Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Lagu Wajib Nasional untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

Lagu Wajib Nasional untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 982
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

5. Berkibarlah Benderaku

Nuansa heroik akan semakin terasa saat lagu ini mengiringi pengibaran bendera Merah Putih. Berkibarlah Benderaku juga dapat dijadikan musik latar untuk mempertegas suasana nasionalisme sepanjang acara.

6.Indonesia Pusaka “Indonesia Tanah Air Beta”

Indonesia Tanah Air  Beta adalah penggalan lirik dari lagu wajib nasional berjudul Indonesia Pusaka, karya Ismail Marzuki. Lagu ini kerap mengalun di berbagai momen penting kenegaraan, termasuk saat perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

Dengan lirik yang menyentuh hati dan melodi yang penuh rasa cinta tanah air, Indonesia Pusaka menjadi pengingat akan keindahan, kekayaan, dan kebesaran Indonesia. Memutarkan lagu ini di tengah rangkaian lomba atau upacara 17 Agustus mampu menghadirkan suasana haru sekaligus membangkitkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

7. Syukur

Lagu Syukur menggambarkan rasa terima kasih atas kemerdekaan yang telah diraih. Memutarnya di akhir acara memberikan kesan penutup yang damai dan penuh makna.

8. Maju Tak Gentar

Dengan semangat pantang menyerah yang terkandung di dalamnya, Maju Tak Gentar sangat cocok mengiringi lomba-lomba penuh tantangan seperti tarik tambang, balap karung, atau panjat pinang.(red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morotai menyoroti pembangunan fasilitas parkir kendaraan dan penataan halaman Kantor Bupati Pulau Morotai yang dianggarkan sebesar Rp2 miliar. Organisasi kemahasiswaan ini mempertanyakan skala prioritas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di tengah banyaknya kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi. Berdasarkan data pengadaan […]

  • LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Aksandri Kitong ke DPP Demokrat, Desak Sanksi Tegas hingga PAW

    LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Aksandri Kitong ke DPP Demokrat, Desak Sanksi Tegas hingga PAW

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 2 April 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara resmi melaporkan Anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong, ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Laporan tersebut disampaikan ke Mahkamah Partai Demokrat dan telah diterima secara resmi, ditandai dengan surat tanda terima pengaduan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan […]

  • Ilustrasi forum rapat evaluasi kebijakan publik.

    Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 271
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulawesi Tengah, Suryanto, dalam forum Pansus LKPJ APBD 2025 memicu reaksi dari kalangan akademisi. M. Reza Nanga, mahasiswa Magister Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Sulawesi Tengah (Sulteng), menilai kritik yang meminta Gubernur menunda program “Berani Cerdas” tersebut harus didasari pada evaluasi yang terukur, bukan […]

  • Ketua GP Ansor Maluku Utara memberikan pernyataan sikap terkait DOB Sofifi

    GP Ansor Maluku Utara Sayangkan Pernyataan Senator Hasbi Yusuf: “Sikap Emosional Tidak Menjawab Substansi Masalah DOB Sofifi”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.809
    • 0Komentar

    “Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Jika ada aspirasi masyarakat terkait penataan wilayah, sangat wajar bila gubernur merespons dan memfasilitasi dengan mekanisme formal. Itu bukan provokasi, itu menjalankan tanggung jawab,” jelasnya. Syarif menilai bahwa pernyataan Hasbi Yusuf justru terjebak dalam kontradiksi logika. Syarif menyayangkan adanya pernyataan yang dinilainya tidak konsisten, ketika gubernur diminta […]

  • SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Sekolah tanpa beban, artinya pihak orang tua-wali tidak lagi memikirkan biaya sekolah anak-anaknya karena sudah mendapatkan subsidi pembiayaan dari pemerintah Provinsi Maluku Utara. Karena yang namanya komite sekolah sudah diabrogasi eksistensinya oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Belajar dengan tenang, artinya, terciptanya lingkungan satuan Pendidikan yang benar-benar mendukung dan memberikan perhatian pada psikologi peserta didiknya, sehingga […]

  • Faturahman Djaguna Terpilih sebagai Koordinator Umum BEM FBD-DIY 2025–2026: Gerakan Mahasiswa DIY Siap Bangkit dari Krisis Demokrasi

    Faturahman Djaguna Terpilih sebagai Koordinator Umum BEM FBD-DIY 2025–2026: Gerakan Mahasiswa DIY Siap Bangkit dari Krisis Demokrasi

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.918
    • 0Komentar

    DIY, Tanah Sejarah Gerakan, Perlu Bangkit Kembali Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal sebagai pusat pergerakan mahasiswa sejak era Reformasi 1998, gerakan pendidikan murah, hingga solidaritas kelompok marginal. Namun menurut Faturahman, gerakan mahasiswa saat ini mengalami disorientasi dan kehilangan roh kolektifnya. “FBD-DIY harus kembali menjadi penggerak isu, pengontrol kebijakan, dan penghidup ruang-ruang dialog yang progresif,” ujarnya kepada […]

expand_less