Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor yang ke-92 bukan sekadar menandai perjalanan panjang sebuah organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menguji kembali arah, komitmen, dan relevansi gerakan di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Gerakan Pemuda Ansor lahir dari semangat zaman—sebuah respons atas kebutuhan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Dalam rentang hampir satu abad, Ansor telah melewati berbagai fase sejarah: dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga era modern yang penuh dengan kompleksitas sosial, politik, dan budaya. Ketahanan organisasi ini tidak terlepas dari kemampuannya beradaptasi tanpa kehilangan identitas dasar: menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, semangat kebangsaan, dan keberpihakan pada kemaslahatan umat.

Di usia ke-92, Ansor tidak boleh terjebak pada romantisme sejarah semata. Justru di titik ini, diperlukan keberanian untuk melakukan evaluasi internal secara jujur dan terbuka. Apakah gerakan ini masih menjadi rumah bagi kaum muda yang progresif? Apakah kaderisasi berjalan sebagai proses pembentukan karakter, atau sekadar rutinitas struktural? Apakah Ansor hadir sebagai solusi, atau hanya menjadi penonton dalam berbagai persoalan sosial di daerah?

Maluku Utara, dengan segala potensi dan tantangannya, membutuhkan peran strategis pemuda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian moral. Ansor harus mampu menjadi motor penggerak yang menghadirkan gagasan, bukan sekadar mengikuti arus. Kekuatan Ansor tidak hanya terletak pada jumlah kader, tetapi pada kualitas integritas, kedalaman pemikiran, dan konsistensi dalam menjaga nilai.

Kita juga tidak bisa menutup mata bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Polarisasi sosial, disrupsi digital, hingga krisis kepercayaan terhadap institusi menjadi realitas yang harus dihadapi. Dalam situasi ini, Ansor dituntut untuk tampil sebagai penyeimbang—tidak reaktif, tetapi reflektif; tidak provokatif, tetapi solutif.

Momentum Harlah ke-92 ini harus dimaknai sebagai titik konsolidasi. Bukan hanya memperkuat struktur, tetapi juga memperdalam substansi gerakan. Ansor harus kembali pada akar: menjadi organisasi kader yang membentuk manusia yang berpikir jernih, bersikap tegas, dan bertindak dengan tanggung jawab sosial.

Sebagai bagian dari keluarga besar Ansor di Maluku Utara, saya memandang bahwa masa depan organisasi ini sangat ditentukan oleh keberanian kita hari ini untuk berubah, berbenah, dan menjaga marwah gerakan. Ansor tidak boleh kehilangan arah, apalagi kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Selamat Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92.
Tetap teguh menjaga nilai, tetap kritis membaca zaman, dan tetap hadir untuk umat dan bangsa.

  • Penulis: Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran A. Bailussy
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunaidin Ode Mulae, Dosen Antropologi Pariwisata Universitas Khairun sekaligus Pengurus KONI Maluku Utara periode 2025–2029, menyampaikan pandangannya tentang peran KONI dalam mendorong sport tourism untuk meningkatkan ekonomi daerah.

    ”KONI” BERDAMPAK MENDORONG PARIWISATA OLAHRAGA (SPORT TOURSM) UNTUK PERGERAKAN EKONOMI MALUKU UTARA

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Sunaidin Ode Mulae Dosen Antropologi Pariwisata Unkhair Pengurus KONI Maluku Utara 2025-2029
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Pendahuluan Pada tanggal 8 Oktober 1938 KONI dibentuk dengan nama Ikatan Sport Indonesia (ISI) oleh Sutardjo Kartohadikusumo sebagai ketua ISI melalui musyawarah beberapa organisasi keolahragaan seperti PSSI, Pelti, dan PBKSI (sekarang Perbasi). Pada 15 Oktober 1934 ISI menggelar Pekan Olahraga di Surakarta, sekaligus menjadi hari berdirinya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). ISI dibentuk oleh beberapa […]

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 990
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta – 17 September 2025. Maluku Utara dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah: dari pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, di balik derasnya arus investasi tambang, kerusakan lingkungan semakin terasa, terutama bagi masyarakat yang hidup di sekitar wilayah tambang. Keresahan itulah yang mendorong Masri Anwar, aktivis lingkungan sekaligus akademisi asal Maluku Utara, untuk menulis […]

  • Source : Getty Image

    ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Apakah konflik antara orang-orang yahudi Israel dengan orang-orang arab palestina adalah konflik agama atau hanya rebutan tanah sengketa saja? Dengan pendekatan historis dapat kita temukan jawaban yang sebenarnya atas pertanyaan tersebut. Dulu, pendiri Koloseum di Romawi bernama Vespasianus yang sekaligus menjabat sebagai Walikota Romawi. Pada tahun 1979 Koloseum ini berhasil diresmikan oleh anaknya Vespasianus bernama […]

  • Aktivitas Fisik 40% Sebelum Izin Lingkungan, Ahli Hukum Unkhair: PT Intimkara Langgar Prinsip Preventif

    Aktivitas Fisik 40% Sebelum Izin Lingkungan, Ahli Hukum Unkhair: PT Intimkara Langgar Prinsip Preventif

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dosen Hukum Lingkungan Universitas Khairun (Unkhair), Dr. Siti Barora, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan usaha berisiko dampak lingkungan dilarang beroperasi sebelum mengantongi Persetujuan Lingkungan dan perizinan berusaha yang sah. Penegasan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (yang telah diubah melalui UU Nomor 6 […]

  • Sampah Bukan Masalah, Tapi Peluang: Kenali Jenis Sampah Yang Bernilai Tinggi

    Sampah Bukan Masalah, Tapi Peluang: Kenali Jenis Sampah Yang Bernilai Tinggi

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Pexels Sampah sering kali dianggap kotor, tidak berguna, dan membawa aroma yang kurang sedap. Namun, tidak semua sampah hanya membawa dampak negatif bagi lingkungan. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi aset yang berharga, bahkan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Berikut ini adalah beberapa jenis sampah yang bisa didaur ulang dan dijual, sekaligus membantu […]

  • Suprio Datang terpilih sebagai Ketua GMKI Ternate dalam Konfercab 2025

    GMKI Ternate Gelar Konfercab, Suprio Datang dan Sutrisno Siliba Terpilih Pimpin Cabang Periode 2025–2027

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle kontributor wilayah kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025. Forum ini berlangsung alot karena perdebatan kriteria kepemimpinan dan sempat deadlock lebih dari sepekan. Akhirnya, forum memilih Suprio Datang sebagai Ketua Cabang dan Sutrisno Siliba sebagai Sekretaris Cabang periode 2025–2027. Konfercab tahun ini menjadi momentum […]

expand_less