Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BELANDA, RIWAYATMU DULU

BELANDA, RIWAYATMU DULU

  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 1.457
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara semantik kata “Amsterdam” dari kata “Asmtel” yang berarti sebagai sungai, sedangkan kata “Dam” yang berarti bendungan. Karena, sungai Asmtel mengalir dari Selatan ke Utara melalui Kota Amsterdam menuju muara penghubung terbuka, sungai ini memiliki kedalaman tiga meter dan merupakan satu-satunya sungai di Amsterdam-negara Belanda. Sedangkan, bendungan (Dam) dibuat untuk mengendalikan banjir dan menjadi asal-muasal terbentuknya Kota Amsterdam. Dan, lebih anehnya lagi kawan, semua bangunan rumah-rumah warganya di Kota Amsterdam teras rumahnya wajib menghadap ke arah sungai itu. Aneh tapi nyata kawan, orang-orang Belanda lebih suka naik sepeda dan kuat berjalan kaki, karena memang suhunya sangat dingin disana. Maka air keringat pun tidak keluar dari tubuh. Di Belanda, Saya pun tidak pernah melihat orang-orang Belanda naik sepeda motor, karena memang tidak ada sepeda motor. Orang-orang Belanda hidupnya “nafsi-nafsi”-individualistik sangat fokus dengan urusannya masing-masing. Mereka tidak perduli dengan urusan orang lain dan jarang terlihat saling bertegur-sapa satu sama lain. Maka pendatang yang berjalan ditempat keramaian di Belanda sangat dilarang untuk menegur, apalagi jika melihat anak kecil yang cantik dan ganteng, anda jangan coba-coba menegur dan memegang anak itu, karena hal itu merupakan sebuah pelanggaran serius. Dan, yang lebih repot lagi bagi seorang perokok sudah tersedia tempat untuk merokok yang jarang ditemukan, anda tidak boleh merokok pada sembarang tempat, karena itu sebuah pelanggaran berat. Semua orang terikat dalam keteraturan yang menyebabkan negara Belanda ini, sangat indah kotanya dan orang-orang Belanda sangat disiplin dengan waktu. Orang-orang Belanda sangat tinggi kesadarannya dalam menjaga ketertiban umum. Aneh tapi nyata kawan, saya waktu di Belanda, sama sekali tidak pernah melihat yang namanya Polisi berkeliaran di jalan-jalan, karena semua orang taat dengan peraturan lalu-lintas. Dan, masih banyak lagi yang lainnya yang saya akan tulis pada tulisan selanjutnya tentang Islam Belanda kawan!

Bangunan Kincir Angin pada saat ini, memang sangat dibutuhkan untuk menjadi instrumen penting bagi “drainase” bagi lahan yang terendam air sungai di Kota Amsterdam negara Belanda, agar kemudian lahan tersebut dapat difungsikan sebagai lahan pertanian oleh warga negara Belanda. Bangunan Kincir Angin menjadi pilihan terbaik bagi warga negara Belanda sejak tempo dulu, karena dianggap sangat ramah lingkungan dan warga Belanda sangat memanfaatkan tenaga angin sebagai sumber energi yang ramah lingkungan untuk kepentingan pengembangan pertanian dan kepentingan tata ruang perkotaan di Amsterdam negara Belanda. Dan, tenaga angin tersebut akan membantu warga Belanda tempo dulu untuk menyalakan generator-mesin agar berfungsi memompa air sungai keluar dari lahan untuk kemudian menuju ke kanal sungai. Yang jelasnya, tenaga angin yang di engineering itu juga berfungsi secara maksimal untuk mengiringkan lahan yang basah, tenaga angin tersebut juga digunakan untuk menyalakan mesin dalam proses penggilingan gandum atau biji jagung dalam pembuatan tepung sebagai pasokan bahan pangan bagi kehidupan warga negara Belanda, yang setiap harinya meraka adalah pemakan roti dan daging. Bahkan yang lebih dahsyatnya lagi bangunan Kincir Angin ini juga digunakan untuk menggerakkan alat pemotong kayu, dan lebih-lebih manfaat dari bangunan Kincir Angin ini adalah menghasilkan peradaban pembangkit listrik tempo dulu bagi negara Belanda.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Pembukaan Conferma III dan Milad Ke-2 HMPI di Aula UN UTARA Ternate

