ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 51
- comment 0 komentar

Source : Getty Image
Hari ini, kita mengatahui merk produk terkenal di dunia, misalnya merk Adidas, Nike, Hermes dan sebagainya. Semua merk-merk kelas dunia itu merupakan produksi-asli buatan orang-orang yahudi dalam mengembangkan sektor perekonomian dunia. Setelah perang dunia ke-I dan II ada yang dikenal dengan Bank Dunia-World Bank, dan IMF-international monetary fund. Terjadinya perang antar negara di dunia ini sebenarnya bertujuan untuk jualan senjata dan ingin menguasai kilan minyak bagi negara yang menang perang, karena negara yang mengalami kekalahan dalam peperangan itu akan berusaha untuk bangkit kembali membangun negaranya yang sudah porak-porandakan itu.
Maka, untuk memulihkan negaranya yang telah kalah perang, tidak ada cara lain kecuali dengan cara harus meminjam uang ke Bank Dunia dan IMF yang telah disiapkan sistemnya oleh orang-orang yahudi-begitu cerdiknya otang orang yahudi kawan! Ada seorang ideolog yahudi namanya Theodore Hurzl 1889 Masehi memimpin sebuah gerakan yang terstruktur, sistematis, dan masif yang kemudian memerintahkan agar orang-orang yahudi yang berada di seluruh negara eropa untuk pulang kampung ke tanah yang telah dijanjikan Tuhan kepada mereka. Ketika itu, tanah Palestina yang hingga saat ini menjadi rebutan tak berkesudahan itu masih punya wilayah jajahan kekuasaan kekhalifahan Turki Usmani. Dan, ketika kekhalifahan Turki Usmani runtuh tidak berdaya lagi seperti laki-laki yang sakit-sakitan, maka tanah air palestina menjadi wilayah kekuasaan jajahan bangsa Inggris.
Kemudian, berdasarkan perjanjian Sykes dan Picot, Inggris mengatakan bahwa Mesir, Lebanon, Al-Jazair bukanlah tempat yang tepat untuk menempatkan orang-orang yahudi. Ketika orang-orang yahudi yang berada di eropa itu, jika mereka kembali ke palestina, tanah yang cocok bagi mereka harus kita tempatkan di mana. Oleh karena itu, sangat tidak mungkin Inggris menempatkan orang-orang yahudi di Mesir, Lebanon, Al-Jazair, Lebya, dan Syiria. Maka, Inggris memilih tanah palestina yang merupakan wilayah jajahannya untuk menempatkan orang-orang yahudi pada tanah yang hanya seluas sepertiga dari tanah palestina. Sementara saat itu tanah palestina sudah ditempatkan oleh orang-orang arab yang memiliki watak yang sangat keras tapi meraka tidak bisa menolak keputusan Inggris.
Pada tahun 1930-1946 orang-orang arab sama sekali tidak setuju-bersikap keras jika orang-orang yahudi ditempatkan di tanah palestina, sehingga selama 16-enam belas tahun tidak pernah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak-antara yahudi dan orang Arab. Ketika beberapa negara arab gabung jurus untuk berperang melawan bangsa Israel, maka yang selalu menang dalam perang itu pastilah dimenangi oleh bangsa Israel yang sudah memiliki kekuatan militer yang sudah canggih. Kemudian, pada bulan Mei tahun 1947 bangsa Israel pun melakukan deklarasi untuk menjadi bangsa yang merdeka, dan diakuilah kemerdekaannya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa-PBB.
Sementara posisi palestina tidak melakukan hal yang sama untuk mendeklarasikan negara Palestina untuk Merdeka-disitulah letak kebodohannya. Mereka kalah telak dengan gerakan politik bangsa Yahudi yang cepat-cepat berdaulat untuk Merdeka menjasi sebuah negara. Selanjutnya, terjadi resolusi yang dikeluarkan oleh PBB yang dikenal dengan ‘resolusi 181’ yang isinya adalah bangsa Inggris memberikan sebagian tanah palestina yang tak bertuan itu kepada orang-orang yahudi untuk kemudian menjadi negara Israel sampai hari ini.
- Penulis: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar