Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 932
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Bagi Kearney, kondisi ini menandai sebuah krisis imajinasi berhenti menjadi ruang transendensi, dan manusia kehilangan salah satu kemampuan fundamentalnya untuk bermakna. “Mati”-nya imajinasi di sini bukan berarti ketiadaan gambar, melainkan sebaliknya, ledakan gambar yang menutupi kemungkinan sejati. Imajinasi dikooptasi oleh logika konsumsi, dan manusia kehilangan kemampuan hermeneutis untuk membedakan makna dari sekadar sensasi.

Namun, Kearney tidak berhenti pada pesimisme namun mengusulkan hermeneutika imajinasi menjadi suatu cara untuk merehabilitasi imajinasi sebagai ruang penafsiran, bukan sekadar reproduksi. Imajinasilah yang memungkinkan kita menyingkap kembali simbol, mitos, dan narasi yang menyeberangkan makna antar-dunia. Dengan hermeneutika, imajinasi dapat kembali menjadi medium etis bukan hanya estetik atau komersial.

“Mati”-nya imajinasi dalam dunia kontemporer bukanlah akhir dari segalanya, melainkan panggilan untuk menafsir ulang perannya. Kearney menantang kita untuk merebut kembali imajinasi sebagai kekuatan hermeneutis yang membuka kemungkinan hidup baru. Dalam dunia yang dibanjiri citra, tugas filsafat bukan sekadar meratap atas keruntuhan makna, tetapi menyalakan kembali daya tafsir yang membedakan antara ilusi kosong dan imajinasi kreatif.

Jika imajinasi hanya menjadi korban peradaban citra, manusia akan kehilangan salah satu instrumen paling mendasar untuk memahami dirinya dan dunia. Namun, jika kita mengikuti jejak Kearney, masih ada jalan imajinasi dapat dibangkitkan kembali bukan sebagai fantasi palsu, melainkan sebagai hermeneutika kemungkinan yang menghidupkan kembali harapan akan makna.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prosesi serah terima jabatan pengurus JMSI Maluku Utara usai pelaksanaan Musda I di Kota Ternate, Senin (12/1/2026). Sumber foto: Istimewa.

    Perkuat Media Siber Daerah, Yusri Abubakar Pimpin JMSI Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 12 Januari 2026 – Musyawarah Daerah (Musda) I Jaringan Media Siber Indonesia(JMSI) Provinsi Maluku Utara resmi digelar pada Senin (12/1/2026) di Kofia Kafe, Kota Ternate. Kegiatan ini menjadi momentum awal penguatan kelembagaan media siber sekaligus konsolidasi pers digital di wilayah Maluku Utara. Musda tersebut dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pusat JMSI, pengelola media siber […]

  • Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Umat

    Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) – Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (5/4/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Teras Kahino, Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara itu dimulai pukul 20.30 WIT dan dihadiri oleh alumni HMI lintas generasi, tokoh […]

  • Oleh: Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    ANALISIS KRITIS—DISKURSIF IAIN TERNATE

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Dewasa ini muncul sikap jadaliyyin—kontroversial terhadap amaaman—posisi dan wujuudun—keberadaan Institut Agama Islam Negeri Ternate sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan negeri ilmiah. Padahal masyarakat Maluku Utara memiliki ekspektasi—harapan yang tidak main-main bagi kehadiran IAIN Ternate, karena institusi ini dianggap memiliki kelompok akademis—religius ilmiah yang berperan sebagai ‘jagoan’ keagamaan ditengah masyarakat Maluku Utara yang berbasis pada empat […]

  • Source : Wikipedia

    Publik Soroti Penurunan Indeks Kerukunan, FKUB Maluku Utara Didesak Evaluasi Kinerja dan Audit Anggaran

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 348
    • 0Komentar

    MALUT (BALENGKO) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul rilis data Indeks Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan tersebut menempatkan skor variabel kehidupan umat beragama di Maluku Utara pada level rendah, yang mengindikasikan penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya. Penurunan indeks ini dinilai kontradiktif dengan mandat […]

  • Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

    Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Oleh : Mursid Puko
    • visibility 1.701
    • 0Komentar

    Pada tahun 2024, melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP), diserukan kepada seluruh calon kepala daerah untuk: Menyusun visi dan misi daerah yang merujuk pada dokumen RPJPD dan RTRW, dengan indikator kinerja yang terukur. Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam berbasis ekoregion, terutama wilayah pesisir dan kelautan dengan pendekatan ekonomi biru, […]

  • Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ibnu Haikal Basir (Kader Ulil AlBab IAIN Ternate )
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, bahasa juga menjadi  identitas suatu bangsa. Berkaitan dengan itu, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa adalah sistem lambang bunyi arbitrer yang digunakan masyarakat untuk berinteraksi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri. Lebih jauh, Thomas M. Scheidel salah satu pemikir besar di bidang komunikasi, menekankan bahwa melalui komunikasi, kita mampu memperkenalkan […]

expand_less