Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Saya menyebutnya Si Melankolis: Sutan Sjahrir Melihat Indonesia dalam Teropong Sosialisme

Saya menyebutnya Si Melankolis: Sutan Sjahrir Melihat Indonesia dalam Teropong Sosialisme

  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 1.080
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

2. Sosialisme Sjahrir: Jalan Sunyi Melawan Tirani Mayoritas

Sjahrir tidak percaya pada revolusi jalan pintas. Ia skeptis terhadap kekuasaan yang lahir dari fanatisme massa. Ia menolak diktator mayoritas maupun diktator proletariat. Baginya, sosialisme harus ditempuh melalui kesadaran batin, bukan propaganda.

“Massa tanpa pendidikan adalah kekuatan buta; demokrasi tanpa intelektualitas hanya akan melahirkan kekerasan.”

Di titik inilah ia berseberangan dengan radikalisme sezamannya. Ia lebih dekat dengan Jean Jaurès dan sosialisme-demokrat Eropa: menjunjung kebebasan individu sekaligus menghapus kesenjangan sosial. Ia menolak kebencian, menolak kekerasan, menolak revolusi yang menelan anaknya sendiri.

3. Melankolia Sebagai Metode Kritik

Melankolia Sjahrir bukan kelemahan; ia justru puncak dari tanggung jawab intelektual. Ia melihat bangsa ini bukan dalam euforia, tetapi dalam kegelisahan. Ia menulis bukan untuk memuji, tetapi untuk memperingatkan.

“Bangsa yang tak mau berpikir, cepat atau lambat akan menjadi mangsa kekuasaan yang ia ciptakan sendiri.”

Ia bukan sosok pahlawan panggung, melainkan penjaga nurani republik. Ia bahkan memilih penjara atas nama kebenaran—dibuang ke Banda, menulis Out of Exile, namun tetap tenang, tetap melankolis.

4. Indonesia dalam Cermin Sjahrir: Bahaya Demokrasi Tanpa Budi

Sjahrir mungkin tidak hadir hari ini, namun kritiknya menembus zaman.
Bahaya terbesar demokrasi bukan pada hilangnya pemilu, tetapi pada hilangnya kesadaran moral dalam pemilu itu sendiri. Demokrasi dapat berubah menjadi pasar suara; republik dapat menjelma perusahaan.

Karena itu, ia menulis tentang budi pekerti politik—sebuah konsep langka dalam wacana modern kita. Ia ingin republik dibangun oleh manusia yang berpikir, bukan manusia yang hanya menyembah mayoritas.

Penutup: Mewarisi Kecemasan Sjahrir

Sebagai Ketua LBH Ansor, saya mengagumi dan meyakini bahwa pemikiran Sjahrir adalah peringatan spiritual bagi republik ini. Bahwa hukum, politik, dan negara hanya bermakna jika menjadikan manusia sebagai tujuan, bukan alat.

Pertanyaan Sjahrir tetap menggema:
• Apakah kita benar-benar merdeka, atau hanya berganti penguasa?
• Apakah demokrasi kita menghasilkan manusia, atau hanya massa?
• Apakah negeri ini masih memiliki idealisme, atau hanya kepentingan?

Melankolis memang terdengar sendu. Namun dalam kesenduan itulah Sjahrir menjaga satu hal yang tak boleh padam: api keadilan, bahkan ketika dunia memilih berisik.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua GP Ansor Maluku Utara memberikan pernyataan sikap terkait DOB Sofifi

    GP Ansor Maluku Utara Sayangkan Pernyataan Senator Hasbi Yusuf: “Sikap Emosional Tidak Menjawab Substansi Masalah DOB Sofifi”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.541
    • 0Komentar

    “Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Jika ada aspirasi masyarakat terkait penataan wilayah, sangat wajar bila gubernur merespons dan memfasilitasi dengan mekanisme formal. Itu bukan provokasi, itu menjalankan tanggung jawab,” jelasnya. Syarif menilai bahwa pernyataan Hasbi Yusuf justru terjebak dalam kontradiksi logika. Syarif menyayangkan adanya pernyataan yang dinilainya tidak konsisten, ketika gubernur diminta […]

  • Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (15/3/25), Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya KH. Abdul Ghani Kasuba, Lc, mantan Gubernur Maluku Utara periode 2014–2019 dan 2019–2024. Beliau wafat pada 14 Maret 2025, dan kepergiannya meninggalkan duka bagi seluruh masyarakat Maluku Utara. Dalam upacara persemayaman, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan […]

  • Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Yogyakarta, 9 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar kegiatan Sahur On The Road pada Minggu, 9 Maret 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB, dengan tema “Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar”. Acara ini bertujuan membagikan sahur kepada masyarakat Yogyakarta, khususnya kaum […]

  • Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Balengko Space – Yogyakarta, (23 Mei 2025) Mahasiswa Halmahera Timur yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta menyampaikan pernyataan sikap terkait penahanan 11 warga masyarakat adat Maba, Desa Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur. Mereka mengajak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meninjau kembali proses hukum yang sedang berjalan serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Diketahui […]

  • Warga Desa Pas Ipa menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Rabu (7/1/2026). (Istimewa)

    Warga Desa Pas Ipa Gelar Aksi Protes di Kantor Desa, Soroti Pengelolaan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Hal senada disampaikan oleh Din, yang mengaku sebagai salah satu koordinator aksi. Ia menegaskan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan inisiatif warga secara mandiri sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah desa. “Kami menyampaikan aspirasi ini karena adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa. Kami berharap ada kejelasan dan transparansi,” ujar Din. Selain menyoroti pengelolaan Dana Desa, warga juga menuntut […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memimpin rapat realisasi program Biro Kesra di kediaman Wagub.

    Wagub Malut Pastikan Distribusi Sapi Kurban dan Hibah Keagamaan 2026 Merata

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 229
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Wakil Gubernur Maluku Utara, Hi. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pdi, memimpin rapat koordinasi terkait realisasi program kerja bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Wagub, eks Chrysant, pada Jumat (10/04/2026) tersebut fokus membahas dua agenda besar bidang keagamaan tahun 2026. Rapat ini dihadiri langsung oleh […]

expand_less