Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 503
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hal ini sangat memungkinkan agar siapa saja pasangan calon yang menang dalam proses pemilihan itu, maka ‘Bohir’ itu pasti aman juga. Tapi, pertanyaannya, apakah para ‘Bohir’ itu memiliki kekuatan untuk mengendalikan kekuatan partai politik? Maka dapat dipahami bahwa tidak ada satu pun makhluk ‘Bohir’ itu yang bodoh untuk menanamkan investasi politiknya hanya ke satu partai politik saja atau hanya satu pasangan calon saja. Tapi, sesungguhnya para ‘Bohir’ itu pasti menanamkan investasi politiknya pada koalisi partai politik lainnya—mereka tersebar pada semua pasangan calon. Akibatnya, jika pasangan calon itu, telah menang dalam proses pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah, karena memang ‘bohir’-nya banyak yang berinvestasi maka tidak ada satu ‘Bohir’ pun yang merasa mendominasi pasangan calon yang ditetapkan oleh KPU sebagai pemenangnya.

Faktanya, para pasangan calon itu sangat membuka diri—open up kepada para ‘Bohir’ untuk meletakkan telurnya. Dan, memang jarang kita temukan adanya pasangan calon dalam proses pemilihan kepala daerah di Indonesia, hanya di dominasi oleh satu orang ‘Bohir’ yang menanamkan invetasi tunggal atasnya. Kecuali memang ada pasangan calon atau partai politik yang ‘nekat miskin’ hanya menggantungkan nasib politiknya pada satu ‘Bohir’ saja—tidak mau menerima invetasi politik yang banyak dari para ‘Bohir’, dan ini jarang sekali terjadi di Indonesia. Tapi, justru kebalikannya pasangan calon itu pasti didominasi oleh banyak ‘Bohir’ yang menanamkan investasi politiknya. Maka, secara otomatis setiap pasangan calon yang menang itu sudah tersandera oleh para ‘Bohir’—pemilik modal politik. Karena, yang namanya makhluk ‘Bohir’ itu dalam otaknya hanya mencari keuntungan saja dengan lahan bisnisnya. Dan, pastinya si ‘Bohir’ ini tidak mau mengalami kerugiaan—nekat miskin saat mengeluarkan dananya. Karena dalam politik si ‘Bohir’ jangan sampai salah dalam meletakkan investasinya hanya tertuju kepada satu pasangan calon yang pada akhirnya kalah. Inilah potret demokrasi kita di Indonesia yang sangat mahal pembiayaannya. Maka, solusinya adalah dengan memperjuangkan politik gagasan—jihad siyaasah al-afkaariyyah ditengah masyarakat pemilih.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sula, (16/3/25) – Komunitas Literasi PATCOIFA Sula bersama Komunitas Anak Falabisahaya (KAF) telah resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Ramadhan dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan di Desa Falabisahaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam selama bulan Ramadhan. Kontes Literasi Ramadhan ini akan […]

  • Mahasiswa Biologi Sains UNUTARA melakukan penelitian ekosistem laut Maluku Utara

    Program Studi Biologi Sains UNUTARA: Momentum Emas Pengembangan Riset dan Konservasi Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Rosita Tuhuteru (Ketua Himpunan Mahasiswa Sains Biologi)
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Tentu, tantangan tidak kecil. Jurusan baru membutuhkan fasilitas laboratorium memadai, dosen dengan kompetensi riset terkini, serta jejaring kerja sama dengan pemerintah, lembaga penelitian, dan komunitas lokal. Tanpa itu semua, program ini berisiko hanya menjadi “nama” tanpa dampak signifikan. Selain itu, perlu kesadaran bahwa Biologi Sains bukan hanya untuk menjadi guru biologi, tetapi juga bisa membuka […]

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    Menurutnya, penulisan buku ini bukan untuk mencari popularitas. “Saya ingin menuliskan keresahan saya. Apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan di Sagea, Lelief, Sawai, dan kampung-kampung lain di Halmahera Tengah. Rusaknya lingkungan bukan sekadar isu lokal, tapi harus diketahui publik luas,” jelasnya. Bagi Masri, aktivisme tidak selalu berarti turun ke jalan. Ada bentuk lain […]

  • Ketika Adzan Bersahut di Negeri Konflik: Makna Ramadhan Bagi Dunia Islam Yang Terbelah

    Ketika Adzan Bersahut di Negeri Konflik: Makna Ramadhan Bagi Dunia Islam Yang Terbelah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Bayangkan sebuah kota yang setiap senjanya dipenuhi gema adzan, tetapi di saat yang sama langitnya diterangi bukan oleh cahaya magrib, melainkan kilatan ledakan. Analogi ini bukan sekadar retorika puitis, melainkan realitas yang masih terjadi di sejumlah wilayah dunia Islam. 

  • Yohanes Ama Laga Soromaking Ketua BEM Janabadra Terpilih Periode 2026-2027

    Yohanes Ama Laga Soromaking Terpilih sebagai Ketua BEM Janabadra Periode 2026-2027

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Andhika
    • visibility 255
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Masa penantian mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta akan kekosongan wadah aspirasi akhirnya resmi berakhir. Melalui proses Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) yang berlangsung demokratis, Pasangan Calon Nomor Urut 2, Yohanes Ama Laga Soromaking dan Reno, resmi keluar sebagai pemenang dan dipercaya menakhodai BEM Universitas Janabadra Periode 2026–2027. Kembalinya BEM Universitas Janabadra menjadi momentum krusial […]

  • Farijal Teng Maju Ketua GP Ansor Ternate Konfercab V

    Dinamika Konfercab V, Farijal Teng Maju Ketua GP Ansor Ternate

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, TERNATE – Bursa kepemimpinan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Ternate kian bergairah jelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) V. Kader pemuda Nahdliyin, Farijal Teng, secara resmi menyatakan diri siap maju bertarung sebagai Calon Ketua PC GP Ansor Kota Ternate untuk menakhodai arah pergerakan organisasi ke depan. Pencalonan Farijal Teng mewarnai dinamika internal […]

expand_less