Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Saya menyebutnya Si Melankolis: Sutan Sjahrir Melihat Indonesia dalam Teropong Sosialisme

Saya menyebutnya Si Melankolis: Sutan Sjahrir Melihat Indonesia dalam Teropong Sosialisme

  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 1.356
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

2. Sosialisme Sjahrir: Jalan Sunyi Melawan Tirani Mayoritas

Sjahrir tidak percaya pada revolusi jalan pintas. Ia skeptis terhadap kekuasaan yang lahir dari fanatisme massa. Ia menolak diktator mayoritas maupun diktator proletariat. Baginya, sosialisme harus ditempuh melalui kesadaran batin, bukan propaganda.

“Massa tanpa pendidikan adalah kekuatan buta; demokrasi tanpa intelektualitas hanya akan melahirkan kekerasan.”

Di titik inilah ia berseberangan dengan radikalisme sezamannya. Ia lebih dekat dengan Jean Jaurès dan sosialisme-demokrat Eropa: menjunjung kebebasan individu sekaligus menghapus kesenjangan sosial. Ia menolak kebencian, menolak kekerasan, menolak revolusi yang menelan anaknya sendiri.

3. Melankolia Sebagai Metode Kritik

Melankolia Sjahrir bukan kelemahan; ia justru puncak dari tanggung jawab intelektual. Ia melihat bangsa ini bukan dalam euforia, tetapi dalam kegelisahan. Ia menulis bukan untuk memuji, tetapi untuk memperingatkan.

“Bangsa yang tak mau berpikir, cepat atau lambat akan menjadi mangsa kekuasaan yang ia ciptakan sendiri.”

Ia bukan sosok pahlawan panggung, melainkan penjaga nurani republik. Ia bahkan memilih penjara atas nama kebenaran—dibuang ke Banda, menulis Out of Exile, namun tetap tenang, tetap melankolis.

4. Indonesia dalam Cermin Sjahrir: Bahaya Demokrasi Tanpa Budi

Sjahrir mungkin tidak hadir hari ini, namun kritiknya menembus zaman.
Bahaya terbesar demokrasi bukan pada hilangnya pemilu, tetapi pada hilangnya kesadaran moral dalam pemilu itu sendiri. Demokrasi dapat berubah menjadi pasar suara; republik dapat menjelma perusahaan.

Karena itu, ia menulis tentang budi pekerti politik—sebuah konsep langka dalam wacana modern kita. Ia ingin republik dibangun oleh manusia yang berpikir, bukan manusia yang hanya menyembah mayoritas.

Penutup: Mewarisi Kecemasan Sjahrir

Sebagai Ketua LBH Ansor, saya mengagumi dan meyakini bahwa pemikiran Sjahrir adalah peringatan spiritual bagi republik ini. Bahwa hukum, politik, dan negara hanya bermakna jika menjadikan manusia sebagai tujuan, bukan alat.

Pertanyaan Sjahrir tetap menggema:
• Apakah kita benar-benar merdeka, atau hanya berganti penguasa?
• Apakah demokrasi kita menghasilkan manusia, atau hanya massa?
• Apakah negeri ini masih memiliki idealisme, atau hanya kepentingan?

Melankolis memang terdengar sendu. Namun dalam kesenduan itulah Sjahrir menjaga satu hal yang tak boleh padam: api keadilan, bahkan ketika dunia memilih berisik.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Ternate, Kamis (1/5/2025) -Menghormati buruh dan menjaga martabat bangsa menjadi pesan utama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Dalam keterangannya, KH. Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh buruh dan pekerja yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan nasional. “Buruh adalah pekerja tangguh. Mereka tidak hanya berkontribusi di […]

  • GP Ansor 91 Tahun: Gubernur Sherly Laos Bongkar Komitmen Almarhum Suami yang Bikin Semua Terinspirasi

    GP Ansor 91 Tahun: Gubernur Sherly Laos Bongkar Komitmen Almarhum Suami yang Bikin Semua Terinspirasi

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – Pengurus Wilayah GP Ansor Maluku Utara sukses menggelar puncak peringatan Harlah ke-91 GP Ansor pada Kamis, 24 April 2025. Acara berlangsung meriah di Ballroom Muara Ternate dan menghadirkan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos serta Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe. Ketua Wilayah GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menegaskan komitmen organisasi […]

  • Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur dengan lomba 17 Agustus warga

    Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 510
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Makassar Timur, 14 Agustus 2025 — Pemuda Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar berbagai lomba 17 Agustus untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Warga dari berbagai RT ikut hadir dan berpartisipasi, menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan. Koordinator Lapangan KKN, Febrianti Sangaji, menyampaikan bahwa panitia mempersiapkan kegiatan dengan […]

  • KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Keshalehan sosial seorang Kepala Daerah Sherly Tjoanda Laos, bahwa dimana secara nyata dia adalah seorang Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, dan pada saat yang sama, dia juga sebagai pemeluk agama miniroritas, tidak hanya dilihat pada kedispilinannya melaksanakan […]

  • Eks Bupati Taliabu Aliong Mus Resmi Ditahan Kejati Malut Terkait Dugaan Kasus Korupsi ISDA Rp17,5 Miliar

    Eks Bupati Taliabu Aliong Mus Resmi Ditahan Kejati Malut Terkait Dugaan Kasus Korupsi ISDA Rp17,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 194
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu dua periode, Aliong Mus, pada Jumat (26/6/2026). Penahanan ini terkait penetapan Aliong sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Istana Daerah (ISDA) Kabupaten Pulau Taliabu. Proyek tersebut bernilai Rp17,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja […]

  • Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 723
    • 0Komentar

    “Peningkatan SDM tenaga medis, pembangunan fasilitas kesehatan, serta kesejahteraan tenaga kesehatan akan terus menjadi perhatian kami,” tegasnya. Wakil Gubernur juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula yang telah merancang peningkatan RSUD Sanana sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang memadai di wilayah kepulauan. Ia berharap, usulan pembangunan fasilitas kesehatan dari kepala daerah bisa […]

expand_less