Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik

Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik

  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 494
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dari Morotai ke Publikasi Internasional

Hasil riset Ilham kemudian dipublikasikan dalam Engineering and Technology Journal (ETJ) Volume 10, Issue 01, Januari 2025, dengan judul “Vulnerability Assessment of Small-Scale Tuna Handline Fisheries in Morotai Island District.” Publikasi ini menjadi bukti bahwa penelitian dari wilayah pesisir timur Indonesia mampu menembus forum akademik internasional.

Pencapaian tersebut tidak hanya mengangkat nama pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Morotai. Ia menunjukkan bahwa riset dari daerah dapat berkontribusi pada ilmu pengetahuan global sekaligus memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah pesisir.

Ilmu yang Kembali ke Masyarakat

Selama masa studinya di IPB, Ilham aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Forum Wacana IPB, HIMMPAS, HIMAWIPA, dan Global Leadership Sahabat Subuh. Aktivitas ini membentuk karakter kepemimpinan dan memperkuat orientasinya terhadap pengabdian sosial.

Dengan predikat sangat memuaskan dan IPK 3,75, Ilham menyelesaikan studinya pada tahun 2025. Ia menyadari bahwa capaian akademik bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk membawa ilmu kembali ke masyarakat.

Rasa terima kasih ia tujukan kepada para pembimbing akademik — Prof. Dr. Sugeng Hari Wisudo, Prof. Dr. Eko Sri Wiyono, dan Dr. Darmawan M.A.M.A. — serta keluarga dan para nelayan di Morotai yang menjadi bagian penting dari perjalanan risetnya.

Bagi Ilham Gogasa, laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga ruang pengabdian. Penelitiannya menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan bisa menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, antara data dan kesejahteraan, antara Morotai dan dunia.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Madarudin Lapandewa
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Secara umum, perkaderan sebagai pelatihan di HMI bertujuan untuk mencapai tujuan pelatihan itu sendiri dengan kerangka materi sebagai sumber wawasan dan aktualisasinya pada sesi bersama instruktur. Maka peran instruktur dan fungsi sesi MoT menjadi kunci dalam keberhasilan pelatihan di HMI dan instruktur harus benar-benar menguasai materi serta metode penilaian peserta. Relevan pada metode penilaian pada […]

  • Foto legendaris Lionel Messi dan Lamine Yamal bayi tahun 2007 Play Button

    Siapa Sangka Bayi yang Dimandikan Messi 19 Tahun Lalu Kini Jadi Lawan Berebut Trofi Piala Dunia?

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, ATLANTA – Ada kisah-kisah di dunia nyata yang jalannya terasa jauh lebih dramatis ketimbang skenario film fiksi terbaik Hollywood. Salah satu kisah magis itu kini sedang tersaji di panggung termegah sepak bola bumi, melibatkan sang megabintang legendaris, Lionel Messi, dan pemuda ajaib yang digadang-gadang sebagai pewaris takhtanya, Lamine Yamal. Mundur ke tahun 2007 […]

  • Tanah Yang Dirampas, Kriminalisasi Rakyat

    Tanah Yang Dirampas, Kriminalisasi Rakyat

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Mursid Ruko
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Dalam konteks ini, Jeffrey Winters menceritakan dalam bukunya yang berjudul Oligarchy (2011) menyebut bahwa oligarki bukan hanya sekadar soal kepemilikan kekayaan tetapi tentang kekuasaan untuk melindungi kekayaan melalui kontrol atas negara. Pemilu menurut Winters, menjadi satu mekanisme penting bagi oligarki untuk memastikan bahwa negara tetap bekerja untuk melayani dan menjaga kepentingan mereka. Indonesia telah bergeser […]

  • Ketua PCNU Kota Tidore Kepulauan terpilih periode 2025–2030, Syafruddin Karim (tengah), didampingi Ketua Panitia Konfercab ke II Jafar Noh Idrus (kanan) dan jajaran pengurus NU, usai penetapan hasil Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke II di Aula SMK Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (20/12/2025).

    Syafruddin Karim Terpilih sebagai Ketua PCNU Kota Tidore Kepulauan Periode 2025–2030

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Syafruddin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Konfercab dan warga Nahdliyin atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin PCNU Kota Tidore Kepulauan selama lima tahun ke depan. “Saya akan menjaga amanah ini sebaik-baiknya demi NU Kota Tidore Kepulauan yang lebih maju dan berdaya,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Konfercab ke II PCNU […]

  • Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang masuk dalam wilayah rencana proyek geothermal WKP Telaga Ranu. (Dok. Ardian)

    SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 23 Januari 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menyatakan penolakan keras terhadap proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. SEMAINDO menilai penetapan proyek oleh Kementerian ESDM RI berpotensi mengancam sekitar 16.650 hektare kawasan hutan, daerah tangkapan air, serta ruang hidup masyarakat […]

  • Generasi muda Moloku Kie Raha sedang mengikuti diskusi budaya dan sejarah lokal

    Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Muhamad Affath Hidayah
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Sudah berapa kali kita ganti pemimpin, tapi kita masih sangat jauh dari harapan, apalagi sejahtera hanya sebagai slogan. Berapa kali juga kita memilih pemimpin, namun selalu menghasilkan pemerintahan yang bobrok, artinya yang dijanjikan saat kampanye tidak searah dengan yang dilaksanakan saat memimpin. Berkoar tentang keadilan, kemajuan, dan kemaslahatan umat, namun realitas di lapangan malah sebaliknya, […]

expand_less