    Conferma III dan Milad Ke-2 HMPI UNUTARA: Dorong Kader Tembus Tingkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 292
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE — Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HMPI) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) sukses melaksanakan Konferensi Mahasiswa (Conferma) Ke-III sekaligus memperingati Milad HMPI yang Ke-2 pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus UNUTARA tersebut mengusung tema “Bersinergi Dalam Sains, Berintegritas Dalam Kepemimpinan, Berkarya Untuk Kemajuan Pendidikan IPA.” Agenda tahunan ini dihadiri […]

  • Suprio Datang terpilih sebagai Ketua GMKI Ternate dalam Konfercab 2025

    GMKI Ternate Gelar Konfercab, Suprio Datang dan Sutrisno Siliba Terpilih Pimpin Cabang Periode 2025–2027

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle kontributor wilayah kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ternate resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025. Forum ini berlangsung alot karena perdebatan kriteria kepemimpinan dan sempat deadlock lebih dari sepekan. Akhirnya, forum memilih Suprio Datang sebagai Ketua Cabang dan Sutrisno Siliba sebagai Sekretaris Cabang periode 2025–2027. Konfercab tahun ini menjadi momentum […]

  • GP Ansor Tegaskan Gerakan Ekonomi Rakyat

    GP Ansor Tegaskan Gerakan Ekonomi Rakyat, LBH Ansor Maluku Utara Dorong Penguatan Access to Justice

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Fokus Rakernas: Penguatan LBH Ansor untuk Keadilan Sosial Selain penguatan ekonomi, Rakernas juga menghadirkan sesi khusus LBH Ansor se-Nusantara, di mana para ketua LBH wilayah membahas Rencana Strategis Nasional (Renstra) dan percepatan pembentukan LBH di setiap wilayah dan cabang. Agenda ini menegaskan bahwa Ansor hadir tidak hanya dalam bidang kaderisasi dan ekonomi, tetapi juga sebagai […]

  • Fahrul Abdul Muid

    IAIN-KAN KAMI, UIN-KAN KAMI

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Masih segar dalam ingatan saya ketika menghadiri buka puasa bersama yang dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya, bahwa realitas Maluku Utara hari ini digempur habis-habisan oleh dunia industri, banyak sekali perusahaan yang bergerak dalam dunia pertambangan di Maluku Utara—katakanlah PT. IWIP, PT. HARITA, PT. ANTAM dan masih banyak perusahaan yang lainnya. Industri ini sangat membutuhkan putra-putri […]

  • Pembukaan Musyawarah Cabang Muscab II PKB Pulau Morotai di Hotel Perdana.

    Muscab II PKB Pulau Morotai: Perkuat Struktur hingga Desa dan Targetkan Fraksi Penuh

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 448
    • 0Komentar

    MOROTAI, BALENGKO SPACE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku Utara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) II DPC PKB Pulau Morotai pada Sabtu (18/4/2026). Bertempat di Hotel Perdana, momentum ini menjadi langkah krusial partai dalam memperkuat struktur dan solidaritas hingga ke tingkat desa menghadapi kontestasi politik mendatang. Dalam suasana khidmat, Muscab II […]

  • “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    sumber foto : Istimewa Belum lama ini, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan nomor 62/PUU-XXII/2024 yang memutuskan tentang penghapusan ambang batas pencalonan presiden dalam pemilihan umum (Pemilu) Indonesia. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Walaupun demikian, ada yang menentang putusan tersebut dengan berbagai alasan, terutama mengenai apakah langkah ini akanmemperkuat atau justru melemahkan kualitas demokrasi […]

expand_less