Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, TERNATE – Lembaga Teras Ekonomi Pesisir Maluku Utara (TEPIS) mengkritisi dampak hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang belum sepenuhnya dirasakan dalam peningkatan kapasitas fiskal daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH). Kritik ini mencuat meski Provinsi Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Hegemoni Hilirisasi SDA: Efek Domino terhadap Fiskal Daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Maluku Utara”, yang digelar bersamaan dengan peluncuran resmi TEPIS di Rotasi Cafe, Ternate, Sabtu (22/8/2026).

Forum ini menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Nazlatan Ukhra Kasuba, Akademisi Universitas Khairun Dr. Aziz Hasyim, serta Direktur TEPIS Maluku Utara Fauji Yamin. Mereka menyoroti adanya kesenjangan antara angka makroekonomi yang positif dengan realitas kesejahteraan masyarakat dan kesehatan anggaran daerah.

Nazlatan Ukhra Kasuba menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan struktur ekonomi akibat hilirisasi. Ia menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya berfungsi sebagai instrumen belanja rutin, melainkan harus menjadi alat strategis untuk membangun fondasi ekonomi baru.

“Ketika terjadi diversifikasi ekonomi, yang penting adalah bagaimana APBD mampu menjadi instrumen untuk memperkuat sektor-sektor baru, sehingga ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam,” ujar Nazlatan.

Lebih lanjut, Nazlatan mempertanyakan rencana pemerintah daerah untuk melakukan peminjaman hingga Rp1 triliun. Ia mendesak transparansi penuh terkait posisi fiskal, tujuan penggunaan dana, serta konsekuensi kewajiban pembayaran di masa depan. Menurut dia, publik berhak mengetahui apakah pembiayaan tersebut ditujukan untuk pembangunan produktif atau justru menambah beban fiskal jangka panjang.

Sementara itu, Dr. Aziz Hasyim dari Universitas Khairun menyoroti fenomena paradoks pembangunan di Maluku Utara. Ia menilai tingginya pertumbuhan ekonomi belum tentu mencerminkan pemerataan kesejahteraan.

“Pertumbuhan ekonomi tinggi sangat timpang dengan krisis ekstraktif yang terjadi di Provinsi Maluku Utara,” kritik Aziz.

Aziz menjelaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi juga harus diuji melalui kualitas lapangan kerja, daya beli masyarakat, tingkat kemiskinan, dan kelestarian lingkungan. Ia menilai model ekonomi ekstraktif saat ini menciptakan ketimpangan, di mana nilai tambah SDA tidak proporsional dengan manfaat yang kembali ke daerah.

Merespons hal tersebut, Aziz mendorong pemerintah daerah untuk mempertimbangkan langkah hukum berupa judicial review terhadap mekanisme pembagian DBH. Ia menilai ketentuan saat ini menyebabkan ketidakseimbangan antara kontribusi SDA daerah dengan manfaat fiskal yang diterima.

“Pemerintah daerah ada baiknya melakukan judicial review berkaitan dengan dana bagi hasil dari pusat yang tidak seimbang dengan proses hasil hilirisasi SDA secara ekstraktif,” tegasnya.

Direktur TEPIS Maluku Utara, Fauji Yamin, menyatakan bahwa forum ini bertujuan membangun ruang diskusi publik yang kritis. Menurutnya, hilirisasi harus dikaji secara holistik, mencakup aspek fiskal, lingkungan, penciptaan lapangan kerja, dan keadilan sosial.

Fauji berharap FGD ini tidak berhenti pada wacana, tetapi menghasilkan agenda advokasi kebijakan yang konkret. TEPIS akan mendorong transparansi struktur penerimaan daerah dari aktivitas SDA, evaluasi efektivitas DBH, serta penguatan diversifikasi ekonomi melalui APBD.

“Hilirisasi pada akhirnya bukan hanya soal seberapa besar SDA dapat diolah, tetapi tentang siapa yang memperoleh manfaat dan apakah pembangunan tersebut mampu menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara,” tutup Fauji

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana pembukaan Konfercab II dan PKD III GP Ansor Halmahera Selatan

    Konfercab II dan PKD III GP Ansor Halmahera Selatan Resmi Dibuka

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 314
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, BACAN – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Selatan resmi menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) II sekaligus Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) III. Hajatan akbar organisasi kepemudaan ini dipusatkan di Aula Hotel Buana Lipu, Bacan, pada Jumat (17/07/2026). Mengusung tema “Merawat Nilai, Memperkuat Khidmat dan Meneguhkan Kepemimpinan Menuju Ansor Masa Depan”, forum […]

  • Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Syukur (Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Wilayah Seram Bagian Barat memiliki kekayaan alam yang melimpah. Hutan masih luas, pesisir yang indah dan budaya masih terikat dengan kehidupan masyarakat. Kawasan ini menyimpan banyak potensi besar misalnya, sumber daya mineral untuk pertambangan dan daya tarik alam untuk pariwisata. Di sinilah akan muncul pertanyaan paling penting bagi masa depan daerah: Apakah pendapatan daerah akan tumbuh pada eksploitasi tambang, atau pada penguatan pariwisata berkelanjutan?

  • Wagub Maluku Utara Ajak ASN Proaktif Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Play Button

    Wagub Maluku Utara Ajak ASN Proaktif Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Sofifi, Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk aktif mengikuti program pemeriksaan kesehatan. Imbauan ini disampaikan saat apel perdana pasca libur lebaran yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Selasa (8/4/25). Dalam arahannya, Wagub Sarbin menekankan pentingnya keterlibatan aktif ASN […]

  • Poltekkes Kemenkes Ternate Gelar Pelatihan Keselamatan Pasien untuk Mahasiswa Kebidanan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie

    Poltekkes Kemenkes Ternate Gelar Pelatihan Keselamatan Pasien untuk Mahasiswa Kebidanan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (11/2/25) – Sebanyak 86 mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Ternate mengikuti Pelatihan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie pada 11-14 Februari 2025. Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk praktik klinik, dengan fokus pada keselamatan pasien, pencegahan infeksi, […]

  • Dialog publik Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta (IKPM-HT) bersama PSPK UGM membahas ketimpangan kawasan transmigrasi Patlean, Halmahera Timur, di Gedung PSPK UGM, Yogyakarta, Selasa (13/1/2025). Dok. Balengko Space

    Datang dengan Harapan, Pulang dengan Masalah: Fakta Kawasan Transmigrasi Patlean Dibongkar di UGM

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko Space) — Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta (IKPM-HT) Yogyakarta bersama Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar dialog publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, Selasa (13/1/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gedung PSPK UGM ini didukung oleh berbagai organisasi mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta. Dialog […]

  • Kelas Inspirasi Rote Mengajar 2026 (Sumber: Dokumentasi Rote Mengajar oleh Josephina Manurung).

    Sepenggal kisah pulang seorang kakak untuk adik-adiknya di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tiga puluh tahun lalu, tahun 1996, adalah terakhir kalinya saya menetap di Pulau Rote. Saat itu saya hanyalah anak desa yang berangkat merantau untuk melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas, membawa cita-cita yang bahkan saya sendiri belum berani ukur besarnya. Sejak hari itu, jalan hidup membawa saya jauh dari Nusa Fua Funi tercinta ini: kuliah, lalu […]

expand_less