Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Faturahman Djaguna Terpilih sebagai Koordinator Umum BEM FBD-DIY 2025–2026: Gerakan Mahasiswa DIY Siap Bangkit dari Krisis Demokrasi

Faturahman Djaguna Terpilih sebagai Koordinator Umum BEM FBD-DIY 2025–2026: Gerakan Mahasiswa DIY Siap Bangkit dari Krisis Demokrasi

  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 1.925
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BalengkoSpace.com, Yogyakarta | 21 Juli 2025 — Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM FBD-DIY) resmi menetapkan Faturahman Djaguna sebagai Koordinator Umum periode 2025–2026, dalam Musyawarah Besar FBD DIY yang berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Faturahman, yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, terpilih secara aklamasi berdasarkan kesepakatan forum resmi. Putra asal Maluku Utara ini diharapkan menjadi motor penggerak arah baru gerakan mahasiswa di DIY.

Visi Progresif di Tengah Krisis Demokrasi dan Era Digital

Dalam pidato perdananya, Faturahman menegaskan komitmennya untuk membangun gerakan mahasiswa yang progresif, inklusif, dan solutif sebagai poros perubahan sosial, politik, dan pendidikan di tengah krisis demokrasi serta tantangan digitalisasi.

“Visi ini bukan sekadar jargon,” tegasnya, “tetapi refleksi dari keresahan kolektif mahasiswa terhadap situasi bangsa, dan harapan agar FBD-DIY hadir sebagai simpul gerakan yang berakar pada data, gagasan, dan keberpihakan pada rakyat.”

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Tambang Halmahera Timur: PMII Ternate Tuntut Keadilan dan Bebaskan Warga

    Konflik Tambang Halmahera Timur: PMII Ternate Tuntut Keadilan dan Bebaskan Warga

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate menyatakan sikap atas penetapan 11 warga Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Warga tersebut dituduh melakukan tindakan melawan hukum saat melakukan aksi penolakan terhadap aktivitas pertambangan nikel oleh PT Position. Kami menilai, aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk perlawanan terhadap […]

  • engurus DPD JMSI Maluku Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor manajemen PT IWIP di Weda. PT IWIP menyatakan komitmennya mendukung ekosistem informasi yang sehat dan transparan di wilayah lingkar industri. (Foto: Dok. JMSI Malut)

    Pasca Musda, JMSI Maluku Utara ‘Gaspol’ Konsolidasi: Gandeng Wabup Halteng dan PT IWIP Perkuat Ekosistem Pers

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 287
    • 0Komentar

    WEDA, HALMAHERA TENGAH (BALENGKO) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Maluku Utara bergerak cepat memperkuat barisan usai gelaran Musyawarah Daerah (Musda). Memasuki fase baru kepengurusan, JMSI Maluku Utara langsung melakukan akselerasi konsolidasi dengan menyambangi para pemangku kepentingan strategis di Kabupaten Halmahera Tengah pada Rabu (21/01/2026). Langkah taktis ini diawali dengan pertemuan hangat bersama Wakil […]

  • Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Mujais Apling, S.Pd.,M,.Pd (Dekan Fakultas Inovasi Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara)
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Memperingati Hari Guru tahun ini, bangsa Indonesia kembali diajak untuk menoleh sejenak pada realitas yang dihadapi para pendidik di seluruh pelosok negeri. Di balik peran mulia mereka dalam mencetak generasi masa depan, terdapat beban dan tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan beberapa dekade lalu. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga dituntut memahami dinamika sosial, tekanan […]

  • Massa aksi BATOMA Jabodetabek membawa poster dan spanduk penolakan rasisme saat menggelar aksi di depan Komnas HAM RI, Jakarta.

    BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Barisan Terobos Maluku Utara (BATOMA) Jabodetabek bersama massa dari Maluku, Maluku Utara, dan Papua menggelar aksi solidaritas di Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta, menolak tindakan rasisme yang menimpa pesepak bola nasional Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. Aksi bertajuk “Dari Timur untuk […]

  • Konferensi pers klarifikasi laka lantas di Polres Pulau Morotai

    Polres Pulau Morotai Beri Klarifikasi Terkait Insiden Laka Lantas Anggota

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 256
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai melalui Satuan Samapta memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden kecelakaan lalu lintas yang menyeret salah satu oknum anggotanya, yang berinisal Bripka D. Pihak kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan musibah jalanan yang tidak direncanakan oleh pihak mana pun. Dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat […]

  • Tenaga medis ditarik dari ambulans saat aksi massa, menjadi korban kekerasan aparat

    Dari Ambulans ke Tangan Aparat: Tenaga Medis Jadi Sasaran Kekerasan selama aksi demontrasi

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Muh. Rizki
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Indonesia kembali dilanda gejolak. Gelombang aksi massa yang bergulir sejak 25 Agustus 2025 baik di ruang publik maupun media sosial, berakar pada keresahan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Persoalan seperti minimnya lapangan kerja, rendahnya tingkat upah, wacana kenaikan pajak, serta rencana peningkatan tunjangan anggota DPR yang dinilai tidak proporsional, telah memicu gelombang protes yang meluas. […]

expand_less