Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • visibility 558
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Istimewa

Hari Gizi Nasional ke-65 yang mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” menjadi salah satu momen strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat relevan mengingat tingginya angka permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting, obesitas, dan kekurangan zat gizi mikro yang masih menjadi tantangan besar. Melalui edukasi dan pelibatan masyarakat dalam kegiatan yang interaktif, acara ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang memiliki peran sentral dalam membentuk pola hidup sehat. Pemilihan makanan bergizi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan setiap anggota keluarga memperoleh asupan yang cukup, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Dalam hal ini, Hari Gizi Nasional menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan gizi bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama, baik itu dalam lingkungan keluarga, komunitas, hingga tingkat nasional.

Acara yang digelar oleh HMJ Gizi Poltekkes Ternate bersama PERSAGI dan alumni dari Ikatan Alumni GiziPoltekkes Ternate (IKAGAMIG) merupakan wujud nyata kolaborasi yang positif. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya pola makan bergizi untuk mencegah berbagai permasalahan kesehatan, baik yang disebabkan oleh kekurangan maupun kelebihan gizi.

Dalam perayaan Hari Gizi Nasional ke-65 ini, berbagai kegiatan menarik seperti lomba mewarnai, badminton, dan lomba menu gizi seimbang menjadi daya tarik tersendiri. Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk memberikan hiburan, tetapi juga memiliki nilai-nilai edukasi.

Keterlibatan berbagai pihak dalam acara ini, mulai dari HMJ Gizi Poltekkes Ternate, PERSAGI, IKAGAMIG, hingga masyarakat umum, menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat menciptakan sinergi yang kuat untuk menyampaikan pesan edukasi dengan lebih efektif.

Kehadiran direktur Poltekkes dan perwakilan dari berbagai jurusan juga memberikan dukungan moral yang besar terhadap pentingnya Hari Gizi Nasional ini. Hal ini menunjukkan bahwa isu gizi bukan hanya urusan ahli gizi semata, tetapi melibatkan semua kalangan. Gizi adalah isu multidimensi yang memengaruhi aspek kesehatan, pendidikan, dan produktivitas masyarakat.

Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks yang lebih luas, edukasi gizi juga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, memperbaiki status gizi masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup bangsa. Pemilihan tema yang menekankan pentingnya makanan bergizi untuk keluarga sehat mencerminkan fokus pada akar permasalahan, yaitu pola makan keluarga.

Keluarga memiliki peran kunci dalam menentukan pola makan yang sehat. Orang tua, khususnya ibu, sering kali menjadi pengambil keputusan dalam menyusun menu makanan harian. Oleh karena itu, edukasi yang diberikan kepada keluarga akan berdampak langsung pada perubahan pola makan yang lebih baik. Edukasi ini juga perlu didukung oleh kampanye yang berkelanjutan agar pesan-pesan yang disampaikan dapat diinternalisasi dengan baik oleh masyarakat.

Hari Gizi Nasional ke-65 ini telah memberikan gambaran yang baik tentang bagaimana kolaborasi dan kreativitas dapat digunakan untuk menyampaikan pesan edukasi gizi kepada masyarakat. Namun, momentum ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan. 

Penulis : Fahmil Usman, S.Gz, M.Gz (Ketua Alumni Gizi, Poltekkes Ternate)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com , Mangoli Barat, 29 Juni 2025 – Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, yang semula diharapkan menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan warga, kini justru menyisakan kekecewaan. Proyek pembangunan rumah ibadah tersebut terlihat mangkrak dan nyaris tidak ada aktivitas pekerjaan selama berbulan-bulan terakhir. Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat […]

  • Simon Tahamata: Darah Maluku yang Bersinar di Eropa, Kini Pimpin Pencarian Bakat Timnas Indonesia

    Simon Tahamata: Darah Maluku yang Bersinar di Eropa, Kini Pimpin Pencarian Bakat Timnas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Indonesia Timur telah lama dikenal sebagai lumbung talenta sepak bola. Bakat-bakat besar seperti Boaz Solossa, Yance dan Yakob Sayuri, hingga Ilham Udin Armayin mewarnai era 2000-an dan seterusnya. Namun, jauh sebelum itu bahkan sebelum sepak bola Indonesia diramaikan oleh nama-nama muda dari Timur telah lahir seorang legenda yang bersinar terang di panggung Eropa: Simon Melkianus […]

  • Rektor UNUTARA Dr. M. Nasir Tamalene (kanan) bersama Dubes RI di Uzbekistan, Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin (tengah) . Kunjungan ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan PTNU untuk berkarir sebagai tenaga pendidik sains di sekolah internasional Uzbekistan. (Foto: Istimewa)

    LPTNU Jajaki Kerja Sama Pendidikan di Uzbekistan, Siapkan Lulusan Berwawasan Global

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 467
    • 0Komentar

    TASHKENT (BALENGKO) — Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Uzbekistan untuk menjajaki kolaborasi pendidikan internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perguruan tinggi NU di kancah global serta membuka peluang karier bagi lulusannya di kawasan Asia Tengah. Pertemuan Strategis di Kedutaan Besar Delegasi yang terdiri dari sejumlah rektor perguruan tinggi NU […]

  • MITIGASI BUNUH DIRI

    MITIGASI BUNUH DIRI

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Menurut kamus Encyclopedia Britanica, bunuh diri didefinisikan sebagai usaha seseorang untuk mengakhiri hidupnya dengan cara suka-rela atau sengaja. Kata Suicide berasal dari kata latin Sui yang berarti diri (self), dan kata Caedere yang berarti membunuh (to kill). Sedangkan menurut aliran Human Behavior, bunuh diri ialah bentuk pelarian parah dari dunia nyata, atau lari dari situasi […]

  • korban penganiayaan di Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara,Sumber foto: Istimewa

    Keluarga Korban Minta Polsek Galela Percepat Penanganan Dugaan Penganiayaan di Desa Soakonora

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 1.809
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) — Keluarga korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, menyampaikan kekecewaan atas lambannya penanganan perkara oleh Polsek Galela. Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi oleh pihak keluarga korban kepada Polsek Galela setelah peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu malam, 21 Desember 2025, sekitar […]

  • Kesehatan Mental dan Emosional Penghafal Al-Qur’an: Menggali Kekayaan Spiritual dan Psikologis

    Kesehatan Mental dan Emosional Penghafal Al-Qur’an: Menggali Kekayaan Spiritual dan Psikologis

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Mukhlis Sore
    • visibility 780
    • 0Komentar

    وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Surah Al-Isra: 82) Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, bukan hanya sekadar kumpulan ayat-ayat suci, tetapi juga merupakan sumber kebijaksanaan dan penawar bagi jiwa yang resah. Dalam masyarakat […]

expand_less