Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor yang ke-92 bukan sekadar menandai perjalanan panjang sebuah organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menguji kembali arah, komitmen, dan relevansi gerakan di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Gerakan Pemuda Ansor lahir dari semangat zaman—sebuah respons atas kebutuhan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Dalam rentang hampir satu abad, Ansor telah melewati berbagai fase sejarah: dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga era modern yang penuh dengan kompleksitas sosial, politik, dan budaya. Ketahanan organisasi ini tidak terlepas dari kemampuannya beradaptasi tanpa kehilangan identitas dasar: menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, semangat kebangsaan, dan keberpihakan pada kemaslahatan umat.

Di usia ke-92, Ansor tidak boleh terjebak pada romantisme sejarah semata. Justru di titik ini, diperlukan keberanian untuk melakukan evaluasi internal secara jujur dan terbuka. Apakah gerakan ini masih menjadi rumah bagi kaum muda yang progresif? Apakah kaderisasi berjalan sebagai proses pembentukan karakter, atau sekadar rutinitas struktural? Apakah Ansor hadir sebagai solusi, atau hanya menjadi penonton dalam berbagai persoalan sosial di daerah?

Maluku Utara, dengan segala potensi dan tantangannya, membutuhkan peran strategis pemuda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian moral. Ansor harus mampu menjadi motor penggerak yang menghadirkan gagasan, bukan sekadar mengikuti arus. Kekuatan Ansor tidak hanya terletak pada jumlah kader, tetapi pada kualitas integritas, kedalaman pemikiran, dan konsistensi dalam menjaga nilai.

Kita juga tidak bisa menutup mata bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Polarisasi sosial, disrupsi digital, hingga krisis kepercayaan terhadap institusi menjadi realitas yang harus dihadapi. Dalam situasi ini, Ansor dituntut untuk tampil sebagai penyeimbang—tidak reaktif, tetapi reflektif; tidak provokatif, tetapi solutif.

Momentum Harlah ke-92 ini harus dimaknai sebagai titik konsolidasi. Bukan hanya memperkuat struktur, tetapi juga memperdalam substansi gerakan. Ansor harus kembali pada akar: menjadi organisasi kader yang membentuk manusia yang berpikir jernih, bersikap tegas, dan bertindak dengan tanggung jawab sosial.

Sebagai bagian dari keluarga besar Ansor di Maluku Utara, saya memandang bahwa masa depan organisasi ini sangat ditentukan oleh keberanian kita hari ini untuk berubah, berbenah, dan menjaga marwah gerakan. Ansor tidak boleh kehilangan arah, apalagi kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Selamat Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92.
Tetap teguh menjaga nilai, tetap kritis membaca zaman, dan tetap hadir untuk umat dan bangsa.

  • Penulis: Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran A. Bailussy
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Syukur (Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Wilayah Seram Bagian Barat memiliki kekayaan alam yang melimpah. Hutan masih luas, pesisir yang indah dan budaya masih terikat dengan kehidupan masyarakat. Kawasan ini menyimpan banyak potensi besar misalnya, sumber daya mineral untuk pertambangan dan daya tarik alam untuk pariwisata. Di sinilah akan muncul pertanyaan paling penting bagi masa depan daerah: Apakah pendapatan daerah akan tumbuh pada eksploitasi tambang, atau pada penguatan pariwisata berkelanjutan?

  • Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sofifi, Senin, (10/3/25) – Pada hari ini, telah berlangsung pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara untuk periode 2025-2030. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIT dan berlangsung di Gedung Paripurna Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, dengan dihadiri oleh Gubenur dan wakil Gubernur […]

  • Kebakaran Ternate ilustrasi

    Kebakaran di Ternate Marak, LBH Ansor Desak Polres Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Kebakaran di Ternate yang terjadi secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir memicu perhatian serius dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyoroti sedikitnya empat peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda, yakni Bastiong Talangame, kawasan Stadion, Kelurahan Takoma (Warung Bakso Fajar), serta wilayah Perikanan. […]

  • Kondisi jalan rusak di Pulau Moti, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat. Sumber: Istimewa

    Kerusakan Jalan di Pulau Moti Kian Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 205
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Kondisi jalan di Kecamatan Pulau Moti, Kota Ternate, dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat. Berdasarkan informasi warga, beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang cukup signifikan sehingga menyulitkan pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Salah satu titik yang disebut mengalami kerusakan berat berada di Kelurahan Moti […]

  • Aliansi Mahasiswa Soroti Dugaan Pelanggaran Hukum oleh PT Angkasa Pura Indonesia

    Aliansi Mahasiswa Soroti Dugaan Pelanggaran Hukum oleh PT Angkasa Pura Indonesia

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 469
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Rabu, 2 Juli 2025 | Jakarta — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penegak Hukum (AMPH) menggelar aksi damai di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas dugaan pelanggaran hukum dan etika bisnis yang mereka nilai terjadi dalam proses pelelangan lahan usaha di Bandara Internasional I […]

  • Portrait of Prof. Richard Kearney, Charles B. Seelig Chair (Philosophy) photographed for use in the 3/11 issue of Chronicle Picture Lee Pellegrini

    Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Jurusan Aqidah Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Imajinasi sebagai Hermeneutika Kemungkinan Imajinasi pernah dipuji sebagai jantung kreativitas manusia, juga  medium yang menghubungkan fakta dan fiksi, realitas dan kemungkinan, dunia empiris dan dunia simbolik. Namun, menurut Richard Kearney, imajinasi justru tengah mengalami kematian yang ironis di zaman yang seolah paling penuh dengan citra. Buku The Wake of Imagination karya Richard Kearney, menggambarkan paradoks […]

expand_less