Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Warga Desa Pas Ipa Gelar Aksi Protes di Kantor Desa, Soroti Pengelolaan Dana Desa

Warga Desa Pas Ipa Gelar Aksi Protes di Kantor Desa, Soroti Pengelolaan Dana Desa

  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 811
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hal senada disampaikan oleh Din, yang mengaku sebagai salah satu koordinator aksi. Ia menegaskan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan inisiatif warga secara mandiri sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah desa.

“Kami menyampaikan aspirasi ini karena adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa. Kami berharap ada kejelasan dan transparansi,” ujar Din.

Selain menyoroti pengelolaan Dana Desa, warga juga menuntut agar pemerintah desa segera menyelesaikan pembayaran gaji aparat desa dan Badan Syarah yang disebut belum dibayarkan sejak tahun 2025.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Penyediaan tenaga kesehatan, berupa mantri atau bidan/perawat, untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Desa Pas Ipa.
  2. Realisasi hasil Musyawarah Desa Tahun Anggaran 2023, meliputi:
    • Mesin 15 PK sebanyak 3 unit
    • Mesin 40 PK sebanyak 1 unit
    • Bodi fiber sebanyak 4 unit
  3. Realisasi hasil Musyawarah Desa Tahun Anggaran 2024, meliputi:
    • Pembangunan drainase (got) Dusun III sepanjang 100 meter
    • Mesin ketinting sebanyak 12 unit
    • Bodi perahu sebanyak 12 unit
    • Jaring sebanyak 150 lembar
  4. Realisasi hasil Musyawarah Desa Tahun Anggaran 2025, berupa pemasangan lampu jalan sebanyak 160 unit.
  5. Pembayaran gaji aparat desa dan Badan Syarah yang disebut belum terbayarkan dari tahap II hingga tahap IV.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Redaksi masih melakukan upaya konfirmasi.

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

  • Anggota DPD RI Hasbi Yusuf mendesak penyelesaian proporsional konflik lahan TNI AU di Morotai guna menyeimbangkan kedaulatan negara dan hak-hak masyarakat.

    Hasbi Yusuf Desak Penyelesaian Proporsional Konflik Lahan TNI AU di Morotai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Komite III DPD RI, Hasbi Yusuf, mengeluarkan pernyataan tegas terkait sengketa lahan menahun antara TNI Angkatan Udara (AU) dan masyarakat di Pulau Morotai. Ia mendesak agar penyelesaian konflik tersebut dilakukan secara proporsional dengan mengedepankan prinsip keadilan bagi semua pihak. Pernyataan ini disampaikan Hasbi usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-II MD […]

  • shoope ternate

    Shopee Express di Ternate Diduga Tahan THR Pekerja, LBH Ansor: Abaikan Kewajiban Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 30 Maret 2026 -Perusahaan jasa ekspedisi Shopee Express yang beroperasi di Kelurahan Tabona, Kota Ternate, diduga melanggar ketentuan ketenagakerjaan setelah tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada 12 pekerja operator gudang. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyatakan bahwa persoalan ini tidak lagi sekadar perselisihan hubungan industrial biasa. Ia menilai, sikap perusahaan […]

  • BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 995
    • 1Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Dentuman reformasi birokrasi ala Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menjadi “tahiyyat awal” untuk memulai akan membereskan manajemen tata kelola pemerintahan Provinsi Maluku Utara hari ini yang wajib hukumnya berdasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, efektif dan efisien […]

  • KH. Sarbin Sehe Langsung Tinjau Jamaah Haji Sakit di Makassar, Dinyatakan Siap Terbang ke Tanah Suci Play Button

    KH. Sarbin Sehe Langsung Tinjau Jamaah Haji Sakit di Makassar, Dinyatakan Siap Terbang ke Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Makassar (balengkospace.com) – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, mengunjungi jamaah haji asal Maluku Utara yang mengalami sakit saat transit di Makassar. Kunjungan berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Jumat (9/5/2025) pukul 09.30 WITA. Tim medis menyatakan jamaah tersebut telah pulih dan dinyatakan siap berangkat ke Tanah Suci sesuai jadwal yang ditetapkan. Usai memastikan kondisi […]

  • Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Source : Istimewa

    Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Pendidikan Ekonomi Sejak Dini Masih ada anggapan bahwa anak SD belum mampu memahami konsep ekonomi sehingga pendidikan ekonomi dianggap belum perlu diajarkan sejak dini. Pandangan ini sesungguhnya kurang tepat. Anak memiliki kapasitas kognitif untuk memahami konsep ekonomi, asalkan disajikan secara kontekstual dan dekat dengan pengalaman hidup mereka. Mengajarkan ekonomi kepada anak SD tidak berarti memperkenalkan […]

expand_less