Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lagu berjudul “Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanya” tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut.

Popularitas lagu ini tidak hanya terletak pada iramanya yang enerjik dan mudah dinikmati, tetapi juga pada liriknya yang sarat makna. Salah satu bagian yang cukup kuat berbunyi:

“Prabowo jatuh bangun sudah biasa, kerja nyata bukan kata.”

Lirik tersebut menggambarkan perjalanan panjang Prabowo dalam dunia politik Indonesia. Berkali-kali menghadapi dinamika politik, termasuk kekalahan dalam kontestasi, tidak membuatnya berhenti untuk terus berkontribusi bagi bangsa. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa pengabdian kepada negara tidak selalu diukur dari kemenangan politik semata, tetapi dari konsistensi untuk terus berbuat.

Sepanjang perjalanan kariernya, kritik terhadap Prabowo kerap datang silih berganti, bahkan terkadang terasa sangat tajam. Namun, sikap yang ditunjukkan cenderung tetap berpegang pada prinsip bahwa apa yang dikerjakan harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Salah satu contoh yang sering disebut adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan anak-anak Indonesia dalam pemenuhan gizi. Meski menuai berbagai kritik dan perdebatan, program tersebut tetap dijalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan.

Dalam bagian lain lagu tersebut juga terdapat lirik yang menarik:

“Bukan ribut, bukan ramah pakai akal pakai data,
Tak banyak gaya, tak banyak suara, diam-diam hasil ladang.”

Lirik ini seakan menggambarkan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kerja konkret dibandingkan retorika. Fokus pada penggunaan akal dan data menunjukkan pentingnya kebijakan berbasis fakta, terutama dalam menghadapi tantangan besar seperti ketahanan pangan.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, isu ketahanan pangan memang menjadi perhatian banyak negara. Ketersediaan pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas dan ketahanan sebuah bangsa.

Dengan demikian, lagu ini tidak hanya menjadi hiburan semata. Ia juga dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi budaya populer yang merefleksikan harapan, persepsi, dan dukungan sebagian masyarakat terhadap arah kebijakan dan kepemimpinan yang dianggap berorientasi pada kerja nyata.

Silahkan dengar lagunya dibawah ini

  • Penulis: Oleh: Musisi Anak Timur
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Agung Gumelar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENDIDIKAN CUMA-CUMA

    PENDIDIKAN CUMA-CUMA

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Pendidikan gratis terdiri dari dua kata yaitu pendidikan dan gratis. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendidikan diartikan dengan proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok dalam usaha pendewasaan manusia dengan cara pengajaran, pelatihan, proses, dan cara/metode. Pendidikan juga diartikan sebagai perbuatan mendidik bagi peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan […]

  • Source : Istimewa

    Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga […]

  • TNI lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII Lanny Jaya di Papua Pegunungan

    TNI Lumpuhkan Wakil Panglima OPM di Papua Pegunungan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Papua Pegunungan – TNI lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII Lanny Jaya dalam operasi penindakan di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (5/8/2025) pukul 16.30 WIT. Operasi tersebut menargetkan Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, buronan sejak 2014 yang menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya. Prajurit TNI bergerak cepat setelah menerima […]

  • Episentrum Rempah Dunia Ternate

    Episentrum Rempah Dunia atau Sekadar Citra? Catatan Kritis untuk Ternate

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Amril Hi. Ade (Mahasiswa Kota Ternate yang menempuh pendidikan di Yogyakarta)
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Ternate kembali menyiapkan panggung. Tema “Episentrum Rempah Dunia” diangkat dalam Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. Agenda pun disusun rapi: festival, simposium, hingga parade budaya. Sekilas, semuanya tampak meyakinkan, seolah dengan kemasan yang tepat, Ternate bisa kembali menjadi pusat perhatian dunia. Namun di balik itu, muncul pertanyaan mendasar: apakah yang […]

  • Mahasiswa KKSD UMMU Kelompok 5 Desa Woda resmi memulai masa pengabdian masyarakat. Rencana program kerja disepakati lewat rapat koordinasi bersama pemdes.

    KKSD UMMU Kelompok 5 Desa Woda Siap Jalankan Pengabdian

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 322
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TIDORE – Komitmen pengabdian dan pengejawantahan catur dharma perguruan tinggi mulai digulirkan oleh rumpun mahasiswa Muhammadiyah di daratan Oba. Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD UMMU Kelompok 5 Desa Woda) secara resmi memulai rangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Woda, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (19/05/2026). Langkah awal pengabdian ini ditandai […]

  • Muhlis Ibrahim, Koordinator KATAM Maluku Utara (Foto: Istimewa)

    KATAM Malut Tegaskan Penjualan 90 Ribu Ton Ore PT WKM Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 329
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara memberikan klarifikasi resmi terkait aktivitas penjualan 90.000 metrik ton (metric ton/MT) bijih nikel (ore) oleh PT Wana Kencana Mineral (PT WKM). Berdasarkan hasil telaah mendalam, KATAM menyatakan bahwa transaksi tersebut sah secara hukum dan telah memenuhi seluruh kewajiban kepada negara. Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, […]

expand_less