Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 583
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Iran tak tinggal diam menghadapi tekanan ekonomi Barat. Negeri para mullah ini menggenjot diversifikasi ekonomi dan mencari celah baru dalam perdagangan energi untuk meloloskan diri dari dominasi dominasi AS. Teheran membangun hubungan yang lebih erat dengan kekuatan-kekuatan besar seperti Tiongkok, Rusia, dan India. Negara-negara besar ini berlomba tengah melepaskan diri dari ketergantungan pada dolar AS. Iran pun bereksperimen menjual minyaknya menggunakan mata uang lokal serta membangun sistem perdagangan alternatif yang tidak bergantung pada dolar meski berbagai kendala masih menghalangi.

Gerakan perlawanan ini menandai perubahan mendasar dalam tatanan ekonomi dunia. Kekuatan-kekuatan ekonomi besar mulai berani menantang dominasi AS di pasar energi dan membangun jalur perdagangan yang lebih mandiri. Kedigdayaan dolar AS sebagai mata uang utama dunia kini mulai dipertanyakan. Negara-negara besar kini berlomba-lomba mengurangi ketergantungan pada sistem yang selama ini mengendalikan Washington.

Asia Pasifik: Menghadapi Ketergantungan dan Ketidakstabilan Ekonomi
Wilayah Asia Pasifik menyandang posisi sebagai kawasan dengan ekonomi terbesar dan pertumbuhan paling dinamis secara global. Namun demikian, kebutuhan energi yang terus meningkat sebagian besar masih bergantung pada pasokan dari luar wilayah, terutama dari kawasan Timur Tengah. Ketergantungan ini menciptakan kerentanan yang signifikan bagi negara-negara di kawasan ini.

China, India, dan Jepang merupakan contoh negara yang sangat bergantung pada impor energi untuk mencukupi kebutuhan dalam negerinya. Ketergantungan tersebut membuat perekonomian besar ketiga ini mudah terpengaruh oleh dinamika yang mengganggu pasokan energi. Gangguan tersebut jarang sekali dipicu oleh ketegangan di tingkat geopolitik, khususnya yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan antara kedua negara tersebut sering menciptakan kesenjangan dalam rantai pasokan energi global, yang pada akhirnya berdampak langsung pada stabilitas ekonomi pengimpor negara-negara.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia, dengan sekitar 20% produksi minyak global di seluruhnya setiap tahun sebagian besar ditujukan untuk negara-negara Asia Pasifik. Posisi strategi ini menjadikannya sangat rentan terhadap gangguan, terutama akibat sanksi AS terhadap Iran dan ketegangan militer di kawasan. Gangguan di selat ini berpotensi memicu penurunan signifikan harga minyak dan gas di pasar dunia.

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKSI SOLIDARITAS: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (24/2/2026). Aksi ini menuntut keadilan atas meninggalnya Arianto Tawakal di Maluku serta menolak tindakan represif kepolisian. (Foto: Istimewa)

    Solidaritas Kasus Arianto, BEM UMT Gelar Aksi Damai di Depan Polres Metro Tangerang Kota

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Respons Kapolres Metro Tangerang Kota Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menemui langsung massa aksi untuk memberikan tanggapan. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakprofesionalan oknum di Maluku dan menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku tengah berjalan di Polda Maluku. Terkait institusi yang dipimpinnya, Kombes Pol. Jauhari menyatakan komitmen penuh untuk melakukan evaluasi […]

  • Kantor Polres Pulau Morotai tempat warga melaporkan dugaan penyerobotan tanah

    Abaikan Somasi dan Mediasi, Warga Morotai Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Daruba pernah memfasilitasi mediasi pada 23 September 2025. Namun, para terlapor tidak menghadiri pertemuan itu. Kuasa hukum menilai sikap tersebut membuktikan bahwa mereka tidak memiliki itikad baik menyelesaikan sengketa secara kekeluargaan. “Tindakan para terlapor jelas melawan hukum. Klien kami mengalami kerugian materil maupun immateril. Karena itu, kami minta kepolisian segera memproses laporan ini […]

  • Pertemuan hangat antara Ketua Umum HIPPMAMORO Yogyakarta sekaligus Koordinator Umum Forum BEM DIY dengan Dr. Firman Jaya Daeli, mantan anggota DPR RI/MPR RI, menjadi ruang dialog seputar kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

    BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Keduanya sepakat bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pulau Morotai belum menghadirkan visi besar pembangunan yang sejalan dengan potensi geopolitik dan geoekonomi pulau morotai. Hubungan eksekutif dan legislatif lebih sering diwarnai kepentingan pragmatis daripada kolaborasi untuk kepentingan publik. Tidak ada peta kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang, sementara konflik sosial-ekonomi, seperti nasib nelayan dan […]

  • UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi membuka pintu bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kampus yang berlokasi strategis di Jalan Cempaka, Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin kuliah berkualitas tanpa biaya tinggi . Salah satu daya […]

  • Ratusan Mahasiswa Unipas Demo DPRD Morotai, Sempat Terjadi Aksi Dorong dengan Aparat

    Ratusan Mahasiswa Unipas Demo DPRD Morotai, Sempat Terjadi Aksi Dorong dengan Aparat

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 241
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE MOROTAI – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (17/6/2026) kemarin. Demonstrasi tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas yang membawa sejumlah tuntutan terkait isu nasional maupun daerah. Massa aksi terdiri atas BEM Unipas, BEM FPIK, BEM FKIP, BEM Ekonomi, […]

  • Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara dihadapkan pada kabar yang cukup mengusik: sebagian karyawan di kawasan industri nikel dikabarkan dirumahkan. Perhatian banyak orang tertuju pada Indonesia Weda Bay Industrial Park, salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia. Informasi yang beredar memang belum sepenuhnya seragam. Ada yang menyebut efisiensi, ada juga yang mengaitkannya dengan penurunan […]

expand_less