Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 29 Agustus 2025 — Ikatan Mahasiswa Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) sukses menggelar Festival Budaya Halmahera Tengah bertajuk “Bakudapa Budaya: Dari Halteng untuk Nusantara” di Gedung Militaire Societeit, Yogyakarta Kamis Sore (28/8) . Acara ini menjadi festival budaya pertama yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan nilai-nilai lokal ke panggung nasional.

Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari tarian daerah, musik tradisional, hingga dialog publik. Kehadiran mahasiswa, komunitas budaya, dan sejumlah tamu undangan menandai tingginya antusiasme masyarakat untuk merayakan keragaman budaya Maluku Utara.

Pesan Ketua Ikemap Halteng

Ketua Ikemap Halteng, Ishak Abidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung terselenggaranya acara, termasuk Dinas Pariwisata Bantul, pendamping desa wisata, serta mitra kolaborasi lainnya.

“Festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi ruang kontribusi dan ajang kreativitas anggota. Nilai-nilai lokal Halteng menjadi tongkat estafet kebudayaan yang wajib kita lanjutkan. Festival ini juga membuka peluang publikasi wisata Halmahera Tengah, bukan hanya di Pulau Jawa, tetapi juga dalam kesadaran kolektif kita bersama,” ujar Ishak.

Sambutan Pemerintah Halmahera Tengah

Mewakili Bupati Halmahera Tengah, Dr. Lasamida Kurupunda, M.Pd, selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, menyampaikan pesan mendalam dari Bupati, Sekda, dan Wakil Bupati Halmahera Tengah.

“Saya ditugaskan sebagai penyambung lidah pemerintah daerah. Kami berharap festival ini memberi nilai tambah bagi mahasiswa dan masyarakat. Mencapai prestasi bukanlah hal mudah, karena selalu ada tantangan. Namun, semua itu dapat dijawab dengan kecerdasan emosional, spiritual, dan kekuatan nilai budaya yang kita miliki,” tegas Lasamida.

Ajang Perkenalkan Budaya Halteng

Festival Budaya Halmahera Tengah di Yogyakarta menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan tradisi, kearifan lokal, sekaligus potensi pariwisata Halteng. Acara ini diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan, menjadi ruang kreativitas mahasiswa, dan menguatkan identitas budaya di tingkat nasional.** (Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    Di tengah gempuran Israel dan dukungan sekutunya, Palestina berdiri di tanah yang diduduki sebagai simbol yang pantang menyerah. Sebuah cerminan dari perjuangan yang dilakukan oleh Palestina sebagai gerakan perlawanan melawan penindasan dan ketidakadilan, ini bukan hanya konflik politik dan teritorial tetapi simbol yang melampaui semua itu. Semangat revolusioner merembes ke dalam jiwa dalam setiap gerakan […]

  • Seminar Pengembangan Karier, Rektor Alma Ata Beri Motivasi Calon Wisudawan

    Seminar Pengembangan Karier, Rektor Alma Ata Beri Motivasi Calon Wisudawan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar seminar pengembangan karier untuk para calon wisudawan dan wisudawati periode April 2025. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 21 April 2025 di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari, Gedung MAM lantai 9, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Rektor Universitas Alma Ata, Prof. Dr. […]

  • Source : Istimewa

    LBH Ansor Maluku Utara Desak Polda Hentikan Kriminalisasi 14 Warga Sagea–Kiya

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 157
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO)— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara secara resmi menyatakan sikap solidaritas terhadap LBH Marimoi dalam mengawal pendampingan hukum bagi 14 warga Desa Sagea dan Kiya, Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah. Warga tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan di kepolisian atas tuduhan merintangi aktivitas pertambangan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara menegaskan bahwa pemanggilan […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • Source : Istimewa

    Hari Pers Nasional 2026: LBH Ansor Malut Soroti Tekanan Kekuasaan terhadap Jurnalis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 121
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi alat koreksi sosial dan penjaga kebenaran di tengah tekanan kekuasaan yang kian kompleks, Senin (9/2/2026). Momentum Hari Pers Nasional ini dinilai sebagai titik refleksi penting bagi demokrasi, khususnya dalam mengawal isu konflik agraria, lingkungan, dan korupsi di Maluku Utara. […]

  • BELA RUANG HIDUP: Warga Desa Sagea saat melakukan aksi protes terhadap aktivitas pertambangan yang mengancam lingkungan mereka. WALHI Maluku Utara mendesak kepolisian menghentikan pemanggilan terhadap 14 warga yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi pejuang lingkungan. (Foto: Istimewa)

    WALHI Malut Desak Polda Hentikan Pemanggilan 14 Warga Desa Sagea

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Ternate, (BALENGKO) – WALHI Maluku Utara memandang serius pemanggilan 14 warga Desa Sagea oleh Polda Maluku Utara pasca aksi penolakan aktivitas pertambangan PT Mining Abadi Indonesia (MAI). Aksi yang dilakukan warga bersama Koalisi Save Sagea tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. Hak itu diatur dalam Pasal 28E UUD 1945 serta […]

expand_less