Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Karakter manusia ketika masih sebagai ruh memang demikian. Namun ketika ruh itu dipertemukan dengan jasad kasar kemudian menghirup udara dunia ini, masalahnya menjadi lain. Hal itu karena ruh yang menjadi tetap dalam watak keasliannya—fitrahnya sementara jasad mulai tergoda—muwaswas dengan tuntutan-tuntutan kenikmatan duniawi yang bersifat sementara dan sesaat. Di sinilah mulai terjadi tarik-menarik—tug of wer antara kepentingan rohani dengan kepentingan jasmani, atau antara kepentingan ukhrawi dengan kepentingan duniawi—conflict of interest. Pergumulan dua kutub kepentingan ini akan terus berlanjut sampai manusia yang bersangkutan meninggalkan dunia ini—karena telah wafat dan harus masuk ke dalam kuburan.

Manusia memang telah diberi ‘hak kebebasan’—al-hurriyyah oleh Allah Swt untuk menentukan pilihan mana yang ia kehendaki. Ia dapat memilih kepentingan rohani, dan ia juga diberi kekuatan untuk memilih kepentingan jasmani. Dalam kaitan ini Allah Swt berfirman, “dan Kami telah menunjukkan—memberi kekuatan kepada manusia akan dua jalan”. (rujuk QS. al-Balad, 10). Dua jalan ini adalah jalan kebaikan—rohani dan jalan kejahatan—jasmani. Apabila manusia mampu mengalahkan kepentingan jasmaninya, maka karakter rohaninya akan mendominasi perilaku hidup kesehariannya sehingga ia akan tampil sebagai manusia dengan segala watak kemanusiaannya. Tetapi manakala ia tidak mampu mematahkan kepentingan-kepentingan jasmaninya, maka sirnalah segala watak dan sifat kemanusiaannya, dan kini ia lebih didominasi oleh watak-watak binatang—nafsul bahimah yang hanya memiliki watak-watak jasmani dari-pada sebagai manusia. Maka manusia yang seperti ini sebenarnya sudah menjadi binatang dalam dirinya, bahkan lebih jahat daripada binatang itu sendiri. Meskipun ia berpenampilan necis—neces, tetapi sesungguhnya ia lebih jahat dari-pada seekor serigala dan seekor laba-laba yang siap menelan—menerkam sesamanya. Inilah yang disebut dengan gelar ‘manusia serigala’—insaan al-mustadz’ib dan ‘manusia laba-laba’—Insaan al-‘ankabuut.  

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haileluja A.K.A Anthony D, Beat, Barber dan Perjalanan HipHop di Bali

    Haileluja A.K.A Anthony D, Beat, Barber dan Perjalanan HipHop di Bali

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Anthony D Dibalik irama beat boombap dan denting gunting barber, ada cerita perjuangan Anthony D alias Hailelujah, seorang rapper dan barberman berbakat yang kini menetap di Canggu, Bali. Dengan gaya bicara yang santai namun penuh makna, Anthony menceritakan perjalanan hidupnya, mulai dari jatuh cinta pada hiphop hingga menghadapi tantangan sebagai barberman. Cinta […]

  • LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Akun Facebook ke Polda Terkait Dugaan Penyebaran Informasi Tidak Benar

    LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Akun Facebook ke Polda Terkait Dugaan Penyebaran Informasi Tidak Benar

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 501
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO), 11 November 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara secara resmi melaporkan sebuah akun Facebook dengan nama “Sofyan Opan Bian” ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.Langkah ini diambil atas dugaan penyebaran informasi yang dinilai tidak benar dan berpotensi mencemarkan nama baik salah satu pejabat publik melalui media sosial. […]

  • KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Turunnya al-Qur’an adalah terjemahan harfiah dari kata-kata “Nuzul al-Qur’an”. Kata “nuzul” terambil dari kata “nazala” yang secara loghawiyyah paling minimal memiliki dua ta’rif. Al-awwalu, bahwa kata “nazala” berarti singgah atau menempati, seperti dalam ungkapan bahasa arabnya, ”nazala al-amir al-madinah” yang artinya, “kepala negara itu telah singgah di kota. Al-tsani, bahwa kata “nazala” memiliki arti aktifitas […]

  • Silaturahmi Geninusa Maluku Utara bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe membahas dukungan wirausaha santri di Ternate

    Geninusa Maluku Utara Gandeng Wakil Gubernur untuk Perkuat Ekonomi Santri

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Lima Program Strategis Geninusa Maluku Utara Geninusa Maluku Utara memiliki sejumlah program unggulan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri. Selanjutnya, lima program strategis tersebut meliputi: Pendampingan dan Pengembangan WirausahaProgram ini mencakup pelatihan, lokakarya nasional, serta kerja sama antar pelaku usaha santri dan pesantren, mulai dari perencanaan ide hingga strategi pemasaran modern. Pendidikan dan Pelatihan Wirausaha BaruGeninusa […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memberikan arahan dalam pembukaan Musprov POSSI Maluku Utara di Emerald Hotel Ternate, Kamis (22/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menegaskan kesiapan pemerintah melakukan operasi besar guna memberantas praktik bom ikan di wilayah perairan Maluku Utara. (Foto: Ika/RRI).

    Wagub Sarbin Sehe Tabuh Genderang Perang Lawan Bom Ikan di Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 248
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan operasi besar-besaran guna memberantas praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan). Langkah tegas ini diambil demi menyelamatkan ekosistem laut yang menjadi modal utama masa depan ekonomi berkelanjutan di wilayah Maluku Utara. Pernyataan tersebut disampaikan Sarbin saat membuka Musyawarah Provinsi […]

  • Kapolres Pulau Morotai Peringatkan Personel: Jauhi Judol dan Pinjol Ilegal Lewat Gaktiblin Rutin

    Kapolres Pulau Morotai Peringatkan Personel: Jauhi Judol dan Pinjol Ilegal Lewat Gaktiblin Rutin

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Propam Polres Pulau Morotai menggelar kegiatan Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel sebagai langkah preventif untuk memperkuat disiplin sekaligus mencegah anggota terlibat pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol). Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (30/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIT di lingkungan Polres Pulau Morotai. Pelaksanaan Gaktiblin dipimpin oleh Aipda […]

expand_less