Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 502
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di Indonesia, kita biasa mengenal istilah ini dengan ungkapan ‘Bohir’ yang berarti ‘pemilik modal’. Dalam bahasa aslinya—Belanda, bouwheer berarti “kontraktor”, berasal dari bouwen—membangun, dan heer—tuan. Dalam bahasa Indonesia, khususnya percakapan politik sehari-hari, istilah ‘Bohir’ ini merujuk pada pemberi modal politik. Umumnya istilah ini digunakan secara negatif. Maka yang dimaksud dengan ‘Bohir’ adalah rentenir politik yang “miminjamkan” uangnya ke calon-calon yang akan berkontestan—berlaga-laga dalam proses pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah di Indonesia.

Begitu vitalnya peran para ‘Bohir’, banyak orang yang percaya kepada kekuatan makhluk ‘Bohir’ ini adalah sebagai kunci penentu kememangan pasangan calon dalam pemilihan. Pasangan calon kepala daerah yang tak punya ‘Bohir’ yang mendanainya dipastikan akan mengalami kesulitan dan kesengsaraan—bahkan dapat mengalami kekalahan yang menyakitkan. Jika pasangan calon bisa memenangkan pertarungan politik dalam pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah—Gubernur—Bupati—Walikota tanpa didanai oleh para ‘Bohir’, maka itu adalah mukjizat, dan tidak mungkin mukjizat itu berlaku pada dirinya sebagai manusia biasa. Karena mukjizat itu hanya berlaku khusus pada diri para Nabi dan Rasul sebagai manusia pilihan Allah Swt—Tuhan Yang Maha Kuasa. Artinya, jika pasangan calon hendak menang dalam pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah dengan jalan harus didanai oleh para ‘Bohir’, maka pasangan calon itu harus didanai oleh para ‘Bohir’ itu. Kenapa? Karena calon-calon itu tidak kuat modal ekonominya—dia moco model gunung gamalama karena tidak sanggup untuk membiayai ongkos politiknya sendiri—tidak sanggup berdiri di atas kakinya sendiri, melainkan harus berdiri dengan memakai kaki para ‘Bohir’ itu. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDUL FITRI dan ZOON POLITICON

    IDUL FITRI dan ZOON POLITICON

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Dr. Fahrul Abd. Muid, S.Th.I, MA
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Setiap kali kita merayakan hari raya ‘Idul Fitri, kita selalu dituntut untuk merenungkan dan menghayati pesan-pesan moral yang terkandung dalam Idul Fitri itu. Pesan-pesan itu sesungguhnya dapat ditelusuri lewat kata ‘Idul Fitri itu sendiri. ‘Idul Fitri adalah kata majemuk (tarkib al-idhafi) yang terdiri dari kata ‘id dan al-fitr. Kata ‘id semula berasal dari kata ‘aud, […]

  • Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

    Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Foto : Hied Ketika seni jalanan bertemu dengan kreativitas tanpa batas, nama Hied hadir sebagai salah satu seniman graffiti yang mencuri perhatian. Dengan gaya unik dan energi khas anak muda, Hied berbagi cerita tentang perjalanan, inspirasi, tantangan, dan harapannya untuk dunia graffiti di Indonesia. Perjalanan Awal: Dari Coretan Iseng ke Seni Bermakna “Aku mulai suka […]

  • Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, 22 Februari 2025 – Ciko Molle, Operation Manager dari Containder, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ternate di Kecamatan Ternate Barat hari ini. Dari kejauhan, tumpukan sampah yang semakin menggunung menyambut kedatangan tim. Ciko menegaskan, masalah sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak menjadi boomerang di masa depan. […]

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

  • Forum BEM DIY membacakan Maklumat Pemuda Jogja di Yogyakarta dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.

    Forum BEM DIY Serukan Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) menyampaikan maklumat bertajuk “Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat.” Seruan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam menjaga semangat persatuan serta menegakkan kedaulatan rakyat di tengah kondisi politik dan sosial yang dinilai […]

  • Panggung talkshow Kita Berkebaya di ARTJOG 2025 menampilkan Lantun Orchestra di Jogja National Museum.

    Talkshow Kita Berkebaya di ARTJOG 2025 Angkat Peran Perempuan dan Budaya

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 533
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (8/8/25) – Sebagai bagian dari rangkaian acara ARTJOG 2025, sebuah talkshow bertajuk “Kita Berkebaya“ sukses digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025, di Jogja National Museum. Acara ini menjadi sorotan publik karena mengusung isu penting seputar pemberdayaan perempuan melalui kebaya sebagai simbol budaya dan identitas nasional. Talkshow Kita Berkebaya diselenggarakan oleh Narasi, Bakti […]

expand_less