Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 423
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Karakter manusia ketika masih sebagai ruh memang demikian. Namun ketika ruh itu dipertemukan dengan jasad kasar kemudian menghirup udara dunia ini, masalahnya menjadi lain. Hal itu karena ruh yang menjadi tetap dalam watak keasliannya—fitrahnya sementara jasad mulai tergoda—muwaswas dengan tuntutan-tuntutan kenikmatan duniawi yang bersifat sementara dan sesaat. Di sinilah mulai terjadi tarik-menarik—tug of wer antara kepentingan rohani dengan kepentingan jasmani, atau antara kepentingan ukhrawi dengan kepentingan duniawi—conflict of interest. Pergumulan dua kutub kepentingan ini akan terus berlanjut sampai manusia yang bersangkutan meninggalkan dunia ini—karena telah wafat dan harus masuk ke dalam kuburan.

Manusia memang telah diberi ‘hak kebebasan’—al-hurriyyah oleh Allah Swt untuk menentukan pilihan mana yang ia kehendaki. Ia dapat memilih kepentingan rohani, dan ia juga diberi kekuatan untuk memilih kepentingan jasmani. Dalam kaitan ini Allah Swt berfirman, “dan Kami telah menunjukkan—memberi kekuatan kepada manusia akan dua jalan”. (rujuk QS. al-Balad, 10). Dua jalan ini adalah jalan kebaikan—rohani dan jalan kejahatan—jasmani. Apabila manusia mampu mengalahkan kepentingan jasmaninya, maka karakter rohaninya akan mendominasi perilaku hidup kesehariannya sehingga ia akan tampil sebagai manusia dengan segala watak kemanusiaannya. Tetapi manakala ia tidak mampu mematahkan kepentingan-kepentingan jasmaninya, maka sirnalah segala watak dan sifat kemanusiaannya, dan kini ia lebih didominasi oleh watak-watak binatang—nafsul bahimah yang hanya memiliki watak-watak jasmani dari-pada sebagai manusia. Maka manusia yang seperti ini sebenarnya sudah menjadi binatang dalam dirinya, bahkan lebih jahat daripada binatang itu sendiri. Meskipun ia berpenampilan necis—neces, tetapi sesungguhnya ia lebih jahat dari-pada seekor serigala dan seekor laba-laba yang siap menelan—menerkam sesamanya. Inilah yang disebut dengan gelar ‘manusia serigala’—insaan al-mustadz’ib dan ‘manusia laba-laba’—Insaan al-‘ankabuut.  

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDUL FITRI dan ZOON POLITICON

    IDUL FITRI dan ZOON POLITICON

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Dr. Fahrul Abd. Muid, S.Th.I, MA
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Setiap kali kita merayakan hari raya ‘Idul Fitri, kita selalu dituntut untuk merenungkan dan menghayati pesan-pesan moral yang terkandung dalam Idul Fitri itu. Pesan-pesan itu sesungguhnya dapat ditelusuri lewat kata ‘Idul Fitri itu sendiri. ‘Idul Fitri adalah kata majemuk (tarkib al-idhafi) yang terdiri dari kata ‘id dan al-fitr. Kata ‘id semula berasal dari kata ‘aud, […]

  • Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Tersambar Petir di Perairan Morotai Utara

    Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Tersambar Petir di Perairan Morotai Utara

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 553
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang nelayan asal Desa Mira, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir saat melaut di wilayah perairan perbatasan Desa Bido dan Desa Yao, Kecamatan Morotai Utara, Kamis (18/6/2026). Korban diketahui bernama Sofyan Awat (54). Saat kejadian, korban sedang melakukan aktivitas memancing bersama sejumlah rekannya menggunakan perahu […]

  • Roni Zaenuri

    Wacana Revisi Perda Miras dan Pelacuran Ditentang, SAPMA PP: Bisa Rusak Moral Generasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kota Tangerang (BALENGKO) — Wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol serta Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran menuai penolakan dari berbagai pihak. Kedua perda tersebut rencananya masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kota Tangerang tahun 2026. Namun, sejumlah elemen masyarakat menilai revisi aturan […]

  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H oleh PW GP Ansor Maluku Utara di Masjid Al-Khalid

    Maulid Nabi 1447 H GP Ansor Malut Penuh Khidmat

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara (PW GP Ansor Malut) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Masjid Al-Khalid, Senin (29/9) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus, kader, tokoh agama, dan masyarakat. Peringatan Maulid tahun ini mengangkat tema “Meneladani Rasulullah, Mengokohkan Iman, Menjaga Negeri”. Rangkaian acara diawali […]

  • Muchdar Mustafa Dilantik Kepala Kantor Kementerian Haji Ternate oleh Menteri Irfan Yusuf

    Muchdar Mustafa Dilantik Kepala Kantor Kementerian Haji Ternate

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, TERNATE – H. Muchdar Mustafa, S.H., M.Si. secara resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Administrator serta Pejabat Pengawas di lingkungan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara ini berlangsung khidmat pada Rabu (23/09/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan […]

  • Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, 22 Februari 2025 – Ciko Molle, Operation Manager dari Containder, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ternate di Kecamatan Ternate Barat hari ini. Dari kejauhan, tumpukan sampah yang semakin menggunung menyambut kedatangan tim. Ciko menegaskan, masalah sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak menjadi boomerang di masa depan. […]

expand_less