Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Karakter manusia ketika masih sebagai ruh memang demikian. Namun ketika ruh itu dipertemukan dengan jasad kasar kemudian menghirup udara dunia ini, masalahnya menjadi lain. Hal itu karena ruh yang menjadi tetap dalam watak keasliannya—fitrahnya sementara jasad mulai tergoda—muwaswas dengan tuntutan-tuntutan kenikmatan duniawi yang bersifat sementara dan sesaat. Di sinilah mulai terjadi tarik-menarik—tug of wer antara kepentingan rohani dengan kepentingan jasmani, atau antara kepentingan ukhrawi dengan kepentingan duniawi—conflict of interest. Pergumulan dua kutub kepentingan ini akan terus berlanjut sampai manusia yang bersangkutan meninggalkan dunia ini—karena telah wafat dan harus masuk ke dalam kuburan.

Manusia memang telah diberi ‘hak kebebasan’—al-hurriyyah oleh Allah Swt untuk menentukan pilihan mana yang ia kehendaki. Ia dapat memilih kepentingan rohani, dan ia juga diberi kekuatan untuk memilih kepentingan jasmani. Dalam kaitan ini Allah Swt berfirman, “dan Kami telah menunjukkan—memberi kekuatan kepada manusia akan dua jalan”. (rujuk QS. al-Balad, 10). Dua jalan ini adalah jalan kebaikan—rohani dan jalan kejahatan—jasmani. Apabila manusia mampu mengalahkan kepentingan jasmaninya, maka karakter rohaninya akan mendominasi perilaku hidup kesehariannya sehingga ia akan tampil sebagai manusia dengan segala watak kemanusiaannya. Tetapi manakala ia tidak mampu mematahkan kepentingan-kepentingan jasmaninya, maka sirnalah segala watak dan sifat kemanusiaannya, dan kini ia lebih didominasi oleh watak-watak binatang—nafsul bahimah yang hanya memiliki watak-watak jasmani dari-pada sebagai manusia. Maka manusia yang seperti ini sebenarnya sudah menjadi binatang dalam dirinya, bahkan lebih jahat daripada binatang itu sendiri. Meskipun ia berpenampilan necis—neces, tetapi sesungguhnya ia lebih jahat dari-pada seekor serigala dan seekor laba-laba yang siap menelan—menerkam sesamanya. Inilah yang disebut dengan gelar ‘manusia serigala’—insaan al-mustadz’ib dan ‘manusia laba-laba’—Insaan al-‘ankabuut.  

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Halmahera Tengah menampilkan tarian tradisional di Festival Budaya Yogyakarta.

    Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 350
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 29 Agustus 2025 — Ikatan Mahasiswa Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) sukses menggelar Festival Budaya Halmahera Tengah bertajuk “Bakudapa Budaya: Dari Halteng untuk Nusantara” di Gedung Militaire Societeit, Yogyakarta Kamis Sore (28/8) . Acara ini menjadi festival budaya pertama yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan nilai-nilai lokal ke panggung nasional. Festival ini menampilkan berbagai […]

  • Fatayat NU Cabang Tidore Gelar Pemilihan Ketua Baru pada 3 Agustus 2025

    Fatayat NU Cabang Tidore Gelar Pemilihan Ketua Baru pada 3 Agustus 2025

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 913
    • 0Komentar

    “Saya berharap, keberadaan Fatayat dapat menjadi penguat kesadaran bersama akan pentingnya perhatian terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan perempuan,” ujar Istiqomah. Diketahui, hingga saat ini terdapat enam kandidat yang telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Pemilihan akan digelar di Sabua Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa, Tidore. Fatayat NU merupakan salah satu badan otonom di bawah Nahdlatul […]

  • Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tunjukkan Komitmen Nyata Dampingi Jamaah Haji 2025

    Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tunjukkan Komitmen Nyata Dampingi Jamaah Haji 2025

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 839
    • 1Komentar

    Makassar, 10 Mei 2025 (balengkospace.com) – Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi jamaah haji. Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas keberangkatan Kloter 13 yang terdiri dari calon jamaah haji asal Kota Ternate, Kepulauan Sula, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara, Jumat malam, 9 Mei 2025. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat […]

  • KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Direktur GTK Kementerian Agama Republik Indonesia, mewakili Menteri Agama, didampingi Ketua Umum PP PGM Indonesia. Selain KH. Sarbin Sehe, PGM Award 2025 juga diberikan kepada Wali Kota Ternate Dr. H. Tauhid Soleman dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Halmahera Timur H. Idris, M.Si atas kontribusi mereka terhadap penguatan pendidikan madrasah di daerah […]

  • MUSWIL IKA PMII MALUKU UTARA: “MERAWAT KEMANUSIAAN, MENATA MASA DEPAN”

    MUSWIL IKA PMII MALUKU UTARA: “MERAWAT KEMANUSIAAN, MENATA MASA DEPAN”

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Ternate, (16/2/25) – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maluku Utara sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ketiga dengan tema “Merawat Kemanusiaan, Menata Masa Depan.” Para alumni PMII, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan dan kepemudaan hadir dalam acara ini. Pembukaan Acara Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan […]

  • Tinjau Talud dan Jembatan, Wagub Malut Sambangi  Desa Terdampak Banjir di Kepulauan Sula

    Tinjau Talud dan Jembatan, Wagub Malut Sambangi Desa Terdampak Banjir di Kepulauan Sula

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Kunjungan pertama dilakukan di Desa Umaloya, lokasi yang mengalami dampak signifikan akibat tingginya curah hujan beberapa waktu lalu. Di lokasi ini, Wagub meninjau langsung pekerjaan pembangunan talud. Kunjungan dilanjutkan ke Desa Pastina, lokasi kedua yang terdampak cukup parah akibat aliran air yang deras merusak struktur talud yang sebelumnya dibangun. Warga setempat berharap perbaikan dapat segera […]

expand_less