Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lagu berjudul Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanya” tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut.

Popularitas lagu ini tidak hanya terletak pada iramanya yang enerjik dan mudah dinikmati, tetapi juga pada liriknya yang sarat makna. Salah satu bagian yang cukup kuat berbunyi:

“Prabowo jatuh bangun sudah biasa, kerja nyata bukan kata.”

Lirik tersebut menggambarkan perjalanan panjang Prabowo dalam dunia politik Indonesia. Berkali-kali menghadapi dinamika politik, termasuk kekalahan dalam kontestasi, tidak membuatnya berhenti untuk terus berkontribusi bagi bangsa. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa pengabdian kepada negara tidak selalu diukur dari kemenangan politik semata, tetapi dari konsistensi untuk terus berbuat.

Sepanjang perjalanan kariernya, kritik terhadap Prabowo kerap datang silih berganti, bahkan terkadang terasa sangat tajam. Namun, sikap yang ditunjukkan cenderung tetap berpegang pada prinsip bahwa apa yang dikerjakan harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Salah satu contoh yang sering disebut adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan anak-anak Indonesia dalam pemenuhan gizi. Meski menuai berbagai kritik dan perdebatan, program tersebut tetap dijalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan.

Dalam bagian lain lagu tersebut juga terdapat lirik yang menarik:

“Bukan ribut, bukan ramah pakai akal pakai data,
Tak banyak gaya, tak banyak suara, diam-diam hasil ladang.”

Lirik ini seakan menggambarkan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kerja konkret dibandingkan retorika. Fokus pada penggunaan akal dan data menunjukkan pentingnya kebijakan berbasis fakta, terutama dalam menghadapi tantangan besar seperti ketahanan pangan.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, isu ketahanan pangan memang menjadi perhatian banyak negara. Ketersediaan pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas dan ketahanan sebuah bangsa.

Dengan demikian, lagu ini tidak hanya menjadi hiburan semata. Ia juga dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi budaya populer yang merefleksikan harapan, persepsi, dan dukungan sebagian masyarakat terhadap arah kebijakan dan kepemimpinan yang dianggap berorientasi pada kerja nyata.

Silahkan dengar lagunya dibawah ini

  • Penulis: Oleh: Musisi Anak Timur
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Agung Gumelar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 979
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Mandiri Tanpa Pembimbing, Tim FKIP Unkhair Raih Juara III Debat Kie Raha 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 198
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kompetisi Debat Kie Raha 2026. Tim yang menggabungkan kekuatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan Bahasa Inggris ini resmi menyabet Juara III dalam partai final yang digelar di Aula Nuku Unkhair, Rabu (28/1/2026). […]

  • Sumber Foto: iluvislam.com

    Intelijen di Era Multipolar: Dari Hudzaifah bin al-Yaman hingga Krisis Nurani Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Muhammad
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Ketika dunia kembali terbelah dalam persaingan multipolar antara Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan kekuatan regional lain, intelijen menjadi senjata utama yang menentukan arah geopolitik. Namun, di tengah kebisingan algoritma dan operasi rahasia lintas negara. Pada bagian ini ada satu hal yang saya ajukan setidaknya paling  mendasar yaitu moral. Figur Hudzaifah bin al-Yaman, Shahibu Sirri Rasulullah […]

  • English Camp 2025: ESA Unkhair dan MAN 2 Halut Bersama Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa

    English Camp 2025: ESA Unkhair dan MAN 2 Halut Bersama Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Malifut, (19/2/25) – Dalam upaya meningkatkan literasi bahasa Inggris di Madrasah, English Students Association (ESA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Halmahera Utara menggelar kegiatan English Camp 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 19 hingga 21 Februari 2025 dan diikuti oleh 140 […]

  • Sejumlah mahasiswa membentangkan poster saat berlangsungnya Kongres HPMS di Asrama Haji, Ternate, Minggu (11/1/2026). Sumber foto: Istimewa.

    Aksi Tolak 10 IUP Pulau Mangoli Diwarnai Dugaan Kekerasan di Kongres HPMS Ternate

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 12 Januari 2026 — Aksi penyampaian aspirasi penolakan 10 Izin Usaha Pertambangan (IUP) bijih besi di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, dilaporkan berujung pada dugaan kekerasan dalam Kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) di Asrama Haji, Ternate Selatan, Minggu malam (11/1/2026). Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sula membentangkan poster penolakan sesaat setelah […]

  • Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang

    LBH Ansor Ternate Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang. Insiden ini dinilai sebagai bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera […]

expand_less