Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, TERNATE – Lembaga Teras Ekonomi Pesisir Maluku Utara (TEPIS) mengkritisi dampak hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang belum sepenuhnya dirasakan dalam peningkatan kapasitas fiskal daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH). Kritik ini mencuat meski Provinsi Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Hegemoni Hilirisasi SDA: Efek Domino terhadap Fiskal Daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Maluku Utara”, yang digelar bersamaan dengan peluncuran resmi TEPIS di Rotasi Cafe, Ternate, Sabtu (22/8/2026).

Forum ini menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Nazlatan Ukhra Kasuba, Akademisi Universitas Khairun Dr. Aziz Hasyim, serta Direktur TEPIS Maluku Utara Fauji Yamin. Mereka menyoroti adanya kesenjangan antara angka makroekonomi yang positif dengan realitas kesejahteraan masyarakat dan kesehatan anggaran daerah.

Nazlatan Ukhra Kasuba menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan struktur ekonomi akibat hilirisasi. Ia menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya berfungsi sebagai instrumen belanja rutin, melainkan harus menjadi alat strategis untuk membangun fondasi ekonomi baru.

“Ketika terjadi diversifikasi ekonomi, yang penting adalah bagaimana APBD mampu menjadi instrumen untuk memperkuat sektor-sektor baru, sehingga ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam,” ujar Nazlatan.

Lebih lanjut, Nazlatan mempertanyakan rencana pemerintah daerah untuk melakukan peminjaman hingga Rp1 triliun. Ia mendesak transparansi penuh terkait posisi fiskal, tujuan penggunaan dana, serta konsekuensi kewajiban pembayaran di masa depan. Menurut dia, publik berhak mengetahui apakah pembiayaan tersebut ditujukan untuk pembangunan produktif atau justru menambah beban fiskal jangka panjang.

Sementara itu, Dr. Aziz Hasyim dari Universitas Khairun menyoroti fenomena paradoks pembangunan di Maluku Utara. Ia menilai tingginya pertumbuhan ekonomi belum tentu mencerminkan pemerataan kesejahteraan.

“Pertumbuhan ekonomi tinggi sangat timpang dengan krisis ekstraktif yang terjadi di Provinsi Maluku Utara,” kritik Aziz.

Aziz menjelaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi juga harus diuji melalui kualitas lapangan kerja, daya beli masyarakat, tingkat kemiskinan, dan kelestarian lingkungan. Ia menilai model ekonomi ekstraktif saat ini menciptakan ketimpangan, di mana nilai tambah SDA tidak proporsional dengan manfaat yang kembali ke daerah.

Merespons hal tersebut, Aziz mendorong pemerintah daerah untuk mempertimbangkan langkah hukum berupa judicial review terhadap mekanisme pembagian DBH. Ia menilai ketentuan saat ini menyebabkan ketidakseimbangan antara kontribusi SDA daerah dengan manfaat fiskal yang diterima.

“Pemerintah daerah ada baiknya melakukan judicial review berkaitan dengan dana bagi hasil dari pusat yang tidak seimbang dengan proses hasil hilirisasi SDA secara ekstraktif,” tegasnya.

Direktur TEPIS Maluku Utara, Fauji Yamin, menyatakan bahwa forum ini bertujuan membangun ruang diskusi publik yang kritis. Menurutnya, hilirisasi harus dikaji secara holistik, mencakup aspek fiskal, lingkungan, penciptaan lapangan kerja, dan keadilan sosial.

Fauji berharap FGD ini tidak berhenti pada wacana, tetapi menghasilkan agenda advokasi kebijakan yang konkret. TEPIS akan mendorong transparansi struktur penerimaan daerah dari aktivitas SDA, evaluasi efektivitas DBH, serta penguatan diversifikasi ekonomi melalui APBD.

“Hilirisasi pada akhirnya bukan hanya soal seberapa besar SDA dapat diolah, tetapi tentang siapa yang memperoleh manfaat dan apakah pembangunan tersebut mampu menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara,” tutup Fauji

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

    Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Balengko Space – Dewasa ini, perilaku remaja sering menjadi sorotan masyarakat. Dari aksi tawuran hingga perkelahian di berbagai tempat, tindakan-tindakan ini membawa keresahan yang nyata. Berdasarkan data dari WHO, diperkirakan setiap tahun terjadi 193.000 pembunuhan di kalangan remaja usia 15–29 tahun secara global, dengan mayoritas korban dan pelaku adalah laki-laki. Di lansri dari VOA Indonesia, […]

  • Seorang kader PMII memegang kotak donasi bertuliskan “Aksi Galang Dana Peduli Sumatera” sambil berdiri di pinggir jalan raya Gejayan, Yogyakarta, mengenakan jas almamater biru dan masker hitam.

    Aksi Solidaritas PMII Komisariat Wahid Hasyim UII Galang Dana untuk Korban Musibah di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 30 November 2025 — Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Wahid Hasyim Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 30 November 2025, di kawasan Perempatan Gejayan, Ring Road Utara, Yogyakarta. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa […]

  • LBH Ansor Ternate menyerukan penyelesaian konflik agraria di Maluku Utara

    Konflik Agraria Maluku Utara: Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ketua LBH Ansor Kota Ternate
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    Delapan puluh tahun Indonesia merdeka. Dalam usia bangsa yang tidak lagi muda ini, kita kembali mendengar gema kalimat sakral dalam Pembukaan UUD 1945: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.” Sebuah kalimat yang seharusnya menjadi roh dalam setiap kebijakan negara. Namun pertanyaan mendasar perlu kita ajukan: apakah kemerdekaan itu benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Intel Polisi Masuk Kampus UMY

    Aksi Titik Nol Damai, Aliansi UMY Bergerak Sayangkan Insiden Penyusupan Intel Polisi di Dalam Kampus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 196
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Aliansi UMY Bergerak menegaskan bahwa jalannya aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Pembebasan Nasional” yang dipusatkan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Rabu (17/06/2026) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kendati demikian, pihak aliansi menyesalkan adanya insiden ketegangan di lingkungan internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pasca-aksi, menyusul ditemukannya oknum aparat kepolisian berpakaian preman yang […]

  • Foto peserta dan panitia HMS Biologi UNUTARA berpose bersama pada pembukaan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-2 di Sekretariat PW GP Ansor Maluku Utara, 22 November 2025.

    MUBES Ke-2 HMS Biologi UNUTARA Tetapkan Ketua Formatur Baru untuk Periode 2025–2026

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Himpunan Mahasiswa Sains Biologi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMS Biologi UNUTARA) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke 2 dengan tema “Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid, Inovatif, dan Berintegritas” Sabtu, 22 November 2025. Ketua Umum HMS Biologi UNUTARA Rosita Ruhuteru saat ditemui setelah pembukaan MUBES mengatakan bahwasanya MUBES yang berlangsung di Sekretariat […]

expand_less