Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Konsolidasi Jam’iyah Nahdlatul Ulama untuk Sula Bermartabat

Konsolidasi Jam’iyah Nahdlatul Ulama untuk Sula Bermartabat

  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 593
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kematangan NU dalam melakukan konsolidasi menjadikannya kuat secara organisatoris. Struktur NU yang berjenjang—mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, MWCNU hingga ranting di desa-desa—memungkinkan koordinasi berjalan efektif. Hal ini tidak terlepas dari proses kaderisasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai-nilai perjuangan para pendiri NU, sekaligus komitmen menjaga keutuhan NKRI.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kepulauan Sula merupakan bagian integral dari sistem struktural NU tersebut. PCNU Sula memegang komitmen yang sama dalam mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah serta menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama pendiri NU. Dalam prinsipnya, PCNU Sula menjalankan roda organisasi secara konsisten sesuai dengan nilai-nilai dasar Nahdlatul Ulama.

Momentum Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kepulauan Sula ke-IV tahun 2025 menjadi ruang strategis untuk memperkuat konsolidasi Jam’iyah. Konsolidasi ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antara pengurus dan badan otonom NU, tetapi juga membangun sinergi dengan masyarakat Kepulauan Sula yang secara kultural memiliki tradisi keagamaan sejalan dengan cita-cita luhur NU.

Melalui konsolidasi ini, diharapkan sistem kaderisasi dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah semakin kokoh, nilai-nilai luhur NU tetap terjaga, dan NU dapat berperan aktif dalam mewujudkan Kepulauan Sula yang bermartabat—sebuah daerah yang maju, religius, dan berkeadaban, selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah.

  • Penulis: Sahabuddin Lumbessy (Ketua PC IKA PMII Kepulauan Sula)
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Ternate (Balengkospace.com) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji asal Maluku Utara pada Selasa, 6 Mei 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Asrama Haji Ternate dan dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh penting daerah. Tampak hadir perwakilan dari Kapolda Maluku Utara, Kajati […]

  • Source : Istimewa

    Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga […]

  • HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sahrul Ali Poipessy
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Hermeneutika pembebasan berangkat dari pendekatan yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi dalam rangka untuk memahami Al-Qur’an. Pendekatan ini merupakan salah satu cara dan alternatif baru dalam menafsirkan teks suci dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan eksploitasi. Dalam pengembangannya, Hanafi banyak dipengaruhi oleh pemikiran Hans-Georg Gadamer dan Edmund Husserl yang merupakan dua […]

  • Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang masuk dalam wilayah rencana proyek geothermal WKP Telaga Ranu. (Dok. Ardian)

    SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 23 Januari 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menyatakan penolakan keras terhadap proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. SEMAINDO menilai penetapan proyek oleh Kementerian ESDM RI berpotensi mengancam sekitar 16.650 hektare kawasan hutan, daerah tangkapan air, serta ruang hidup masyarakat […]

  • Suasana kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tangerang di Gedung Pemuda KNPI Kota Tangerang, Sabtu (14/03/2026).

    SAPMA PP Kota Tangerang Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Gedung KNPI

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Kota Tangerang — Pimpinan Cabang Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Tangerang menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama pada Sabtu (14/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pemuda KNPI Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan A. Damyati No.28, RT 003/RW 006, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Acara […]

  • Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Ketua panitia, Vhay, dalam keterangannya kepada kontributor Balengko Space menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian awal menuju festival utama. “Road to Toadore Fest adalah acara kecil-kecilan sebagai pengenalan. Ini menjadi ancang-ancang sebelum kami menyelenggarakan acara yang lebih besar nantinya,” ujarnya. Ketua PKPM Nuku Yogyakarta, Afdan Abdullatif, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan […]

expand_less