Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 667
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Krisis Harga dan Dampaknya pada Sektor Energi
Ketidakpastian pasokan energi di kawasan Asia Pasifik telah menimbulkan krisis harga yang dampaknya kini mulai dirasakan secara luas. Ketegangan yang terus berlanjut antara Amerika Serikat dan Iran, ditambah dengan ancaman gangguan distribusi melalui Selat Hormuz, telah memicu kenaikan signifikan harga minyak dan gas di pasar dunia. Kondisi ini tidak hanya mengancam kestabilan perekonomian secara global, tetapi juga memberikan tekanan berat bagi sektor manufaktur dan transportasi di kawasan Asia Pasifik.

Industri manufaktur di wilayah ini memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap ketersediaan energi dengan harga terjangkau untuk mendukung berbagai proses produksinya. Ketika harga energi mengalami nyala, biaya produksi otomatis ikut membengkak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga barang jadi. Situasi ini sangat mempengaruhi sektor-sektor yang berorientasi ekspor, karena produk-produk dari Asia Pasifik berisiko kehilangan daya saing di pasar internasional. Tiongkok sebagai negara produsen terbesar di dunia, misalnya, kini menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan daya saing ekspornya di tengah kenaikan biaya energi yang terus berlanjut.

Alternatif dan Resiliensi Energi
Krisis energi global dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk menyadari risiko ketergantungan berlebihan pada pasokan energi impor. Lonjakan harga energi internasional akibat ketegangan geopolitik—mulai dari konflik di Timur Tengah hingga perang di Eropa Timur—memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian domestik kawasan ini, memaksa pemerintah membangun sistem energi yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Diversifikasi sumber energi menjadi strategi utama yang dijalankan berbagai negara di kawasan ini. Tiongkok muncul sebagai kekuatan dominan dalam transformasi energi global dengan menggelontokan investasi besar-besaran untuk infrastruktur energi hijau. Negeri Tirai Bambu berhasil menjadi produsen panel surya terbesar di dunia dan tekad mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan gas demi menjaga stabilitas ekonomi sebagai konsumen energi terbesar dunia. Sementara itu, India menggenjot investasi sektor energi terbarukan dengan target kapasitas 175 gigawatt pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 500 gigawatt pada tahun 2030, bertujuan membangun perekonomian yang lebih tangguh, menurunkan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

India menggenjot investasi energi terbarukan dengan target kapasitas 175 GW pada tahun 2022 dan 500 GW pada tahun 2030, bertujuan membangun ketahanan ekonomi, menurunkan emisi, dan memperkuat ketahanan energi. Namun, kendala signifikan tetap ada: teknologi baru memerlukan investasi besar, Korea Selatan masih bergantung pada bahan bakar fosil, sementara pasca-Fukushima memperumit transisi energi. Untuk menjamin pasokan, kawasan memperkuat kerja sama Australia dengan cadangan LNG terbesar kedua di dunia, serta Indonesia dan Vietnam yang mengembangkan kapasitas terbarukan. Tantangan utama lainnya adalah ketergantungan impor dari Timur Tengah yang menyediakan lebih dari 60% kebutuhan minyak kawasan.

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Hari Guru Nasional selalu datang dengan suasana penuh penghormatan. Media sosial ramai, sekolah menggelar upacara, siswa membacakan puisi, dan berbagai instansi berlomba-lomba mengucapkan terima kasih kepada “pahlawan tanpa tanda jasa”.

  • KAWAL APBD: Naswin Rowo, Anggota DPRD Pulau Morotai, berdialog langsung dengan warga Desa Momojiu dalam agenda Reses I, Sabtu (14/3). Sejumlah aspirasi mulai dari pembangunan talud penahan ombak hingga instalasi PDAM diserap untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Pemerintah Daerah. Play Button

    Serap Aspirasi di Desa Momojiu, Naswin Rowo Kawal Usulan Warga Masuk APBD

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 617
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, melaksanakan agenda Reses I Masa Sidang I Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Momojiu, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat tersebut untuk menjaring keluhan serta kebutuhan mendesak masyarakat di daerah pemilihannya. Agenda ini […]

  • Kolaborasi DKP dan Warga, Taman Lelong Ternate Dibersihkan dari Tanaman Air

    DKP Ternate Bersihkan Taman Lelong dari Tanaman Air pada Hari Clean Up Day

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    “Kita harus optimis dengan target itu. Yang penting kita sudah berbuat. Mudah-mudahan masyarakat pesisir juga ikut terlibat menjaga lingkungan. Harapannya semua elemen ikut serta, karena laut bukan tempat sampah,” tegasnya. Suara Masyarakat Aksi pembersihan ini juga mendapat dukungan dari warga sekitar. Junaidi, salah satu pemuda Lelong, menilai pembersihan tanaman air sangat penting agar taman kembali […]

  • Pernyataan sikap AJI Yogyakarta dan Persma se DIY terkait pernyataan londo ireng Prabowo

    Sebut Jurnalis ‘Londo Ireng’, Presiden Prabowo Dikecam Koalisi AJI Yogyakarta dan Persma se-D.I.Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Gelombang protes keras melayang kepada Presiden Prabowo Subianto pascapidatonya dalam peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Kamis (23/07/2026). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta bersama Koalisi Pers Mahasiswa (Persma) se-DIY mengecam penggunaan istilah “londo ireng” yang dialamatkan kepada wartawan, jurnalis, pengamat, serta organisasi masyarakat sipil. Melalui pernyataan resmi pada […]

  • Source : Istimewa

    Peringati Milad, Cendekia Society.Id Salurkan Paket Alat Tulis untuk Santri di Palu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Kolaborasi dan Dukungan Masyarakat Keberhasilan agenda ini didukung oleh kontribusi para donatur melalui sistem paket sedekah yang terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000. Dana yang terkumpul disalurkan dalam bentuk menu berbuka puasa, makan malam, dan paket alat tulis lengkap. Apresiasi tinggi juga datang dari pihak pengelola Panti Asuhan Raudatul Ummat yang menyambut baik gerakan kemanusiaan […]

  • Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Ternate, (28/3/25), Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada 28 Maret 2025, Abdurahman bin Kamel Assegaf, Mudir Pondok Pesantren Al-Khairat Sasa dan anggota Abnul Khoirat, dengan tegas mengecam tindakan pernyataan rasis yang dilontarkan oleh Muhammad Fuad Riyadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fuad Plered, terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam pesan […]

expand_less