Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 451
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Krisis Harga dan Dampaknya pada Sektor Energi
Ketidakpastian pasokan energi di kawasan Asia Pasifik telah menimbulkan krisis harga yang dampaknya kini mulai dirasakan secara luas. Ketegangan yang terus berlanjut antara Amerika Serikat dan Iran, ditambah dengan ancaman gangguan distribusi melalui Selat Hormuz, telah memicu kenaikan signifikan harga minyak dan gas di pasar dunia. Kondisi ini tidak hanya mengancam kestabilan perekonomian secara global, tetapi juga memberikan tekanan berat bagi sektor manufaktur dan transportasi di kawasan Asia Pasifik.

Industri manufaktur di wilayah ini memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap ketersediaan energi dengan harga terjangkau untuk mendukung berbagai proses produksinya. Ketika harga energi mengalami nyala, biaya produksi otomatis ikut membengkak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga barang jadi. Situasi ini sangat mempengaruhi sektor-sektor yang berorientasi ekspor, karena produk-produk dari Asia Pasifik berisiko kehilangan daya saing di pasar internasional. Tiongkok sebagai negara produsen terbesar di dunia, misalnya, kini menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan daya saing ekspornya di tengah kenaikan biaya energi yang terus berlanjut.

Alternatif dan Resiliensi Energi
Krisis energi global dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk menyadari risiko ketergantungan berlebihan pada pasokan energi impor. Lonjakan harga energi internasional akibat ketegangan geopolitik—mulai dari konflik di Timur Tengah hingga perang di Eropa Timur—memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian domestik kawasan ini, memaksa pemerintah membangun sistem energi yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Diversifikasi sumber energi menjadi strategi utama yang dijalankan berbagai negara di kawasan ini. Tiongkok muncul sebagai kekuatan dominan dalam transformasi energi global dengan menggelontokan investasi besar-besaran untuk infrastruktur energi hijau. Negeri Tirai Bambu berhasil menjadi produsen panel surya terbesar di dunia dan tekad mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan gas demi menjaga stabilitas ekonomi sebagai konsumen energi terbesar dunia. Sementara itu, India menggenjot investasi sektor energi terbarukan dengan target kapasitas 175 gigawatt pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 500 gigawatt pada tahun 2030, bertujuan membangun perekonomian yang lebih tangguh, menurunkan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

India menggenjot investasi energi terbarukan dengan target kapasitas 175 GW pada tahun 2022 dan 500 GW pada tahun 2030, bertujuan membangun ketahanan ekonomi, menurunkan emisi, dan memperkuat ketahanan energi. Namun, kendala signifikan tetap ada: teknologi baru memerlukan investasi besar, Korea Selatan masih bergantung pada bahan bakar fosil, sementara pasca-Fukushima memperumit transisi energi. Untuk menjamin pasokan, kawasan memperkuat kerja sama Australia dengan cadangan LNG terbesar kedua di dunia, serta Indonesia dan Vietnam yang mengembangkan kapasitas terbarukan. Tantangan utama lainnya adalah ketergantungan impor dari Timur Tengah yang menyediakan lebih dari 60% kebutuhan minyak kawasan.

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar buah pinang segar yang umum dikunyah di wilayah Indonesia Timur sebagai bagian tradisi dan kesehatan.

    Manfaat dan Bahaya Buah Pinang bagi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 896
    • 0Komentar

    3. Membantu Mengatasi Anemia Zat besi yang terkandung dalam buah pinang dibutuhkan tubuh untuk produksi hemoglobin. Menurut Griffin (2021) dalam WebMD, asupan zat besi dari makanan penting untuk mencegah dan mengatasi anemia, terutama pada wanita usia subur. Beberapa sumber seperti Organic Facts juga mencatat bahwa pinang dapat membantu memperbaiki kadar energi dan mengurangi gejala lemas […]

  • Dorong Konektivitas Maritim, Sarbin Sehe Kunjungi Pelabuhan Panambuang Usai Panen Rumput Laut

    Dorong Konektivitas Maritim, Sarbin Sehe Kunjungi Pelabuhan Panambuang Usai Panen Rumput Laut

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Halmahera Selatan, 3 Mei 2025 – Usai menghadiri panen raya rumput laut di Desa Madapolo Timur, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melanjutkan kunjungan ke Balai Pengelola Pelabuhan Daerah Provinsi Maluku Utara di Desa Panambuang, Sabtu (03/05/2025) pukul 14.00 WIT. Kunjungan ini bertujuan memantau pengelolaan pelabuhan serta mendorong peningkatan konektivitas dan ekonomi maritim di wilayah […]

  • Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe menyerahkan secara simbolis hibah satu unit bus dari Kementerian Perhubungan RI kepada Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Dr. M. Nasir Tamalene, di Sofifi, Rabu (24/12/2025). foto : Istimewa

    Gubernur Maluku Utara Serahkan Hibah Bus Kemenhub ke UNUTARA Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    Sofifi (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi menerima bantuan hibah satu unit bus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (24/12/2025) pukul 16.00 Waktu Galala–Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Hibah bus tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin […]

  • PW IKA PMII Maluku Utara menggelar bedah buku 'Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII' karya Idhar Man Moti di Ternate. Kader didorong terus menulis dinamika pergerakan.

    Bedah Buku Rekam Jejak PMII, IKA PMII Malut Dorong Kader Aktif Menulis

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Maluku Utara sukses menggelar bedah buku bertajuk “Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII” karya Idhar Man Moti. Kegiatan intelektual ini berlangsung khidmat di Rotasi Cafe, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate, Jumat (15/05/2026). Acara ini sengaja diinisiasi sebagai ruang refleksi bersama untuk […]

  • Pendiri HIMAIT Universitas Alma Ata sekaligus Pengurus Pusat HIPNU, Muh. Rizki Mohtar, S.Kep (kanan), berfoto bersama Ketua LKNU PBNU masa khidmah 2022-2027, Dr. dr. M. Zulfikar As’ad, MMR (kiri), dalam rangkaian pelantikan pengurus Himpunan Perawat Nahdlatul Ulama (HIPNU) di Semarang pada tahun 2023. LKNU merupakan lembaga yang fokus pada penanganan kesehatan dan perlindungan sosial bagi warga Nahdliyin serta lingkungan pesantren. Sumber: Istimewa

    Keperawatan Universitas Alma Ata Raih Akreditasi Unggul, HIMAIT: Harapan Baru bagi Indonesia Timur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 216
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Pencapaian akreditasi Unggul yang diraih Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Universitas Alma Ata mendapat respons positif dari berbagai pihak, salah satunya dari Muh. Rizki Mohtar, S.Kep, Pencapaian ini disambut positif sebagai momentum emas bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, khususnya bagi mahasiswa asal wilayah Indonesia Timur. Angin […]

  • Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Ternate, (28/3/25), Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada 28 Maret 2025, Abdurahman bin Kamel Assegaf, Mudir Pondok Pesantren Al-Khairat Sasa dan anggota Abnul Khoirat, dengan tegas mengecam tindakan pernyataan rasis yang dilontarkan oleh Muhammad Fuad Riyadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fuad Plered, terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam pesan […]

expand_less