Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Forum BEM DIY Serukan Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat

Forum BEM DIY Serukan Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat

  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (BALENGKO) — Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) menyampaikan maklumat bertajuk “Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat.” Seruan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam menjaga semangat persatuan serta menegakkan kedaulatan rakyat di tengah kondisi politik dan sosial yang dinilai kian menjauh dari nilai-nilai demokrasi.

Maklumat ini menyoroti kondisi pemerintahan saat ini yang dianggap sarat kepentingan oligarki dan pragmatisme kekuasaan. Forum BEM DIY menilai bahwa idealisme bangsa telah dikaburkan oleh politik transaksional, kooptasi militer dalam ruang sipil, serta kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Demokrasi yang dulu diperjuangkan dengan darah kini diganti dengan politik pencitraan. Rakyat dibiarkan lapar, pendidikan dijadikan barang dagangan, dan hukum menjadi alat kekuasaan,” demikian bunyi pernyataan dalam maklumat tersebut.

Forum BEM DIY menegaskan bahwa pemuda dan mahasiswa Jogja tidak akan diam menghadapi situasi tersebut. Mereka menyerukan gerakan kolektif untuk membangun kembali kesadaran, keberanian, dan intelektualitas dalam memperjuangkan keadilan sosial. Jogja disebut sebagai rahim pergerakan intelektual yang sejak lama menjadi barometer gerakan nasional, tempat lahirnya semangat revolusi dan reformasi.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah, tetapi harus menulis ulang arah bangsa dengan tinta perlawanan. Kedaulatan rakyat hanya bisa ditegakkan ketika mahasiswa dan pemuda kembali menjadi subjek sejarah,” tulis Forum BEM DIY dalam maklumatnya.

Dalam pernyataan tersebut, Forum BEM DIY juga menyampaikan beberapa tuntutan konkret kepada pemerintah, antara lain:

  1. Reorientasi kebijakan pendidikan dan kesehatan agar berpihak pada rakyat.
  2. Menghentikan politisasi TNI dan mengembalikan fungsi militer sesuai amanat reformasi.
  3. Reformasi total terhadap Polri untuk memastikan profesionalisme dan penghormatan HAM.
  4. Reformasi partai politik agar mengembalikan kedaulatan rakyat.
  5. Membuka ruang partisipasi publik dalam proses legislasi.
  6. Evaluasi total atau penghentian program Makan Bergizi Gratis.
  7. Pengesahan UU Perampasan Aset dan UU Hukum Adat.
  8. Penghentian proyek-proyek eksploitatif seperti Food Estate, Danantara, dan PSN.
  9. Pembebasan aktivis Jogja dan seluruh tahanan politik di Indonesia.
  10. Penegakan prinsip supremasi sipil dan negara hukum.
  11. Mendesak DPRD dan Pemda DIY segera mengesahkan Perda Pendidikan Gratis.
  12. Penuntasan persoalan sampah di DIY dengan pendekatan yang berkeadilan dan berperikemanusiaan.

Forum BEM DIY menutup maklumatnya dengan penegasan bahwa diamnya intelektual adalah tanda matinya nurani bangsa. Mereka berkomitmen menjaga api perjuangan Sumpah Pemuda agar tetap menyala di tengah situasi bangsa yang penuh tantangan.

“Dari Jogja, sejarah selalu dimulai. Dari tangan pemuda, masa depan selalu dilahirkan,” ujar Koordinator Umum Forum BEM DIY, Faturahman A. Djaguna.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daun binahong hijau berbentuk hati merambat di pekarangan rumah sebagai tanaman obat herbal.

    Rahasia Daun Binahong: Tanaman Ajaib Pengusir Nyeri dan Kolesterol

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda melihat tanaman merambat dengan daun berbentuk hati yang rimbun di pekarangan rumah? Jangan sepelekan kehadirannya. Tanaman tersebut bisa jadi adalah daun binahong, salah satu rajanya obat herbal yang menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Secara ilmiah, tanaman yang tumbuh subur di dataran rendah maupun tinggi ini memiliki nama latin Anredera cordifolia (Ten.). Meski kini […]

  • Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi.

    Aktivitas Pembukaan Lahan AMP PT Intimkara di Cucumare Disorot, Izin Lingkungan Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 193
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi. Kegiatan tersebut bahkan belum diketahui memiliki dokumen lingkungan yang […]

  • Kondisi jalan rusak di Pulau Moti, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat. Sumber: Istimewa

    Kerusakan Jalan di Pulau Moti Kian Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 253
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Kondisi jalan di Kecamatan Pulau Moti, Kota Ternate, dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat. Berdasarkan informasi warga, beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang cukup signifikan sehingga menyulitkan pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Salah satu titik yang disebut mengalami kerusakan berat berada di Kelurahan Moti […]

  • Pelantikan Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara: Awal Pengabdian untuk Masyarakat dan Perubahan

    Pelantikan Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara: Awal Pengabdian untuk Masyarakat dan Perubahan

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Jakarta, 20 Februari 2025 – Setelah pelantikan serentak kepala daerah di Indonesia, Sarbin Sehe resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda. Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (20/2) pukul 10.00 WIB. Dalam wawancara usai pelantikan, Sarbin Sehe mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan. […]

  • Kemenag Pulau Morotai gelar Festival Galatama Literasi Madrasah II 2026. Ajang 130 siswa MI-MA menuju pembangunan Museum Literasi Islam.

    Festival Galatama Literasi Madrasah II Morotai Resmi Dibuka, Targetkan Pembangunan Museum Literasi.

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 446
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai kembali menggelar Festival Galatama Literasi Madrasah II Tahun 2026. Acara yang melibatkan 130 peserta didik dari jenjang MI, MTs, hingga MA ini resmi dibuka pada Rabu (13/5), bertempat di MTS Negeri 1 Pulau Morotai. Festival tahun ini mengusung misi besar yang melampaui sekadar kompetisi, […]

  • Pernyataan sikap tertulis Forum BEM DIY terkait isu nasional

    Suarakan Delapan Tuntutan Rakyat, Forum BEM DIY Tegaskan Perlawanan Terhadap Kebijakan Otoriter

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) dan beberapa aliansi mahasiswa merilis pernyataan sikap bersama terkait arah kebijakan nasional yang dinilai kian menjauh dari prinsip keadilan sosial. Mengusung jargon gerakan “Bangun Persatuan Rakyat, Rebut Daulat Rakyat Dan Lawan Republik Otoriter”, aliansi mahasiswa ini menyoroti jajaran regulasi dan program […]

expand_less