Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » INSIPRASI » Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik

Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik

  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 320
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Meneliti Kerentanan Nelayan Tuna Skala Kecil

Saat menempuh studi magister, Ilham menulis tesis berjudul “Kajian Tingkat Kerentanan Usaha Perikanan Handline Tuna Skala Kecil di Kabupaten Pulau Morotai.” Penelitian ini berangkat dari kepeduliannya terhadap kehidupan nelayan kecil yang bergantung pada perikanan tuna — salah satu komoditas unggulan daerah.

Pulau Morotai dikenal sebagai wilayah penghasil tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dengan posisi strategis di perbatasan Samudra Pasifik, Laut Halmahera, Selat Morotai, dan Laut Sulawesi. Secara administratif, wilayah ini termasuk dalam tiga Wilayah Pengelolaan Perikanan Nasional (WPPNRI 715, 716, dan 717). Pada tahun 2021, produksi tuna di Morotai tercatat mencapai 2.612 ton.

Di balik potensi besar itu, Ilham menemukan persoalan yang tidak sederhana. Nelayan skala kecil yang menggunakan alat tangkap pancing ulur (handline) menghadapi beragam tantangan: cuaca ekstrem, biaya operasional tinggi, hasil tangkapan yang menurun, hingga risiko keselamatan di laut.

Melalui pendekatan lima aspek — sumber daya alam, sumber daya manusia, sosial, ekonomi, dan kelembagaan — Ilham melakukan survei dan wawancara terhadap nelayan di Kecamatan Morotai Selatan dan Morotai Timur. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa usaha perikanan handline tuna di Morotai paling rentan pada aspek sumber daya alam dan kelembagaan. Sebaliknya, aspek sosial justru menjadi kekuatan utama karena masih terjaga solidaritas antar-nelayan yang tinggi.

Ia juga menemukan bahwa ukuran ikan yang tertangkap cenderung semakin kecil, pertanda adanya tekanan terhadap stok ikan. Beberapa nelayan bahkan harus melaut hingga 30 mil dari pantai untuk memperoleh hasil tangkapan yang layak jual. Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menjadi risiko rutin bagi kapal berukuran kecil dengan mesin 15–30 PK, sementara dukungan kelembagaan seperti koperasi, asuransi, dan akses pembiayaan belum berjalan optimal.

Ketangguhan Sosial dan Strategi Adaptif

Meski kondisi di lapangan penuh tantangan, Ilham menemukan bahwa masyarakat pesisir Morotai memiliki daya tahan sosial yang kuat. Semangat gotong royong, kebersamaan di laut, serta tradisi saling membantu saat bencana menjadi modal sosial yang penting bagi keberlanjutan komunitas nelayan.

Berdasarkan hasil penelitiannya, Ilham menyusun delapan strategi utama untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan usaha perikanan nelayan kecil, antara lain pengawasan terhadap ukuran minimum ikan tangkapan, pelatihan adaptasi cuaca berbasis teknologi, penguatan koperasi nelayan, dan diversifikasi ekonomi rumah tangga.

Strategi lain mencakup pelatihan vokasi bagi generasi muda, penyuluhan berbasis lokal yang berkelanjutan, serta integrasi program bantuan pemerintah melalui kelembagaan nelayan. Semua rekomendasi tersebut disusun untuk memperkuat ketahanan sosial-ekonomi nelayan dan menjaga kelestarian sumber daya laut.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

  • Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Rabbiul Nguna Nguna
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Pendidikan sering kali dilekatkan pada perilaku baik dan terpuji. Karena itu, ketika seseorang memasuki dunia pendidikan formal baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) ia kerap dicap sebagai pribadi baik. Terlebih lagi apabila seorang anak melanjutkan studi hingga perguruan tinggi, ia hampir pasti dianggap sebagai sosok paling bermoral dan berakhlak terpuji.

  • Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara Play Button

    Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Royal Resto, Ternate, pada Rabu, 12 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Penggerak Tim PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, […]

  • Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – GP Ansor Maluku Utara menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pengawal kepentingan rakyat dalam puncak peringatan Harlah ke-91, Kamis (24/4/2025) di Ballroom Muara Ternate. Ketua GP Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah menekankan peran strategis organisasi dalam penguatan sektor pangan dan pelestarian nilai-nilai kebhinekaan. “GP Ansor akan terus memperkuat kemandirian pangan Maluku Utara. […]

  • PSPK UGM bersama Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara” di Ruang Sartono PSPK UGM, Selasa (13/01/2026).

    Diskusi PSPK UGM & IKPM-HT Mengurai Ketimpangan di Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 13 Januari 2026 — Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada (PSPK UGM) bekerja sama dengan Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, Selasa sore (13/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Rural Development Outlook 2026 PSPK UGM. Diskusi berlangsung […]

  • sumber foto : Istimewa

    PKPM NUKU Yogyakarta Siap Gelar Kongres XXII dan Simposium Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 173
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) — Perkumpulan Keluarga dan Mahasiswa Nuku (PKPM NUKU) Yogyakarta akan menggelar Kongres ke-XXII yang dirangkaikan dengan Simposium Kepemimpinan pada 16–18 Januari di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta. Kongres merupakan forum tertinggi organisasi yang bertujuan mengevaluasi kinerja kepengurusan, merumuskan arah kebijakan, serta menetapkan kepemimpinan dan program kerja periode selanjutnya. Kegiatan ini diharapkan berlangsung demokratis, tertib, […]

expand_less