Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Gugat DPRD DIY, Forum BEM Se-DIY Suarakan 10 Tuntutan Krusial Mulai dari Krisis Sampah Hingga Isu Nasional

Gugat DPRD DIY, Forum BEM Se-DIY Suarakan 10 Tuntutan Krusial Mulai dari Krisis Sampah Hingga Isu Nasional

  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM Se-DIY) kembali melayangkan mosi gugatan terbuka yang ditujukan langsung kepada jajaran DPRD DIY. Dalam aksi bertajuk “Bangun Persatuan Rakyat, Rebut Daulat Rakyat Dan Lawan Republik Otoriter”, aliansi mahasiswa ini menuntut respons konkret legislatif atas berbagai sengkarut sosial-ekonomi yang terjadi di tingkat nasional maupun lokal kedaerahan.

Melalui rilis resmi yang dikeluarkan pada Selasa (23/06/2026), mahasiswa menilai roda pemerintahan saat ini kian menjauh dari amanat keadilan sosial yang termaktub dalam konstitusi. Di sektor makro, Forum BEM Se-DIY menyatakan sikap tegas menolak segala skema kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta regulasi fiskal yang menjepit daya beli buruh, petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Selain kebijakan energi, mahasiswa mendesak dilakukannya evaluasi total pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penghentian proyek Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai memboroskan postur APBN. Penolakan keras juga dialamatkan pada revisi regulasi hukum TNI/Polri yang dianggap berpotensi menggerus hak sipil dan menghidupkan kembali bayang-bayang otoritarianisme.

Soroti Krisis Sampah Jogja dan Kenakalan Remaja

Berbeda dengan konsolidasi sebelumnya, dalam gugatan kali ini Forum BEM Se-DIY secara khusus membidik performa Pemprov dan DPRD DIY dalam merampungkan problem domestik yang menahun. Dua isu utama yang menjadi sorotan tajam adalah darurat tata kelola lingkungan dan fenomena sosial kepemudaan.

Mahasiswa mendesak pemangku kebijakan segera menghadirkan solusi jangka panjang dan berkelanjutan terkait krisis sampah di Yogyakarta yang hingga kini belum menemui titik terang. Selain itu, penanganan kenakalan remaja diminta tidak hanya menyentuh aspek hukum penindakan, melainkan lewat intervensi kebudayaan yang sistematis.

Sebagai landasan gerakan, Forum BEM Se-DIY secara resmi mempermaklumkan 10 poin tuntutan utama:

  1. Menolak kenaikan harga BBM dan kebijakan yang membebani rakyat kecil.
  2. Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  3. Hentikan Koperasi Desa Merah Putih yang tidak efektif dan membebani APBN.
  4. Mencabut UU TNI/Polri yang mengancam demokrasi dan kebebasan Sipil.
  5. Segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat dan Segera menyusun dan mengesahkan RUU Perlindungan Aktivis.
  6. Menghentikan eksploitasi tanah adat di seluruh Indonesia.
  7. Melaksanakan reformasi total partai politik dan reformasi birokrasi.
  8. Mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis bagi seluruh rakyat Indonesia.
  9. Tuntaskan Kenakalan remaja di DIY, dan mendorong DPRD bersama Pemerintah DIY segera menyusun dan mengesahkan Perda tentang Pendidikan Khas Kejogjaan.
  10. Menuntut Pemerintah dan DPRD Tuntaskan Persoalan Sampah di DIY.

Gerakan mahasiswa menegaskan komitmennya untuk mengawal kesepuluh poin di atas demi memastikan jalannya pemerintahan daerah maupun pusat tetap berada pada rel cita-cita Reformasi 1998.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaksi BS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP […]

  • Suasana diskusi publik SEMAINDO Halmahera Barat tentang pengembangan geothermal dan transisi energi rendah karbon di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Balengko Space, Jakarta, 12 Maret 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia (SEMAINDO) Halmahera Barat DKI Jakarta menggelar diskusi publik dan buka puasa bersama bertajuk “Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis.” Kegiatan yang berlangsung di Hotel BlueSky Raden Saleh, Jakarta, ini menghadirkan narasumber dari pemerintah, asosiasi energi panas bumi, kalangan industri, serta […]

  • Gebyar Pasar Murah Ternate: Gubernur Maluku Utara Berikan 10.000 Paket Sembako Murah

    Gebyar Pasar Murah Ternate: Gubernur Maluku Utara Berikan 10.000 Paket Sembako Murah

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fairy Sinta
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Ternate, (22/3/25) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe menggelar Gebyar Pasar Murah di Ternate untuk menyambut Ramadan 1446 H. Program ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di beberapa kabupaten di Maluku Utara. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara menginisiasi kegiatan ini dengan menyediakan […]

  • Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 379
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Desa Koloray di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kondisi ini tidak hanya mengancam infrastruktur pemukiman, tetapi juga berpotensi menghilangkan sumber air bersih bagi sekitar 600 jiwa penduduk setempat. Berdasarkan pantauan, bangunan penahan ombak (breakwater) yang sebelumnya dibangun melalui Program Nasional […]

  • Wagub Maluku Utara tinjau jembatan ambruk di Payahe–Dehepodo, Dusun Yef, Kota Tidore Kepulauan

    Wagub Maluku Utara Tinjau Jembatan Ambruk Desa Sigela

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 592
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MALUT — Minggu siang, 10 Agustus 2025, pukul 13.43 WIT, Wagub Maluku Utara KH. Sarbin Sehe tinjau jembatan ambruk di ruas jalan Payahe, tepatnya di Dusun Yef, Desa Sigela, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Jembatan tersebut ambruk diduga akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan […]

  • Ilustrasi ; Presiden Prabowo Subianto tandatangani regulasi ketahanan pangan nasional.

    Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 348
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Pemerintah terus memacu penguatan ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama kemandirian bangsa. Langkah serius ini ditandai dengan diterbitkannya tiga regulasi terbaru oleh Presiden Prabowo Subianto yang mencakup percepatan infrastruktur pascapanen hingga target swasembada pangan. Ketiga regulasi tersebut dirancang untuk menciptakan sinergi lintas sektoral guna menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan di seluruh […]

expand_less