Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 567
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pernah terjadi pelaksanaan seminar bertajuk tentang kemiskinan yang ditinjau dari perspektif Islam, yang dihadiri oleh beberapa profesor Islam dalam seminar tersebut. Salah seorang profesor Islam di antara mereka mengemukakan pendapatnya begini: “Problem kemiskinan tidak dapat kita atasi, karena Allah Swt yang mengatur rezeki.” Profesor itu kemudian mengutip ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan sebagai basis argumennya secara teologi. Profesor yang lain, yang juga sebagai seorang muballigh dan psikolog, mengungkapkan pendapatnya begini: “Kita harus mendidik orang-orang miskin untuk mengembangkan mekanisme pertahanan ego, agar dia memiliki pertahanan mental dalam kemiskinannya.” Sementara profesor yang lainnya menegaskan bahwa, “Kemiskinan itu adalah hari kejayaan yang dipergilirkan oleh Allah Swt di antara manusia di pentas dunia ini.” Walhasil, menurut para maha guru itu, tidak ada gunanya merumuskan upaya-upaya untuk mengatasi kemiskinan, karena kemiskinan itu sudah ada dan akan tetap ada sepanjang sejarah manusia di atas dunia ini seolah-olah mereka hendak mengatakan bahwa kemiskinan itu merupakan Sunatullah. Alih-alih untuk dibasmi, maka kemiskinan itu harus dilestarikan serta dipelihara oleh negara. Justru pendapat para Profesor Islam itu sama sekali tidak memberikan solusi sama sekali terhadap eksistensi nasib orang-orang miskin. Coba itu kawan!

Maka, saya, anda, dan kita semua pasti terkejut, juga jengkel dengan pendapat yang telah dikemukakan oleh para profesor Islam tersebut. Para profesor itu dengan entengnya mengutip nash-nash agama untuk melestarikan kemiskinan itu. Melihat kenyataan pendapat yang dikemukakan oleh para profesor Islam itu, membuat saya sadar bahwa pemahaman agama juga merupakan masalah ideologi yang sudah menjadi sebuah kenyakinan kuat dalam dirinya. Justru mereka sudah mewakili para elit yang sesungguhnya diuntungkan dengan adanya orang-orang miskin dalam rantai kehidupannya. Dengan menggunakan analisis fungsional dari Robert K. Merton yang mengatakan: “Kita dapat menunjukkan bahwa kemiskinan itu bersifat fungsional. Kemiskinan perlu dipertahankan untuk kelestarian sebuah sistem yang ada. Saya juga meminjam pendapatnya, Herbert J. Gans dalam “the uses of poverty” yang menyebutkan, bahwa ada tiga belas fungsi orang miskin. Maka, dalam tulisan ini saya hanya akan menyebutkan fungsi orang-orang miskin itu enam buah saja supaya tidak kebanyakan disini yang akan membuat pembaca tulisan ini jenuh dan bosan dalam mengetahui fungsi kemiskinan.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saremo Putera Tumbangkan Putera Usdek 1-0 di Laga Perdana Gurua Event XIII

    Saremo Putera Tumbangkan Putera Usdek 1-0 di Laga Perdana Gurua Event XIII

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 229
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com Gurua, Tidore – Saremo Putera sukses mencuri tiga poin penuh di laga perdana Gurua Event XIII setelah menaklukkan Putera Usdek dari Desa Ampera dengan skor tipis 1-0, Sabtu (14/6/2025) di Stadion Gurua, Tidore. Mewakili Kelurahan Tambula, tim besutan pelatih Bustamil M. tampil menekan sejak awal pertandingan. Dengan formasi 4-4-1, Saremo Putera menunjukkan permainan agresif […]

  • Resmi Ditetapkan KPU Maluku Utara, Sherly Laos Janji Pimpin Maluku Utara Tanpa Sekat Politik.

    Resmi Ditetapkan KPU Maluku Utara, Sherly Laos Janji Pimpin Maluku Utara Tanpa Sekat Politik.

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Andry Saputra Maluku Utara, (6/2/25) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara secara resmi menetapkan Sherly Laos sebagai Gubernur Terpilih Maluku Utara periode 2025-2030 dalam Rapat Pleno Penetapan yang digelar hari ini di Kantor KPU Provinsi Maluku Utara. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU serta Bawaslu Provinsi Maluku Utara, unsur […]

  • Fatayat NU Cabang Tidore Gelar Pemilihan Ketua Baru pada 3 Agustus 2025

    Fatayat NU Cabang Tidore Gelar Pemilihan Ketua Baru pada 3 Agustus 2025

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 621
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Tidore, 2 Agustus 2025 — Fatayat NU Cabang Tidore Gelar Pemilihan Ketua Baru pada 3 Agustus 2025, persiapan menuju agenda penting tersebut telah mencapai 90 persen, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia Pemilihan, Istiqomah Ibrahim. “Sejauh ini persiapan sudah mencapai 90 persen, dan pemilihan ketua akan dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2025,” ujar Istiqomah […]

  • Fahrul Abdul Muid

    IAIN-KAN KAMI, UIN-KAN KAMI

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Institut Agama Islam Negeri—IAIN Ternate memiliki identitas dan peran keagamaan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Islam Kepulauan di Provinsi Maluku Utara. Lebih-lebih pada Civitas Akdemika IAIN Ternate harus memiliki identitas yang kuat pada dirinya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas IAIN Ternate. Kemana dan dimana pun Civitas Akademika berada tetap dirinya adalah bagian dari identitas IAIN Ternate, sehingga dirinya menjadi warna—lawnun yang jelas dalam […]

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

  • Ketua GP Ansor Maluku Utara memberikan pernyataan sikap terkait DOB Sofifi

    GP Ansor Maluku Utara Sayangkan Pernyataan Senator Hasbi Yusuf: “Sikap Emosional Tidak Menjawab Substansi Masalah DOB Sofifi”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.461
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 29 Juli 2025 — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maluku Utara menyayangkan pernyataan Senator DPD RI dari Maluku Utara, Hasbi Yusuf, yang meminta Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda untuk “diam saja” dalam menyikapi wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi. Pernyataan tersebut dinilai tidak hanya keliru secara posisi kelembagaan, tetapi […]

expand_less