Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Krisis Harga dan Dampaknya pada Sektor Energi
Ketidakpastian pasokan energi di kawasan Asia Pasifik telah menimbulkan krisis harga yang dampaknya kini mulai dirasakan secara luas. Ketegangan yang terus berlanjut antara Amerika Serikat dan Iran, ditambah dengan ancaman gangguan distribusi melalui Selat Hormuz, telah memicu kenaikan signifikan harga minyak dan gas di pasar dunia. Kondisi ini tidak hanya mengancam kestabilan perekonomian secara global, tetapi juga memberikan tekanan berat bagi sektor manufaktur dan transportasi di kawasan Asia Pasifik.

Industri manufaktur di wilayah ini memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap ketersediaan energi dengan harga terjangkau untuk mendukung berbagai proses produksinya. Ketika harga energi mengalami nyala, biaya produksi otomatis ikut membengkak dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga barang jadi. Situasi ini sangat mempengaruhi sektor-sektor yang berorientasi ekspor, karena produk-produk dari Asia Pasifik berisiko kehilangan daya saing di pasar internasional. Tiongkok sebagai negara produsen terbesar di dunia, misalnya, kini menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan daya saing ekspornya di tengah kenaikan biaya energi yang terus berlanjut.

Alternatif dan Resiliensi Energi
Krisis energi global dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk menyadari risiko ketergantungan berlebihan pada pasokan energi impor. Lonjakan harga energi internasional akibat ketegangan geopolitik—mulai dari konflik di Timur Tengah hingga perang di Eropa Timur—memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian domestik kawasan ini, memaksa pemerintah membangun sistem energi yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Diversifikasi sumber energi menjadi strategi utama yang dijalankan berbagai negara di kawasan ini. Tiongkok muncul sebagai kekuatan dominan dalam transformasi energi global dengan menggelontokan investasi besar-besaran untuk infrastruktur energi hijau. Negeri Tirai Bambu berhasil menjadi produsen panel surya terbesar di dunia dan tekad mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan gas demi menjaga stabilitas ekonomi sebagai konsumen energi terbesar dunia. Sementara itu, India menggenjot investasi sektor energi terbarukan dengan target kapasitas 175 gigawatt pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 500 gigawatt pada tahun 2030, bertujuan membangun perekonomian yang lebih tangguh, menurunkan emisi karbon, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

India menggenjot investasi energi terbarukan dengan target kapasitas 175 GW pada tahun 2022 dan 500 GW pada tahun 2030, bertujuan membangun ketahanan ekonomi, menurunkan emisi, dan memperkuat ketahanan energi. Namun, kendala signifikan tetap ada: teknologi baru memerlukan investasi besar, Korea Selatan masih bergantung pada bahan bakar fosil, sementara pasca-Fukushima memperumit transisi energi. Untuk menjamin pasokan, kawasan memperkuat kerja sama Australia dengan cadangan LNG terbesar kedua di dunia, serta Indonesia dan Vietnam yang mengembangkan kapasitas terbarukan. Tantangan utama lainnya adalah ketergantungan impor dari Timur Tengah yang menyediakan lebih dari 60% kebutuhan minyak kawasan.

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • English Camp 2025: ESA Unkhair dan MAN 2 Halut Bersama Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa

    English Camp 2025: ESA Unkhair dan MAN 2 Halut Bersama Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Malifut, (19/2/25) – Dalam upaya meningkatkan literasi bahasa Inggris di Madrasah, English Students Association (ESA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Halmahera Utara menggelar kegiatan English Camp 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 19 hingga 21 Februari 2025 dan diikuti oleh 140 […]

  • Source : Istimewa

    Banjir Halmahera Barat: HMI Maluku Utara Desak Komisi VIII DPR RI Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 182
    • 0Komentar

    HALMAHERA BARAT (BALENGKO) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (BADKO) Maluku Utara mendesak Komisi VIII DPR RI untuk meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Desakan ini muncul menyusul banjir besar akibat curah hujan tinggi sejak awal Januari 2026 yang merendam rumah warga hingga setinggi atap dan melumpuhkan aktivitas ekonomi. Kegagalan […]

  • Kondisi wajah salah satu warga adat Maba Sangaji yang tampak mengalami lebam, menurut keterangan keluarga akibat insiden di Rutan Soasio. Hingga berita ini dirilis, pihak rutan belum memberikan keterangan resmi.

    LBH Ansor Maluku Utara Desak Penyelidikan Dugaan Kekerasan di Rutan Soasio terhadap Warga Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Kota Tidore Kepulauan (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mengecam dugaan tindak kekerasan terhadap warga adat Maba Sangaji yang terjadi di Rumah Tahanan Kelas IIB Soasio, Tidore Kepulauan, pada Senin, 20 Oktober 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi hanya beberapa hari sebelum mereka dijadwalkan bebas setelah menjalani vonis lima bulan delapan hari dalam […]

  • Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 750
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP […]

  • Gambar buah pinang segar yang umum dikunyah di wilayah Indonesia Timur sebagai bagian tradisi dan kesehatan.

    Manfaat dan Bahaya Buah Pinang bagi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 802
    • 0Komentar

    3. Membantu Mengatasi Anemia Zat besi yang terkandung dalam buah pinang dibutuhkan tubuh untuk produksi hemoglobin. Menurut Griffin (2021) dalam WebMD, asupan zat besi dari makanan penting untuk mencegah dan mengatasi anemia, terutama pada wanita usia subur. Beberapa sumber seperti Organic Facts juga mencatat bahwa pinang dapat membantu memperbaiki kadar energi dan mengurangi gejala lemas […]

  • DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    “Kami tidak pernah menyebut adanya surat instruksi dari Wali Kota. Namun, ada indikasi pola tekanan birokratis yang bersifat tersirat. Jika perbedaan antara kritik struktural dan fitnah tidak dapat dibedakan, maka itu mencerminkan minimnya pemahaman,” tambahnya. Lebih lanjut, Zulfikran menekankan bahwa ASN memiliki kewajiban untuk menjaga netralitas tidak hanya dalam konteks Pemilu dan Pilkada, tetapi juga […]

expand_less