Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Maluku Utara terancam sampah Plastik : Solusi dari Hulu ke Hilir

Maluku Utara terancam sampah Plastik : Solusi dari Hulu ke Hilir

  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • visibility 1.270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Warga Maluku Utara dan Solusi Pengelolaan Sampah

Ronaldo Molle, atau akrab disapa Ciko, seorang warga Desa Hoku-Hoku Kie, Kabupaten Halmahera Barat, kini tengah mendalami pengelolaan sampah di Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya, pengelolaan sampah di Maluku Utara belum maksimal. “Kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak yang menggunakan plastik sekali pakai dan membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti sistem tempat pembuangan akhir (TPA) yang masih menggunakan metode open dumping, yang dilarang oleh UU No. 18 Tahun 2008 karena berbahaya bagi lingkungan. Ciko menekankan bahwa perbaikan harus dilakukan mulai dari hulu hingga hilir, melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai organisasi.

Peran Teknologi dan Bank Sampah

Ciko saat ini menggunakan aplikasi “Containder” untuk membantu pengelolaan sampah. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur seperti pengelolaan armada, kontrol TPS, program pengumpulan plastik, dan insentif berbasis berat sampah plastik. Containder juga rutin mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat umum.

Selain itu, Ciko menekankan pentingnya pengembangan bank sampah di tengah masyarakat. “Bank sampah mampu menjadi solusi untuk pengelolaan sampah organik dan nonorganik secara berkelanjutan,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan

Ciko berharap seluruh kabupaten/kota di Indonesia bermitra dengan Containder dan menerapkan teknologi baru dalam pengelolaan sampah. “Kita perlu terus mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih hijau,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Maluku Utara dapat menjadi contoh bagaimana pengelolaan sampah yang baik dapat melindungi lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem lautnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentor Hiasi Aksi Hari Buruh 1 Mei 2025 di Yogyakarta, Suarakan Tuntutan Pekerja

    Bentor Hiasi Aksi Hari Buruh 1 Mei 2025 di Yogyakarta, Suarakan Tuntutan Pekerja

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 2 Mei 2025 – Ribuan buruh dan elemen masyarakat turun ke jalan di Yogyakarta pada Kamis, 1 Mei 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Mereka memusatkan aksi di kawasan Titik Nol Kilometer sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan atas hak-hak pekerja. Massa mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB di Parkiran Abubakar Ali. Sekitar pukul […]

  • Source : Istimewa

    Legislator PAN Temukan Harga Minyak Tanah di Morotai Jaya Tembus Rp9.000, Desak Evaluasi Total Agen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 611
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) – Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, kembali sorot dugaan permainan Minyak tanah bersubsidi. Ia meminta Polres pulau Morotai juga harus fokus dugaan minyak tanah bersubsidi. Menurut Akbar, pengurangan kuota dan permainan harga BBM minyak tanah bersubsidi ini suda menjadi masalah klasik, Ia berharap masalah ini […]

  • Episentrum Rempah Dunia Ternate

    Episentrum Rempah Dunia atau Sekadar Citra? Catatan Kritis untuk Ternate

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Amril Hi. Ade (Mahasiswa Kota Ternate yang menempuh pendidikan di Yogyakarta)
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Ternate kembali menyiapkan panggung. Tema “Episentrum Rempah Dunia” diangkat dalam Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. Agenda pun disusun rapi: festival, simposium, hingga parade budaya. Sekilas, semuanya tampak meyakinkan, seolah dengan kemasan yang tepat, Ternate bisa kembali menjadi pusat perhatian dunia. Namun di balik itu, muncul pertanyaan mendasar: apakah yang […]

  • Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi.

    Aktivitas Pembukaan Lahan AMP PT Intimkara di Cucumare Disorot, Izin Lingkungan Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 226
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi. Kegiatan tersebut bahkan belum diketahui memiliki dokumen lingkungan yang […]

  • Ilustrasi forum rapat evaluasi kebijakan publik.

    Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 231
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulawesi Tengah, Suryanto, dalam forum Pansus LKPJ APBD 2025 memicu reaksi dari kalangan akademisi. M. Reza Nanga, mahasiswa Magister Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Sulawesi Tengah (Sulteng), menilai kritik yang meminta Gubernur menunda program “Berani Cerdas” tersebut harus didasari pada evaluasi yang terukur, bukan […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    Pemuda Pesakitan, Penikmat Sejarah Peradaban.

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kita hidup di zaman yang gemerlap tapi sunyi,masa ketika para pemuda lebih sibuk memotret reruntuhan sejarah ketimbang membangunnya kembali. Mereka menjadi penikmat kisah-kisah perjuangan, bukan pelanjut perjuangan itu sendiri. Kita bangga dengan masa lalu, tapi lupa bertanggung jawab atas masa depan. Pemuda hari ini, dalam banyak hal telah menjadi pesakitan sejarah.Tersandera oleh kemapanan, dipenjara oleh […]

expand_less