Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 741
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Bagi Kearney, kondisi ini menandai sebuah krisis imajinasi berhenti menjadi ruang transendensi, dan manusia kehilangan salah satu kemampuan fundamentalnya untuk bermakna. “Mati”-nya imajinasi di sini bukan berarti ketiadaan gambar, melainkan sebaliknya, ledakan gambar yang menutupi kemungkinan sejati. Imajinasi dikooptasi oleh logika konsumsi, dan manusia kehilangan kemampuan hermeneutis untuk membedakan makna dari sekadar sensasi.

Namun, Kearney tidak berhenti pada pesimisme namun mengusulkan hermeneutika imajinasi menjadi suatu cara untuk merehabilitasi imajinasi sebagai ruang penafsiran, bukan sekadar reproduksi. Imajinasilah yang memungkinkan kita menyingkap kembali simbol, mitos, dan narasi yang menyeberangkan makna antar-dunia. Dengan hermeneutika, imajinasi dapat kembali menjadi medium etis bukan hanya estetik atau komersial.

“Mati”-nya imajinasi dalam dunia kontemporer bukanlah akhir dari segalanya, melainkan panggilan untuk menafsir ulang perannya. Kearney menantang kita untuk merebut kembali imajinasi sebagai kekuatan hermeneutis yang membuka kemungkinan hidup baru. Dalam dunia yang dibanjiri citra, tugas filsafat bukan sekadar meratap atas keruntuhan makna, tetapi menyalakan kembali daya tafsir yang membedakan antara ilusi kosong dan imajinasi kreatif.

Jika imajinasi hanya menjadi korban peradaban citra, manusia akan kehilangan salah satu instrumen paling mendasar untuk memahami dirinya dan dunia. Namun, jika kita mengikuti jejak Kearney, masih ada jalan imajinasi dapat dibangkitkan kembali bukan sebagai fantasi palsu, melainkan sebagai hermeneutika kemungkinan yang menghidupkan kembali harapan akan makna.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korban

    Penganiayaan Brutal di Ternate, LBH Ansor Minta Pelaku Dijerat Pasal Maksimal

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 30 Maret 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mendesak penyidik Satreskrim Polres Ternate untuk menerapkan pasal pidana dengan ancaman hukuman maksimal dalam kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat […]

  • Pertemuan hangat antara Ketua Umum HIPPMAMORO Yogyakarta sekaligus Koordinator Umum Forum BEM DIY dengan Dr. Firman Jaya Daeli, mantan anggota DPR RI/MPR RI, menjadi ruang dialog seputar kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

    BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    Keduanya sepakat bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Morotai belum menghadirkan visi besar pembangunan yang sejalan dengan potensi geopolitik dan geoekonomi pulau morotai. Hubungan eksekutif dan legislatif lebih sering diwarnai kepentingan pragmatis daripada kolaborasi untuk kepentingan publik. Tidak ada peta kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang, sementara konflik sosial-ekonomi, seperti nasib nelayan dan […]

  • Source : Istimewa

    SMIT Geruduk Mabes Polri, Laporkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat (13/2/2026). Massa menuntut penindakan tegas terhadap sindikat rokok ilegal yang dinilai telah merugikan negara dalam skala masif di wilayah Maluku Utara. Koordinator Lapangan SMIT, Valdo JR, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, Pelabuhan Tobelo diduga kuat menjadi […]

  • Source : Istimewa

    Hari Pers Nasional 2026: LBH Ansor Malut Soroti Tekanan Kekuasaan terhadap Jurnalis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 230
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi alat koreksi sosial dan penjaga kebenaran di tengah tekanan kekuasaan yang kian kompleks, Senin (9/2/2026). Momentum Hari Pers Nasional ini dinilai sebagai titik refleksi penting bagi demokrasi, khususnya dalam mengawal isu konflik agraria, lingkungan, dan korupsi di Maluku Utara. […]

  • Oleh: Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    ANALISIS KRITIS—DISKURSIF IAIN TERNATE

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Dewasa ini muncul sikap jadaliyyin—kontroversial terhadap amaaman—posisi dan wujuudun—keberadaan Institut Agama Islam Negeri Ternate sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan negeri ilmiah. Padahal masyarakat Maluku Utara memiliki ekspektasi—harapan yang tidak main-main bagi kehadiran IAIN Ternate, karena institusi ini dianggap memiliki kelompok akademis—religius ilmiah yang berperan sebagai ‘jagoan’ keagamaan ditengah masyarakat Maluku Utara yang berbasis pada empat […]

  • Nelayan dan Petani di Tengah Gempuran Industri: Menakar Keadilan Sosial di Maluku Utara

    Nelayan dan Petani di Tengah Gempuran Industri: Menakar Keadilan Sosial di Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Maluku Utara negeri di pingran bibir pasifik diberkahi laut dan tanah yang subur, namun ironis terbesar hari ini di depan mata bukanlah kemiskinan, kelaparan, melainkan penghiyanatan terhadap sumber daya penghidupan kita. Atas nama investasi dan pertumbuhan ekonomi, kebijakan publik telah mengadaikan hak-hak nelayan dan petani kepada korporasi tambang yang rakus dan acuh terhadap keadilan ekologi.  […]

expand_less