Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BELANDA, RIWAYATMU DULU

BELANDA, RIWAYATMU DULU

  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 1.084
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 Ketika Van Heutsz diangkat menjadi gubernur Jenderal, Snouck kemudian ditawarkan jabatan tertinggi menjadi seorang gubernur Aceh. Snouck menolak jabatan itu, karena dia sudah kelelahan dengan intrik dan persaingan antar-pejabat Hindia Belanda. Snouck memutuskan dengan memilih lebih baik kembali ke Belanda asal-muasalnya. Snouck pun berhenti bertualang, menjauhi urusan kolonial, fokus menjadi guru besar, lalu pada akhirnya menjadi Rektor Universitas Leiden hingga akhir hayatnya.

Maka dengan senang hati, saya pun merasa gembira, serta saya pun bangga untuk kemudian berfoto di depan rumahnya Snouck di Leiden. Saya pun secara otomatis teringat pada sejarah munculnya gerakan politik Islam Hindia Belanda di Indonesia yang dimainkan oleh Snouck. Pikiran saya serentak tertuju pada bangsa Indonesia yang merupakan sebuah negeri berpenduduk mayoritas Muslim yang berhasil dipecahbelahkan oleh Snouck. Saya juga teringat kembali betapa agama Islam di Indonesia dalam sejarahnya secara terus menerus menyadarkan pemeluknya bahwa mereka harus membebaskan diri dari cengkeraman bangsa penjajah Belanda.

Di lain sisi, saya juga dengan asik memperhatikan bangunan Kincir Angin ini memiliki peranan sangat urgen di Kota Amsterdam negara Belanda, karena eksistensi bangunan Kincir Angin ini memiliki beragam fungsi, salah satu fungsinya untuk memompa air keluar dari dataran rendah untuk kemudian mengalirkan airnya kembali ke sungai di Kota Amsterdam negara Belanda. Kota Amsterdam sebagai “water city”-Kota air dalam istilah saya sih kawan! karena saya pernah menyaksikan bahwa Kota Amsterdam di negara Belanda ini memang dikelilingi oleh kanal-kanal air. Banyak yang saya lihat juga berdiri tegak bangunan Kincir Angin ketika saya berada di Kota Amsterdam negara Belanda, dan diperkirakan berjumlah 26 % (dua puluh enam persen) wilayah negara Belanda ini berada dibawah permukaan air laut. Sehingga, kondisi seperti inilah yang menyebabkan banyak lahan-tanah yang terdapat di negara Belanda yang sering mangalami kebanjiran atau mudahnya negara Belanda ini terendam air dalam riwayatnya tempo dulu sih. Tapi, saat ini, Kota Amsterdam negara Belanda tidak pernah lagi mengalami kebanjiran dan Kotanya sangat kering bahkan memiliki karakteristik “green city”-Kota Hijau dan sangat ramah lingkungan. Hal ini, karena negara Belanda sangat berhasil membuat kanal-kanal air dan berhasil membuat dinding-dinding yang efektif untuk menahan volume airnya untuk tidak meluap atau mengalami banjir bandang, dan kanal-kanal yang dibangun itu berfungsi sangat siginifikan untuk mengaliri air sungai di Kota Amsterdam itu menuju ke arah lautnya. Karena negara Belanda dikenal dengan sistem pengelolaan airnya yang sangat canggih. Kini, bangunan Kincir Angin di negara Belanda menjadi salah satu warisan budaya Unisco dan dijadikan sebagai salah satu negara tempat wisata unggulan di dunia, karena negara Belanda memiliki jumlah bangunan Kincir Angin terbanyak di dunia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Malut Pimpin Apel Siaga Haji 2025

    Wagub Malut Pimpin Apel Siaga Haji 2025

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Ternate, 5 Mei 2025 – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan kelancaran pemberangkatan jamaah calon haji musim 1446 H/2025 M. Hal ini tercermin dalam Apel Siaga yang digelar di halaman Asrama Haji Ternate, Senin (5/5). Dalam wawancara bersama kontributor Balengko Space, Wakil Gubernur Maluku Utara menekankan bahwa keberangkatan haji adalah momentum kebersamaan. […]

  • USHP Fakultas Hukum Universitas Janabadra Luncurkan Living Law, Program Baru Berbasis Praktik Sosial

    USHP Fakultas Hukum Universitas Janabadra Luncurkan Living Law, Program Baru Berbasis Praktik Sosial

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Unit Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta, tengah merancang program inovatif bertajuk Living Law sebagai langkah penguatan peran organisasi dalam dinamika akademik dan sosial kampus. Program ini diinisiasi untuk menegaskan bahwa hukum perdata tidak hanya dipahami secara teoritis di ruang kelas, tetapi juga dihidupkan melalui praktik sosial, ruang diskusi […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara (kiri) dan Dasco (kanan) dalam dua momen berbeda

    Don Dasco: Pembisik Keadilan yang Mengoreksi Ketimpangan Hukum di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menilai langkah rehabilitasi terhadap Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta abolisi terhadap Thomas Trikasih Lembong, bukan sekadar keputusan politik biasa. Keduanya adalah contoh paling baru bagaimana negara kembali mengoreksi proses hukum yang dianggap tidak selaras dengan nilai keadilan. Dan dalam dua peristiwa ini, ada […]

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Adanya proses yang terlihat tidak profesional dan kurang melibatkan masyarakat secara luas bisa membuat semangat Pasal 24C UUD 1945 yang mengharuskan Mahkamah Konstitusi sebagai pelindung konstitusi menjadi tereduksi. Sebab, legitimasi moral dan konstitusional lembaga penjaga konstitusi tidak hanya bergantung pada wewenang resmi, tetapi juga pada proses pemilihan hakim yang jelas, bertanggung jawab dan memiliki integritas. […]

  • Source : Istimewa

    Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri. Eksistensi kesadaran Mahasiswa […]

  • Anggota Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri, Briptu Andi Riski Putra, mengedukasi siswa SMK Putra Bahari Ternate tentang bahaya radikalisme daring, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan mencegah rekrutmen anak melalui game online dan media sosial. (Foto: Istimewa)

    Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SMK Putra Bahari Ternate Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 179
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme di SMK Putra Bahari Kota Ternate, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menyasar para siswa untuk mengantisipasi penyebaran paham ekstremis melalui media sosial dan game online. Briptu Andi Riski Putra, Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Malut, memaparkan data mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 112 […]

expand_less