Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 457
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yahudi itu siapa? Ternyata Yahudi itu adalah anak-anak dari Nabi Ya’qub As. Karena Nabi Ya’qub memiliki 12-dua belas anak yaitu: Ruben, Levi, Yusuf, Yahuda, Simon, Benyamin, Dina, Naftali, Gad, Asyer, Ishakar, dan Zebolun. Lalu Samiri ini membuat bentuk sesembahan mereka dari bahan material untuk dijadikan patung Sapi. Samiri berinovasi untuk mamatrealiasasikan bentuk spritualitas mereka dengan cara mentajassumkan atau dengan melakukan pembendaan sesembahan itu sedemikian rupa, menjadi benda berbentuk patung sapi sebagai Tuhan yang patut untuk mereka sembah.

Kemudian, Nabi Musa As sekembalinya dari bukit Thursina-tempat Nabi Musa menerima wahyu kepada kaumnya dan menyaksikan keadaan mereka sudah berubah 180-seratus delapan puluh derajat akibat berhasilnya Samiri menghasut kaumnya untuk merubah Minset mereka agar tidak lagi menyembah kepada Allah Swt-Tuhan-Nya Nabi Musa As. Akhirnya Nabi Musa menjadi marah besar lalu memukul Samiri dengan satu kali pukulan yang menyebabkan Samiri jatuh pinsang selama 7-tujuh hari tak sadarkan diri-ente rasakan itu. Pada saat yang sama Nabi Musa juga begitu marah kepada saudaranya Nabi Harun As karena dianggap gagal menjaga iman kaumnya dengan cara menarik jenggot Harun sehingga mengalami kesakitan yang serius sambil Musa berkata kepada Harun, kenapa engkau membiarkan mereka berpaling keluar dari ajaran Tauhid-kalimat Laa Ilaha Illallahi. Harun pun berkata kepada saudaranya Musa, bahwa mereka sudah aku peringatkan untuk tetap istiqamah-konsisten menyembah Allah Swt, tapi mereka dasarnya memang bandel-kaflal-kapal angin dan memiliki watak yang sangat keras karena berhasil dihasut oleh Samiri itu sendiri.

Jumlah mereka sekitar 12-dua belas ribu orang yang ikut murtad dengan hasutan dari Samiri untuk menyembah patung sapi. Patung sapi yang mereka sembah itu memang memiliki nuansa mistik, seperti bisa bersuara dengan menyebutkan nama orang-dapat berbicara dengan orang lain dan seterusnya karena disetting oleh kecerdasan Samiri. Akhirnya, Nabi Musa As mencoba mengajak mereka agar kembali bertaubat kepada Allah Swt-menyembah kepada Allah Swt-Tuhan Yang Maha Tunggal-Esa. Tapi, mereka pun tidak mau lagi-hati mereka sudah menjadi keras, sehingga Nabi Musa As memutuskan untuk mengeksekusi-membunuh mereka karena sudah murtad akibat pengkhianatannya kepada ajaran Nabi Musa As.

 Nabi Musa As sangat memiliki kekuatan yang luar biasa-kekuatan mukjizatnya. Semua orang ketika itu sangat takut berbantah-bantahan dengannya. Nabi Musa As kalau membentak orang saja, maka orang itu pasti pinsang apalagi memukulnya pasti mati orang itu. Dalam Al-Qur’an ditemukan terminologi “qawiyyun amin” artinya orang yang kuat lagi berintegritas, maksudnya orang yang kuat itu adalah Nabi Musa As-lihat QS. Al-Qashash:26. Aneh tapi nyata kawan, ketika Musa kecil pernah dirawat oleh Ramses bin Meneftan yang bergelar Fir’aun di Mesir pada Istananya sebagai anak angkatnya.

Istrinya Ramses bernama Asiyyah binti Mazahim yang berperan aktif mengasuh dan mendidik Nabi Musa As dalam lingkungan Istana yang penuh dengan perilaku kemusyrikan dan maksiat kepada Allah Swt. Tapi, Nabi Musa As tetap saja dipelihara keimanannya kepada Allah Swt, sehingga Nabi Musa As sama sekali tidak terpengaruh dengan perilaku Ramses-Fir’aun dan rakyatnya yang takut dengan kelakuan Fir’aun yang mengakui dirinya sebagai Tuhan yang bisa mematikan orang dengan menyiksanya dan bisa menghidupkan orang dengan tidak menyiksanya.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Bisa Ganggu Proses Hukum, GP Ansor Morotai Soroti Tekanan Opini Kasus Tunjangan DPRD

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 201
    • 0Komentar

    GP Ansor Pulau Morotai Ajak Masyarakat Jaga Objektivitas Lebih lanjut, Safrudin menambahkan bahwa meskipun pendapat hukum adalah bagian sah dari diskusi akademik, tekanan publik yang berlebihan dapat mengganggu objektivitas proses pembuktian. Oleh karena itu, GP Ansor Pulau Morotai mengajak para praktisi hukum dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada aparat penegak hukum. Pihaknya […]

  • Kondisi mesin pompa air yang mengalami kerusakan di Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. (Sumber foto: Istimewa)

    Sebulan Mesin Pompa Rusak, Warga Desa Muhajirin Morotai Hidup dalam Kecemasan Akan Genangan Air

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) — Warga Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, menyampaikan harapan agar kerusakan mesin pompa air di wilayah mereka dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Mesin tersebut diketahui telah tidak berfungsi selama kurang lebih satu bulan terakhir dan dikhawatirkan dapat memicu genangan air, terutama saat curah hujan meningkat. Seorang warga berinisial […]

  • Ilustrasi foto : Ai

    Pisau Bermata Dua Media Sosial: Antara Promosi dan Ancaman “Viral” bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama Mahasiswa S1 Manajemen
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Media sosial kini bertransformasi menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kecil. Dari warung makan sederhana hingga bisnis rumahan, platform digital menawarkan solusi promosi yang murah dengan jangkauan tanpa batas. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan risiko besar yang sering kali diabaikan: risiko menjadi viral karena kesalahan. Di era yang serba cepat ini, satu kekhilafan kecil […]

  • Source : Istimewa

    Jamin Mutu Pendidikan, Prodi Kimia Unutara Jalani Visitasi Akreditasi LAMSAMA

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 733
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) melaksanakan visitasi akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) di Kampus Unutara, Ternate, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 11 Februari ini bertujuan mengevaluasi dan menjamin mutu pendidikan tinggi di wilayah Maluku Utara. Komitmen Peningkatan Kualitas Tim asesor […]

  • Ratusan Mahasiswa Unipas Demo DPRD Morotai, Sempat Terjadi Aksi Dorong dengan Aparat

    Ratusan Mahasiswa Unipas Demo DPRD Morotai, Sempat Terjadi Aksi Dorong dengan Aparat

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 197
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE MOROTAI – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (17/6/2026) kemarin. Demonstrasi tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas yang membawa sejumlah tuntutan terkait isu nasional maupun daerah. Massa aksi terdiri atas BEM Unipas, BEM FPIK, BEM FKIP, BEM Ekonomi, […]

  • Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Sumber foto : Wilton Nyoma Halmahera Barat : Sabtu (11/1/25) Gunung Tabaru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus dan memuntahkan awan panas pada pukul 19.50 WIT. Erupsi kali ini memunculkan pemandangan dramatis dengan lava pijar, gumpalan awan, dan abu vulkanik yang menyelimuti Desa Goin, Kecamatan Ibu, Halmahera Barat. Wilton Nyoma, salah seorang warga Desa Goin, […]

expand_less