Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 1.428
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pada tahun 2024, melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP), diserukan kepada seluruh calon kepala daerah untuk:

  1. Menyusun visi dan misi daerah yang merujuk pada dokumen RPJPD dan RTRW, dengan indikator kinerja yang terukur.

  2. Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam berbasis ekoregion, terutama wilayah pesisir dan kelautan dengan pendekatan ekonomi biru, serta pemanfaatan lahan dan kehutanan berbasis ekonomi hijau.

  3. Mengembangkan hubungan kota-desa secara sinergis, dengan memajukan ekonomi pedesaan melalui perencanaan kawasan perdesaan yang inklusif (terutama bagi kabupaten).

  4. Menciptakan lingkungan perkotaan yang sehat dan ramah warga, dengan mengutamakan transportasi aktif (angkutan umum, pejalan kaki, pesepeda), serta meningkatkan pelayanan publik dan kualitas budaya kota (khusus untuk kota/kota madya).

Kepala daerah terpilih melalui Pilkada memikul tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya menjadi simbol kemenangan politik, tetapi juga aktor utama dalam mewujudkan visi pembangunan. Dari janji politik, mereka dituntut untuk melahirkan kebijakan publik yang nyata.

Sesudah Pilkada, panggung politik harus segera bertransformasi menjadi panggung kerja nyata. Proses pemerintahan harus berjalan berdasarkan visi dan misi yang telah dikampanyekan. Kepala daerah harus menunjukkan komitmen, konsistensi, dan integritas dalam setiap kebijakan.

Untuk itu, jadilah pemimpin yang amanah dan dapat dipercaya. Tunaikan setiap janji yang telah disampaikan kepada rakyat. Sebab itulah jalan menuju keberkahan, tidak hanya di mata masyarakat, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Sabtu, (8/2/25) – Balengko Space sukses mengadakan workshop bertajuk “Tali Bukan Solusi dari Permasalahan yang Kamu Hadapi” yang membahas fenomena bunuh diri di Kota Ternate dari perspektif Psikologi dan Agama. Acara ini berlangsung di Only Six Coffee pada Sabtu, (8/2/25), pukul 16.00 WIT – 17.30 WIT, dengan sasaran utama mahasiswa […]

  • Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara dihadapkan pada kabar yang cukup mengusik: sebagian karyawan di kawasan industri nikel dikabarkan dirumahkan. Perhatian banyak orang tertuju pada Indonesia Weda Bay Industrial Park, salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia. Informasi yang beredar memang belum sepenuhnya seragam. Ada yang menyebut efisiensi, ada juga yang mengaitkannya dengan penurunan […]

  • Gambar Ilustrasi : Indonesiana.id

    ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Ternyata, Nabi Muhammad Saw ingin mengajarkan kepada saya, anda, dan kita semua tentang keharusan mengedepankan etika dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika yang harus kita saling menghargai pendapat orang lain-penganut agama lain. Karena boleh jadi pendapat yang anda kemukakan itu dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika dapat mengandung kebenaran, tapi boleh jadi juga berkemungkinan mengandung kesalahan. Sedangkan pendapat orang lain itu salah, tapi […]

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

  • Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum, mengungkapkan bahwa proses seleksi tahun ini berlangsung cukup panjang dan ketat. Sejak Februari, puluhan peserta telah mengikuti berbagai tahapan seleksi yang menilai kemampuan kebahasaan dari sisi akademik, praktik, hingga kolaboratif. “Dari sekian banyak peserta, akhirnya terpilih 10 finalis terbaik yang nilainya dikaji secara substansi, baik dari […]

  • Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Amril N Hi Ade, Mahasiswa Universitas Widya Mataram Yogyakarta
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Orang-orang hidup dengan meniru. Cara berpakaian dipelajari dari sekitar, cara menulis diserap dari yang sering dibaca, cara beretorika ditiru dari yang dianggap meyakinkan. Tanpa sadar, tumbuh, kembang manusia bergerak dalam pola pengulangan. Aristoteles menyebut manusia itu homo mimesis (makhluk peniru). Artinya, makhluk yang belajar dengan cara menyalin dunia di sekitarnya. Apa yang awalnya ditiru, lama-lama […]

expand_less