Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Maluku Utara 27 Tahun: Menata Ruang, Memastikan Pertumbuhan Terasa

Maluku Utara 27 Tahun: Menata Ruang, Memastikan Pertumbuhan Terasa

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Setiap kali melihat perubahan wajah Maluku Utara, saya selalu sampai pada satu pertanyaan: apakah wilayah yang semakin berkembang ini juga membuat kehidupan masyarakatnya semakin baik?

Di satu sisi, kita menyaksikan geliat pembangunan yang semakin nyata. Kawasan industri tumbuh, investasi mengalir, infrastruktur berkembang, dan angka pertumbuhan ekonomi menempatkan Maluku Utara dalam sorotan nasional. Namun, di sisi lain, pembangunan juga menghadirkan pertanyaan tentang pemerataan, keberlanjutan lingkungan, kepastian ruang hidup, dan masa depan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil serta kawasan pesisir.

Bagi saya, persoalan ini tidak cukup dijawab dengan melihat seberapa tinggi pertumbuhan ekonomi atau seberapa besar investasi yang masuk. Kita perlu melihat lebih dekat bagaimana perubahan itu berlangsung di ruang tempat masyarakat hidup, bekerja, dan menggantungkan masa depannya. Sebab, pembangunan pada akhirnya bukan hanya tentang apa yang dibangun, tetapi juga tentang siapa yang merasakan manfaatnya dan siapa yang harus menanggung dampaknya.

Memasuki usia ke-27 pada momentum Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku Utara, pertanyaan tersebut terasa semakin relevan. Tema “Tumbuhnya Harus Terasa” semestinya tidak berhenti sebagai slogan perayaan. Ia harus menjadi ukuran untuk menilai arah pembangunan sekaligus keberanian kita mengoreksi hal-hal yang belum berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam pandangan saya, salah satu kunci untuk menjawab tantangan itu adalah penataan ruang. Sebab, di balik setiap kawasan industri, jalan, pelabuhan, permukiman, dan pusat pertumbuhan ekonomi, selalu ada keputusan tentang bagaimana ruang dimanfaatkan, untuk kepentingan siapa, dan dengan konsekuensi apa bagi masa depan wilayah.

  • Penulis: Ibrahim S. Zakaria, Peneliti Tata Ruang dan Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UNUTARA
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesehatan Mental dan Emosional Penghafal Al-Qur’an: Menggali Kekayaan Spiritual dan Psikologis

    Kesehatan Mental dan Emosional Penghafal Al-Qur’an: Menggali Kekayaan Spiritual dan Psikologis

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Mukhlis Sore
    • visibility 929
    • 0Komentar

    وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Surah Al-Isra: 82) Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, bukan hanya sekadar kumpulan ayat-ayat suci, tetapi juga merupakan sumber kebijaksanaan dan penawar bagi jiwa yang resah. Dalam masyarakat […]

  • Tarian soya-soya Maluku Utara ditampilkan di event JKPI Yogyakarta oleh mahasiswa dan pelajar

    Tarian Soya-Soya Maluku Utara Tampil di Event JKPI Yogyakarta 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.578
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Kota Yogyakarta menjadi pusat perayaan budaya dalam ajang Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar sejak 5 hingga 9 Agustus 2025. Bertempat di kawasan titik nol kilometer, acara ini menyedot perhatian masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga mancanegara. JKPI 2025 menampilkan parade budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk […]

  • Ikmal Ali M. Nur

    Paradoks Pembangunan Kawasan Transmigrasi Upt Patlean dan Komitmen DPRD komisi II Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Ikmal Ali M. Nur | Mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Salah satu bentuk fungsi DPRD ialah menjadi penghubung antara Rakyat dan Pemerintah Daerah, agar memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat. sebagai wakil rakyat DPRD memiliki kewajiban untuk mendengarkan, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, setiap keluhan dan masukan yang diterima dari warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan daerah. DPRD juga benar-benar memastikan bahawa kesejahteraan […]

  • IKPM-HT Yogyakarta desak Gubernur Maluku Utara Bebaskan 11

    IKPM-HT Yogyakarta Desak Gubernur Maluku Utara, Suara Protes Meledak di Pelantikan!

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta Senin (15/9) — IKPM-HT Yogyakarta desak Gubernur Maluku Utara segera membebaskan 11 masyarakat adat Maba Sangaji. Tuntutan itu muncul saat pelantikan Badan Pengurus IKPM-HT periode 2025–2026 di Gedung IPHI Sukoharjo, 13 September 2025. Mahasiswa Maluku Utara yang hadir kompak membentangkan spanduk sebagai simbol penolakan terhadap penahanan warga adat yang mempertahankan tanah leluhur […]

  • Aktivis LBH Ansor Ternate kritik ucapan pejabat publik Maluku Utara.

    LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Zulfikran A. Bailussy, S.H.
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Dalam negara hukum yang demokratis, setiap ucapan pejabat publik memiliki konsekuensi. Ucapan itu bisa menjadi penghibur hati rakyat, atau sebaliknya—menjadi bara yang melukai perasaan kolektif masyarakat. Belakangan ini, publik Maluku Utara kembali dikejutkan dengan sikap dan pernyataan sejumlah pejabat yang bukan hanya serampangan, tetapi juga menyinggung perjuangan rakyat. Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, seolah lupa […]

  • Lapangan Warisan Ternate

    Lapang Warisan Hidupkan Permainan Tradisional

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.157
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi konten digital, sejumlah anak muda di Ternate menggagas sebuah gerakan sosial bertajuk Lapang Warisan. Komunitas ini hadir sebagai ruang alternatif untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus menjadi tempat healing yang murah dan menyenangkan bagi masyarakat, terutama anak-anak. Permainan seperti Balengko-Balengko (petak kumpet) ,Boi Tampurung, Benteng, […]

expand_less