Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tahta mu, tidak harus membawa mu ke jurang penghancuran, duhai kau saudara pemimpin ku. Mohon maaf dengan segala hormat, aku mencintai mu, satu yang harus kau tahu, engkau, aku dan kita semua, harus sadar diri, siapa diri kita yang sebenarnya. Kita harus tahu itu. Kalau tidak, maka “jahil” akan tetap menjadi kita, untuk selamanya, Kawan. Tolong sekali lagi, jangan jadikan kursi mu, membuat engkau lupa diri. Tapi jadikanlah kursi mu, membawa mu pada Ilahi, agar engkau bisa melihat mana surga, mana neraka dan mana dunia akhirat kita.

Kebijakan jangan dilahirkan atas dasar selera. Jangan pula mengambil Keputusan hanya dari satu sudut pandang saja. Sebab, semua itu hanya akan menciptakan konflik dan selalu ada yang menjadi korban. Apakah engkau tidak dapat melihat? Sungguh cilaka, jika engkau ada di balik semua kisah kelam yang mencekam dan menelan banyak korban. Lantas dengan sombongnya engkau merasa diri mu sang pahlawan. Kau anggap si korban buta? Jangan Kawan, sekali lagi jangan. Karena kelak engkau akan tahu jawaban mutlaknya.

Sekarang masih kau rasakan nikmatnya kekuasaan. Hanya saja, semua itu jika tanpa engkau tahu, nikmatnya justru nikmat busuk yang sekedar dibalut dengan kado yang wangi. Esensinya, nanti kelak engkau akan tahu. Pengetahuan itu, hanya akan diperoleh dengan cara terus membaca sampai kita sadar diri. Kalau belum sampai, teruslah berusaha jangan berhenti sampai di situ. Sebab semua tidaklah instan. Butuh proses dan perjuangan.

Wahai penguasa ada saatnya nanti kenikmatan busuk yang engkau rasa hebat tersebut akan mati dan pergi meninggalkan mu untuk selamanya. Jika kau tak segera sadar dan kau termasuk kategori “gila jabatan”, maka di situlah engkau akan merasa kehilangan yang sangat berat. Kehilangan yang kalau engkau sadar, bukanlah sebuah persoalan. Namun, bila belum engkau menyadarinya, maka engkau bisa jadi seperti orang yang telah kehilangan arah dalam kehidupan. Ini yang perlu kita pertimbangkan Kawan. Jangan sampai kita termasuk kategori golongan yang ini. Maka marilah sama – sama kita belajar dan berproses Kawan.

Pada momentum idul adha kali ini, marilah kita beranjak untuk introspeksi diri agar terhindar dari sikap jahil. Dalam momentum ini, secara syariat kita akan menyaksikan prosesi penyembelihan qurban secara serentak di seluruh dunia. Orang – orang akan berbondong dan bahu membahu untuk menyaksikan dan membantu secara langsung agenda akbar tersebut.

Sebagai orang yang berakal, kita harus pintar membaca. Kenapa hewan yang harus disembelih? Ada apa di balik penyembelihan itu? Apa hikmahnya? Di sinilah orang – orang yang sadar diri akan terlihat beda dari yang lain. Perbedaan di sini tidak bermaksud mengkotak – kotak. Perbedan itu hanya untuk diketahui agar kita semua bisa bersama – sama untuk berproses menuju ke sana. Dalam Bahasa agama disebut dengan fastabiqul Khairat.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasumber dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya memberikan pendampingan kepada peserta Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara di Kampus UNUTARA, Ternate.

    Unutara Perkuat Budaya Mutu Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal (AMI)

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 793
    • 0Komentar

    “Pelatihan dan sertifikasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus. Auditor mutu internal memiliki peran penting dalam memastikan sistem penjaminan mutu berjalan secara efektif, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, para narasumber dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen antarunit dalam menjaga konsistensi pelaksanaan SPMI di setiap […]

  • Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Februari 2025 – Program pengabdian masyarakat PK-252 Kitorang Sangga telah sukses dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh para awardee LPDP untuk memberikan pendidikan dan kesadaran lingkungan kepada anak-anak pesisir. Dengan tema besar “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”, program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak pesisir Indonesia agar mereka bisa […]

  • Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Ambon, 28 April 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjadi pembicara utama dalam Apel Komandan Satuan di Rindam XV/Pattimura, Ambon. Acara yang mengusung tema “Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI dalam Pembangunan Pulau Terluar untuk Perkuat Kedaulatan, Pertahanan, dan Ketahanan Nasional” ini berlangsung pada pukul 11.00 WIT. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe […]

  • Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    • calendar_month 26 menit yang lalu
    • account_circle Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Gambaran yang lebih mengkhawatirkan muncul dalam laporan UNICEF Indonesia. Evaluasi yang diterbitkan pada Maret 2026 menyebutkan bahwa 99,4 persen anak menggunakan internet dengan rata-rata waktu penggunaan sekitar 5,4 jam per hari. Artinya, bagi banyak anak, waktu di depan layar dapat lebih panjang daripada waktu bermain di luar rumah, berbicara dengan orang tua, atau membaca buku […]

  • Dugaan illegal logging CV Anugerah Empat Mandiri di hutan Sula

    Dugaan Illegal Logging di Sula, LBH PB PMII Desak Pencabutan Izin CV AEM

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 2 April 2026 – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam dugaan praktik illegal logging oleh CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga melakukan penebangan kayu di luar area izin, berdasarkan hasil investigasi PC PMII Kepulauan Sula dan laporan masyarakat. […]

  • Mahasiswa KKN Universitas Khairun Ternate bersama warga membersihkan sampah di Kampung Makassar Timur, Kota Ternate.

    Mahasiswa KKN dan Nelayan Keluhkan Sampah di Kampung Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 2.314
    • 1Komentar

    “Angkutan sampah sangat terbatas. Harus ada perhatian dari Pemkot Ternate untuk menyosialisasikan cara memilah sampah, agar warga tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya. Sementara itu, Salman, Ketua Koperasi Nelayan Tuna Pangkalan 40 yang juga tinggal di Kampung Makassar, mengungkapkan kekhawatiran nelayan terhadap sampah yang dibuang ke laut. Ia menilai kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak adanya papan […]

expand_less