Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 805
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sudah berapa kali kita ganti pemimpin, tapi kita masih sangat jauh dari harapan, apalagi sejahtera hanya sebagai slogan. Berapa kali juga kita memilih pemimpin, namun selalu menghasilkan pemerintahan yang bobrok, artinya yang dijanjikan saat kampanye tidak searah dengan yang dilaksanakan saat memimpin. Berkoar tentang keadilan, kemajuan, dan kemaslahatan umat, namun realitas di lapangan malah sebaliknya, yakni penjajahan untuk negeri ini.

Saya percaya, bahwa generasi Moloku Kie Raha pasti memahami tentang pesan para leluhur dengan dalih pemimpin harusnya mengerti apa itu Bahasa orang tua-tua tentang adab, tindakan, dan bertawakkal. Sebab, banyak orang yang membawa nilai kebudayaan pada ruang-ruang politik, namun hanya sebatas pada kepentingan untuk mengambil hati rakyat, demi mendapatkan sebuah kekuasaan. Artinya, kebudayaan dan sejarah dijadikan kendaraan untuk menunjang popularitas meraih kekuasaan. Kebiasaan semacam ini harus segera dihilangkan, karena dapat berakibat buruk pada masyarakat dan rusaknya pola pikir dan perilaku generasi mendatang.

Begitu pun sebagai generasi muda mestinya ada kesadaran diri, menjadi penerus tidak hanya tentang kepekaan tentang situasi dan keadaan. Tetapi, benar-benar merasa bahwa sejatinya hidup adalah tentang rasa menemukan jati diri menuju insani. Maka jadilah generasi peradaban yang berdiri tegak seperti tegaknya Kie Matubu, jadilah penerus pemimpin yang dengan segala kondisi dapat menyelesaikan masalah dengan tenang, seperti ketenangan yang ciptakan sibela di Pulau Bacan.

Dan jadilah penerus peradaban yang tidak sekadar membaca, tapi mengerti arah untuk mengimplementasi mimpi. Di mana, anak muda harus menempatkan doa sebagai alat yang beriringan dengan barakat yang tak hanya sekadar ucapan, tapi lahir dari hati untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, sebagai generasi muda yang menjadi harapan banyak orang, adalah kepercyaan yang berlandaskan tanggung jawab dengan menggenggam setiap pesan dan lahirkan pembaharuan. Maka bangkitlah generasi pembaharu tentukan arah, mulailah melangkah pada jalan yang sebenarnya, yang teguh hatinya, yang sabar, seperti kesabaran yang di ajarkan Jailolo dari rajanya. Kita adalah satu-satu harapan negeri tua ini, hanya kitalah yang akan membawa perjuangan Moloku Kie Raha terbang tinggi menggapai cahaya, selayaknya Goheba dengan rahasianya.

  • Penulis: Muhamad Affath Hidayah
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Umat

    Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) – Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (5/4/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Teras Kahino, Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara itu dimulai pukul 20.30 WIT dan dihadiri oleh alumni HMI lintas generasi, tokoh […]

  • Source : Istimewa

    Aliansi Peduli Iran Demo Kedubes AS dan Kemenlu: Kecam Agresi Militer, Tuntut Perlindungan WNI

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Ratusan massa Aliansi Peduli Iran (API) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026), untuk mengecam serangan militer AS terhadap Iran. Massa yang terdiri dari Pemuda Muslimin DKI, SEMMI Jakarta Raya, dan LMND DKI Jakarta ini menilai agresi tersebut melanggar hukum […]

  • Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Wacana Federal dalam Forum Konsolidasi Intelektual Play Button

    “Dijajah” di Rumah Sendiri: Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Gaungkan Opsi Federal hingga Tinjau Ulang Relasi Pusat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 613
    • 1Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Kekecewaan menahun terhadap pola relasi pusat dan daerah yang dinilai timpang memicu konsolidasi terbuka dari kalangan intelektual muda. Mahasiswa asal Maluku Utara yang menempuh studi Pendidikan di Kota pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar forum akbar bertajuk “Menuju Negara Federal atau Tetap Dijajah Sentralistik”. Diskusi terbuka ini berlangsung pada Sabtu, (22/8) yang menjadi […]

  • Perang melawan tirani adalah keharusan untuk hidup sebagaimana mestinya

    Perang melawan tirani adalah keharusan untuk hidup sebagaimana mestinya

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Yusril S. Pom (Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan)
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kesejahteraan dan kebebasan merupakan cita-cita mendasar setiap manusia. Setiap orang berhak menjalani hidup secara bermartabat tanpa tekanan, ketidakadilan, maupun perlakuan sewenang-wenang. Ketika penindasan dan ketidakadilan menjadi praktik yang dinormalisasi, nilai-nilai kemanusiaan pun tercederai. Dalam konteks tersebut, perlawanan terhadap praktik penindasan bukanlah pilihan emosional, melainkan tuntutan etis. Upaya ini diperlukan agar kelompok-kelompok yang termarjinalkan dapat menjalankan […]

  • DEKONSTRUKSI TAMANSISWA: TRANSFORMASI DARI “TAMAN SISWA” MENJADI “TAMAN ORANGTUA”

    DEKONSTRUKSI TAMANSISWA: TRANSFORMASI DARI “TAMAN SISWA” MENJADI “TAMAN ORANGTUA”

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Ain Dadong/ Ketua BEM UST Yogyakarta
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Realitas oligarkis ini secara langsung mengkhianati postulat ontologis dan epistemologis dari ajaran asas Ki Hadjar Dewantara itu sendiri. Dalam konsepsinya, Ki Hadjar dengan sangat tegas mewajibkan pendidikan untuk senantiasa tunduk dan beradaptasi pada “Kodrat Alam dan Kodrat Zaman”. Kodrat zaman meniscayakan adanya dialektika yang terus bergerak, di mana setiap generasi memiliki spektrum tantangan dan bentuk […]

  • Source : Istimewa

    Jamin Mutu Pendidikan, Prodi Kimia Unutara Jalani Visitasi Akreditasi LAMSAMA

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 801
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) melaksanakan visitasi akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) di Kampus Unutara, Ternate, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 11 Februari ini bertujuan mengevaluasi dan menjamin mutu pendidikan tinggi di wilayah Maluku Utara. Komitmen Peningkatan Kualitas Tim asesor […]

expand_less