telah kehilangan kapasitas kritisnya karena semua bentuk oposisi telah dikooptasi oleh sistem. Jika melihat cara pandang gerakan mahasiswa hari ini berarti bahwa perlawanan tidak lagi muncul dari kesadaran emansipatoris, tetapi dari reaksi sesaat terhadap isu populer. Aksi menjadi sekadar ritual simbolik yang kehilangan daya dorong radikalnya, ini juga diperparah oleh budaya konsumerisme dan distraksi digital yang membuat mahasiswa semakin terputus dari realitas struktural yang menindas.

Melalui kacamata teori kritis atau istilah yang saya pakai adalah alam pikiran kritis, kita dapat melihat bahwa degradasi gerakan mahasiswa bukan hanya soal moral atau pilihan individu, tetapi merupakan hasil dari dominasi struktural sistem kapitalis dan negara birokratis yang menumpulkan nalar kritis. Maka pentingnya strategi untuk merebut kembali watak emansipatoris gerakan mahasiswa bukan hanya dengan menambah aksi atau slogan, tetapi dengan membangun kesadaran kritis yang mendalam dan kolektif yang berakar pada pembacaan terhadap struktur dominasi.

Formulasi Gerakan Alternatif Emansipasi, Interseksi, dan Ekologi Politik

Sebagai jawaban atas degradasi yang kita alami dalam dunia gerakan akhir-akhir ini, perlu dikembangkan semacam formulasi gerakan alternatif yang tidak hanya reaktif, tetapi juga konseptual dan praksis. Yang paling pertama gerakan mahasiswa harus kembali pada misi emansipatorisnya membebaskan manusia dari penindasan struktural. ini bisa kita dicapai dengan menghidupkan kembali tradisi intelektual radikal di kalangan mahasiswa melalui diskusi kritis, pendidikan populer, dan produksi wacana tanding terhadap hegemoni dominan.

Kedua gerakan mahasiswa harus mengadopsi pendekatan interseksional dan lintas sector isu-isu seperti krisis iklim, ketimpangan gender, rasisme struktural, politik hukum, serta kekerasan negara tidak bisa dilihat secara terpisah. Gerakan mahasiswa hari ini harus mampu membangun aliansi dengan gerakan buruh, petani, masyarakat adat, dan kelompok marjinal lainnya untuk memperluas basis sosial dan memperkuat daya tekan politik, tanpa mengandung perpecahan yang merugikan aliansi dan misi keadilan bersama terhadap perjuangan hak rakyat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

    Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 541
    • 0Komentar

    2. Kanker Arsenik, timbal, dan zat kimia beracun lainnya memiliki efek karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker kulit, pankreas, payudara, dan usus. 3. Gangguan Pernapasan Zat berbahaya seperti asbes, merkuri, dan arsenik juga mencemari udara, menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), hingga kanker paru. Anak-anak dan […]

  • Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    peserta simulasi BHD di Pantai Falajawa bersama Komunitas Pijar NC.

  • Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyampaikan bahwa proyek pembangunan talud di Desa Yayasan telah rampung 100 persen dan dilaksanakan sesuai masa kontrak Tahun Anggaran 2025.

    Kadis PUPR Morotai: Proyek Talud Desa Yayasan Senilai Rp4,1 Miliar Sudah 100 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) – Pekerjaan pembangunan talud di Desa Yayasan, Kabupaten Pulau Morotai, yang dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025, kini telah mencapai progres 100 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa, (6/1/25). Fahmi menjelaskan, proyek […]

  • Dialog publik Komunitas Kutub Oase yang dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta saat membahas wacana Pilkada melalui DPRD, Kamis (22/1/2026), di Pendopo Universitas Widya Mataram. Dok. Balengko Space

    Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – Komunitas Kutub Oase menggelar dialog publik yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Universitas Widya Mataram. Diskusi ini mengangkat tema “Pilkada di Tangan DPRD: Etika Kekuasaan atau Rasionalitas yang Menipu?” sebagai respons atas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang belakangan kembali […]

  • HMI Ali Maksum Universitas Alma Ata Kutuk Keras Aksi Brutal Oknum Brimob di Tual yang Menewaskan Pelajar

    HMI Ali Maksum Universitas Alma Ata Kutuk Keras Aksi Brutal Oknum Brimob di Tual yang Menewaskan Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 133
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO), 21 Februari 2026 – Ketua HMI Komisariat Ali Maksum Universitas Alma Ata Yogyakarta, M. Asril Sermaf, mengecam keras dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS yang menyebabkan tewasnya Arianto Tawakal (14), seorang siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) di Kota Tual, Maluku. Peristiwa tragis yang terjadi pada Kamis (19/2) pagi tersebut bermula […]

  • Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, memberikan klarifikasi isu rangkap jabatan ASN Kemenag Maluku Utara.

    Klarifikasi Isu Rangkap Jabatan ASN Kemenag Maluku Utara, LBH Ansor: Klien Kami Punya Bukti Sah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 683
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate mengeluarkan klarifikasi hukum terkait isu rangkap jabatan ASN Kemenag Maluku Utara. Menurut LBH Ansor, pemberitaan yang beredar keliru dan dapat menyesatkan publik. Penjelasan LBH Ansor Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, menjelaskan bahwa kliennya, Yusri N. Samsudin, memang pernah mengemban tugas sebagai […]

expand_less