Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 449
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Krisis Harga dan Dampaknya pada Sektor Energi
Ketidakpastian pasokan energi di kawasan Asia Pasifik telah menimbulkan krisis harga yang dampaknya kini mulai dirasakan secara luas. Ketegangan yang terus berlanjut antara Amerika Serikat dan Iran, ditambah dengan ancaman gangguan distribusi melalui Selat Hormuz, telah memicu kenaikan signifikan harga minyak dan gas di pasar dunia. Kondisi ini tidak hanya mengancam kestabilan perekonomian secara global, tetapi juga memberikan tekanan berat bagi sektor manufaktur dan transportasi di kawasan Asia Pasifik.

Industri manufaktur di wilayah ini memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap ketersediaan energi dengan harga terjangkau untuk mendukung berbagai proses produksinya. Ketika harga energi mengalami nyala, biaya produksi otomatis ikut membengkak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga barang jadi. Situasi ini sangat mempengaruhi sektor-sektor yang berorientasi ekspor, karena produk-produk dari Asia Pasifik berisiko kehilangan daya saing di pasar internasional. Tiongkok sebagai negara produsen terbesar di dunia, misalnya, kini menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan daya saing ekspornya di tengah kenaikan biaya energi yang terus berlanjut.

Alternatif dan Resiliensi Energi
Krisis energi global dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk menyadari risiko ketergantungan berlebihan pada pasokan energi impor. Lonjakan harga energi internasional akibat ketegangan geopolitik—mulai dari konflik di Timur Tengah hingga perang di Eropa Timur—memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian domestik kawasan ini, memaksa pemerintah membangun sistem energi yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Diversifikasi sumber energi menjadi strategi utama yang dijalankan berbagai negara di kawasan ini. Tiongkok muncul sebagai kekuatan dominan dalam transformasi energi global dengan menggelontokan investasi besar-besaran untuk infrastruktur energi hijau. Negeri Tirai Bambu berhasil menjadi produsen panel surya terbesar di dunia dan tekad mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan gas demi menjaga stabilitas ekonomi sebagai konsumen energi terbesar dunia. Sementara itu, India menggenjot investasi sektor energi terbarukan dengan target kapasitas 175 gigawatt pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 500 gigawatt pada tahun 2030, bertujuan membangun perekonomian yang lebih tangguh, menurunkan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

India menggenjot investasi energi terbarukan dengan target kapasitas 175 GW pada tahun 2022 dan 500 GW pada tahun 2030, bertujuan membangun ketahanan ekonomi, menurunkan emisi, dan memperkuat ketahanan energi. Namun, kendala signifikan tetap ada: teknologi baru memerlukan investasi besar, Korea Selatan masih bergantung pada bahan bakar fosil, sementara pasca-Fukushima memperumit transisi energi. Untuk menjamin pasokan, kawasan memperkuat kerja sama Australia dengan cadangan LNG terbesar kedua di dunia, serta Indonesia dan Vietnam yang mengembangkan kapasitas terbarukan. Tantangan utama lainnya adalah ketergantungan impor dari Timur Tengah yang menyediakan lebih dari 60% kebutuhan minyak kawasan.

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Wikipedia

    Publik Soroti Penurunan Indeks Kerukunan, FKUB Maluku Utara Didesak Evaluasi Kinerja dan Audit Anggaran

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MALUT (BALENGKO) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul rilis data Indeks Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan tersebut menempatkan skor variabel kehidupan umat beragama di Maluku Utara pada level rendah, yang mengindikasikan penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya. Penurunan indeks ini dinilai kontradiktif dengan mandat […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe bersama Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Amar Manaf, para tokoh agama, dan ratusan santri Alkhairaat Ternate berfoto bersama usai peringatan Hari Santri Nasional 2025 di halaman Lembaga Pendidikan Alkhairaat Kalumpang, Kota Ternate, Rabu (22/10/2025).

    Wagub Maluku Utara Hadiri Peringatan Hari Santri 2025 di Alkhairaat Ternate

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Suasana penuh khidmat menyelimuti halaman Lembaga Pendidikan Alkhairaat Kalumpang, Kota Ternate, Rabu (22/10/2025) pagi. Ratusan santri dan dewan guru berbaris rapi menyambut kedatangan Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe, yang hadir dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Peringatan Hari Santri kali ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian […]

  • Source : Istimewa

    UNIT STUDI HUKUM PERDATA MULAI AUDIENSI DENGAN KESBANGPOL DIY UNTUK KEGIATAN “LIVING LAW”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Unit Studi Hukum Perdata secara resmi memulai langkah awal pelaksanaan program Living Law melalui audiensi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Kesbangpol DIY), yang berlangsung di Kantor Kesbangpol DIY. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik yang berbasis […]

  • Source : Istimewa

    Legislator PAN Temukan Harga Minyak Tanah di Morotai Jaya Tembus Rp9.000, Desak Evaluasi Total Agen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 558
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) – Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, kembali sorot dugaan permainan Minyak tanah bersubsidi. Ia meminta Polres pulau Morotai juga harus fokus dugaan minyak tanah bersubsidi. Menurut Akbar, pengurangan kuota dan permainan harga BBM minyak tanah bersubsidi ini suda menjadi masalah klasik, Ia berharap masalah ini […]

  • KETUA FATAYAT NU CABANG TIDORE

    Astuti Ardenan Terpilih Jadi Ketua Fatayat NU Tidore, Fokus Isu Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    Dalam kepemimpinannya ke depan, Astuti menyampaikan bahwa Fatayat NU Cabang Tidore akan lebih aktif berkolaborasi dengan berbagai organisasi perempuan lainnya untuk memperkuat advokasi isu-isu strategis yang menjadi konsen utama Pengurus Besar Fatayat NU. “Fatayat NU Tidore harus berani tampil dan bersuara untuk merespons isu-isu besar seperti pemberdayaan perempuan, kekerasan terhadap perempuan, dan kekerasan terhadap anak,” […]

  • MAKLUMAT PERGERAKAN: Perwakilan Sahabat Peduli Marwah PMII, Abdul Haris Nepe (tengah), saat membacakan Maklumat Pergerakan di depan awak media di Jakarta, Senin (16/2/2026). Dalam maklumatnya, ia mengecam keras aksi vandalisme terhadap Sekretariat PB PMII dan mendesak pengurus pusat segera melakukan evaluasi total dalam waktu 3x24 jam demi menjaga marwah organisasi. Source : Istimewa

    Gugat Perusakan Sekretariat PB PMII, Abdul Haris Nepe Bacakan Maklumat “Selamatkan Marwah Organisasi”

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Empat Poin Tuntutan Maklumat Pergerakan Melalui Sahabat Peduli Marwah PMII, terdapat empat poin sikap tegas yang dinyatakan kepada publik dan internal organisasi: Kembali ke Nilai Dasar Pergerakan Abdul Haris Nepe mengingatkan bahwa tindakan anarkis bertentangan dengan prinsip Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) yang selama ini menjadi kompas kader PMII. “Mengawal proses […]

expand_less