Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- visibility 246
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilham Gogasa, pemuda asal Pulau Morotai dan lulusan Magister Teknologi Perikanan Laut IPB University, meneliti kerentanan nelayan tuna skala kecil di Morotai. Risetnya menjadi kontribusi penting bagi pembangunan perikanan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia. | Sumber foto : Istimewa
Dari Morotai ke Publikasi Internasional
Hasil riset Ilham kemudian dipublikasikan dalam Engineering and Technology Journal (ETJ) Volume 10, Issue 01, Januari 2025, dengan judul “Vulnerability Assessment of Small-Scale Tuna Handline Fisheries in Morotai Island District.” Publikasi ini menjadi bukti bahwa penelitian dari wilayah pesisir timur Indonesia mampu menembus forum akademik internasional.
Pencapaian tersebut tidak hanya mengangkat nama pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Morotai. Ia menunjukkan bahwa riset dari daerah dapat berkontribusi pada ilmu pengetahuan global sekaligus memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah pesisir.
Ilmu yang Kembali ke Masyarakat
Selama masa studinya di IPB, Ilham aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Forum Wacana IPB, HIMMPAS, HIMAWIPA, dan Global Leadership Sahabat Subuh. Aktivitas ini membentuk karakter kepemimpinan dan memperkuat orientasinya terhadap pengabdian sosial.
Dengan predikat sangat memuaskan dan IPK 3,75, Ilham menyelesaikan studinya pada tahun 2025. Ia menyadari bahwa capaian akademik bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk membawa ilmu kembali ke masyarakat.
Rasa terima kasih ia tujukan kepada para pembimbing akademik — Prof. Dr. Sugeng Hari Wisudo, Prof. Dr. Eko Sri Wiyono, dan Dr. Darmawan M.A.M.A. — serta keluarga dan para nelayan di Morotai yang menjadi bagian penting dari perjalanan risetnya.
Bagi Ilham Gogasa, laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga ruang pengabdian. Penelitiannya menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan bisa menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, antara data dan kesejahteraan, antara Morotai dan dunia.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar