Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 806
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sudah berapa kali kita ganti pemimpin, tapi kita masih sangat jauh dari harapan, apalagi sejahtera hanya sebagai slogan. Berapa kali juga kita memilih pemimpin, namun selalu menghasilkan pemerintahan yang bobrok, artinya yang dijanjikan saat kampanye tidak searah dengan yang dilaksanakan saat memimpin. Berkoar tentang keadilan, kemajuan, dan kemaslahatan umat, namun realitas di lapangan malah sebaliknya, yakni penjajahan untuk negeri ini.

Saya percaya, bahwa generasi Moloku Kie Raha pasti memahami tentang pesan para leluhur dengan dalih pemimpin harusnya mengerti apa itu Bahasa orang tua-tua tentang adab, tindakan, dan bertawakkal. Sebab, banyak orang yang membawa nilai kebudayaan pada ruang-ruang politik, namun hanya sebatas pada kepentingan untuk mengambil hati rakyat, demi mendapatkan sebuah kekuasaan. Artinya, kebudayaan dan sejarah dijadikan kendaraan untuk menunjang popularitas meraih kekuasaan. Kebiasaan semacam ini harus segera dihilangkan, karena dapat berakibat buruk pada masyarakat dan rusaknya pola pikir dan perilaku generasi mendatang.

Begitu pun sebagai generasi muda mestinya ada kesadaran diri, menjadi penerus tidak hanya tentang kepekaan tentang situasi dan keadaan. Tetapi, benar-benar merasa bahwa sejatinya hidup adalah tentang rasa menemukan jati diri menuju insani. Maka jadilah generasi peradaban yang berdiri tegak seperti tegaknya Kie Matubu, jadilah penerus pemimpin yang dengan segala kondisi dapat menyelesaikan masalah dengan tenang, seperti ketenangan yang ciptakan sibela di Pulau Bacan.

Dan jadilah penerus peradaban yang tidak sekadar membaca, tapi mengerti arah untuk mengimplementasi mimpi. Di mana, anak muda harus menempatkan doa sebagai alat yang beriringan dengan barakat yang tak hanya sekadar ucapan, tapi lahir dari hati untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, sebagai generasi muda yang menjadi harapan banyak orang, adalah kepercyaan yang berlandaskan tanggung jawab dengan menggenggam setiap pesan dan lahirkan pembaharuan. Maka bangkitlah generasi pembaharu tentukan arah, mulailah melangkah pada jalan yang sebenarnya, yang teguh hatinya, yang sabar, seperti kesabaran yang di ajarkan Jailolo dari rajanya. Kita adalah satu-satu harapan negeri tua ini, hanya kitalah yang akan membawa perjuangan Moloku Kie Raha terbang tinggi menggapai cahaya, selayaknya Goheba dengan rahasianya.

  • Penulis: Muhamad Affath Hidayah
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, saat berada di lokasi pengecekan stok beras di Gudang Bulog pada Kamis (8/1/2026), sebagai persiapan penyaluran bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Halmahera Barat. Sumber: Istimewa Play Button

    Pemprov Maluku Utara Mulai Salurkan Bantuan Korban Banjir di Halmahera Barat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Sehari pasca banjir yang menerjang Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai melakukan langkah cepat penanganan dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 09.10 WIT, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan pengecekan langsung stok beras di Gudang Bulog sebagai persiapan distribusi bantuan […]

  • Silaturahmi Geninusa Maluku Utara bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe membahas dukungan wirausaha santri di Ternate

    Geninusa Maluku Utara Gandeng Wakil Gubernur untuk Perkuat Ekonomi Santri

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Lima Program Strategis Geninusa Maluku Utara Geninusa Maluku Utara memiliki sejumlah program unggulan untuk mendorong kemandirian ekonomi santri. Selanjutnya, lima program strategis tersebut meliputi: Pendampingan dan Pengembangan WirausahaProgram ini mencakup pelatihan, lokakarya nasional, serta kerja sama antar pelaku usaha santri dan pesantren, mulai dari perencanaan ide hingga strategi pemasaran modern. Pendidikan dan Pelatihan Wirausaha BaruGeninusa […]

  • Ketua Umum PBNU KH Yahya Kholil Staquf saat bertemu dengan kader IPNU se-Indonesia di Jakarta (30/1). (Source : Istimewa)

    Gus Yahya ke Kader IPNU: Langkah Besar NU di Abad Kedua adalah Untuk Masa Depan Kalian

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Kholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan bahwa transformasi besar yang dilakukan NU di abad kedua merupakan investasi bagi generasi muda, khususnya pelajar dan santri. Hal tersebut disampaikan Gus Yahya dalam pertemuan silaturahmi bersama Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) se-Indonesia di Jakarta, […]

  • Source : Istimewa

    Aliansi Peduli Iran Demo Kedubes AS dan Kemenlu: Kecam Agresi Militer, Tuntut Perlindungan WNI

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Ratusan massa Aliansi Peduli Iran (API) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026), untuk mengecam serangan militer AS terhadap Iran. Massa yang terdiri dari Pemuda Muslimin DKI, SEMMI Jakarta Raya, dan LMND DKI Jakarta ini menilai agresi tersebut melanggar hukum […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 351
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • Pernyataan sikap tertulis Forum BEM DIY terkait isu nasional

    Suarakan Delapan Tuntutan Rakyat, Forum BEM DIY Tegaskan Perlawanan Terhadap Kebijakan Otoriter

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Di samping itu, maraknya konversi dan eksploitasi tanah adat atas nama proyek investasi skala besar seperti food estate turut dikecam. Mahasiswa menegaskan bahwa tanah adat harus dipandang sebagai identitas kebudayaan, bukan sekadar komoditas ekonomi komersial. Guna meluruskan kembali roda tata kelola pemerintahan yang berpihak pada mandat konstitusi, Forum BEM DIY secara resmi merumuskan delapan tuntutan […]

expand_less