Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

2. Kanker

Arsenik, timbal, dan zat kimia beracun lainnya memiliki efek karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker kulit, pankreas, payudara, dan usus.

3. Gangguan Pernapasan

Zat berbahaya seperti asbes, merkuri, dan arsenik juga mencemari udara, menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), hingga kanker paru. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan.

4. Gangguan Saraf dan Hormon

Racun dari limbah pertambangan bisa mencemari hasil pertanian. Konsumsi sayur dan buah yang terpapar logam berat dalam jangka panjang dapat mengganggu sistem saraf dan keseimbangan hormon, termasuk hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron.

5. Kelainan Bawaan pada Janin

Paparan logam berat pada ibu hamil bisa berdampak serius pada perkembangan janin, menyebabkan cacat lahir, gangguan saraf, penyakit jantung bawaan, hingga kematian janin.

Saatnya Mengedepankan Keselamatan Lingkungan dan Kesehatan Publik

Krisis lingkungan akibat pertambangan bukan sekadar isu ekologis—ini adalah persoalan kemanusiaan. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus menyadari bahwa pembangunan yang tidak memperhatikan keselamatan lingkungan sama saja dengan menabung risiko bagi generasi mendatang.

Pengelolaan limbah harus memenuhi standar ketat, pengawasan perlu ditingkatkan, dan informasi kepada masyarakat harus transparan. Maluku Utara seharusnya dikenal bukan hanya karena kekayaan tambangnya, tetapi juga karena keberaniannya menjaga keseimbangan antara pembangunan, lingkungan hidup, dan kesehatan warganya.

Artikel ini bertujuan untuk edukasi dan tidak menggantikan saran medis profesional. Jika Anda mengalami gejala kesehatan yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan terdekat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah Malut Dukung Transformasi Digital Gubernur Sherly Tjoanda

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Digitalisasi Sebagai Keharusan Senada dengan hal tersebut, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menegaskan bahwa digitalisasi pemerintahan di era teknologi saat ini sudah menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. “Pelayanan publik harus beradaptasi agar lebih responsif dan efisien. Digitalisasi akan meminimalisir jalur birokrasi yang berbelit-belit, sehingga akses masyarakat terhadap layanan pemerintah menjadi lebih […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • Panggung talkshow Kita Berkebaya di ARTJOG 2025 menampilkan Lantun Orchestra di Jogja National Museum.

    Talkshow Kita Berkebaya di ARTJOG 2025 Angkat Peran Perempuan dan Budaya

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 403
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (8/8/25) – Sebagai bagian dari rangkaian acara ARTJOG 2025, sebuah talkshow bertajuk “Kita Berkebaya“ sukses digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025, di Jogja National Museum. Acara ini menjadi sorotan publik karena mengusung isu penting seputar pemberdayaan perempuan melalui kebaya sebagai simbol budaya dan identitas nasional. Talkshow Kita Berkebaya diselenggarakan oleh Narasi, Bakti […]

  • Source : Istimewa

    Dari Sajdah ke Kesadaran: Ramadan dan Tanggung Jawab Menjaga Bumi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Gilang Hi Adam
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Di awal bulan Ramadan ini, mari kita berhenti sejenak. Sebab di tengah ibadah yang kita jalani, ada ketertindasan yang terus berlangsung di hadapan mata dan batin kita.Ramadan bukan sekadar menahan lapar, dahaga, dan nafsu. Ia seharusnya menjadi latihan empati—agar kita tidak lagi memandang penderitaan sebagai sesuatu yang biasa. Lebih dari itu, puasa adalah momentum kesetaraan. […]

  • Suprio Datang terpilih sebagai Ketua GMKI Ternate dalam Konfercab 2025

    GMKI Ternate Gelar Konfercab, Suprio Datang dan Sutrisno Siliba Terpilih Pimpin Cabang Periode 2025–2027

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle kontributor wilayah kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025. Forum ini berlangsung alot karena perdebatan kriteria kepemimpinan dan sempat deadlock lebih dari sepekan. Akhirnya, forum memilih Suprio Datang sebagai Ketua Cabang dan Sutrisno Siliba sebagai Sekretaris Cabang periode 2025–2027. Konfercab tahun ini menjadi momentum […]

  • Source : Istimewa

    Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri. Eksistensi kesadaran Mahasiswa […]

expand_less