Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tahta mu, tidak harus membawa mu ke jurang penghancuran, duhai kau saudara pemimpin ku. Mohon maaf dengan segala hormat, aku mencintai mu, satu yang harus kau tahu, engkau, aku dan kita semua, harus sadar diri, siapa diri kita yang sebenarnya. Kita harus tahu itu. Kalau tidak, maka “jahil” akan tetap menjadi kita, untuk selamanya, Kawan. Tolong sekali lagi, jangan jadikan kursi mu, membuat engkau lupa diri. Tapi jadikanlah kursi mu, membawa mu pada Ilahi, agar engkau bisa melihat mana surga, mana neraka dan mana dunia akhirat kita.

Kebijakan jangan dilahirkan atas dasar selera. Jangan pula mengambil Keputusan hanya dari satu sudut pandang saja. Sebab, semua itu hanya akan menciptakan konflik dan selalu ada yang menjadi korban. Apakah engkau tidak dapat melihat? Sungguh cilaka, jika engkau ada di balik semua kisah kelam yang mencekam dan menelan banyak korban. Lantas dengan sombongnya engkau merasa diri mu sang pahlawan. Kau anggap si korban buta? Jangan Kawan, sekali lagi jangan. Karena kelak engkau akan tahu jawaban mutlaknya.

Sekarang masih kau rasakan nikmatnya kekuasaan. Hanya saja, semua itu jika tanpa engkau tahu, nikmatnya justru nikmat busuk yang sekedar dibalut dengan kado yang wangi. Esensinya, nanti kelak engkau akan tahu. Pengetahuan itu, hanya akan diperoleh dengan cara terus membaca sampai kita sadar diri. Kalau belum sampai, teruslah berusaha jangan berhenti sampai di situ. Sebab semua tidaklah instan. Butuh proses dan perjuangan.

Wahai penguasa ada saatnya nanti kenikmatan busuk yang engkau rasa hebat tersebut akan mati dan pergi meninggalkan mu untuk selamanya. Jika kau tak segera sadar dan kau termasuk kategori “gila jabatan”, maka di situlah engkau akan merasa kehilangan yang sangat berat. Kehilangan yang kalau engkau sadar, bukanlah sebuah persoalan. Namun, bila belum engkau menyadarinya, maka engkau bisa jadi seperti orang yang telah kehilangan arah dalam kehidupan. Ini yang perlu kita pertimbangkan Kawan. Jangan sampai kita termasuk kategori golongan yang ini. Maka marilah sama – sama kita belajar dan berproses Kawan.

Pada momentum idul adha kali ini, marilah kita beranjak untuk introspeksi diri agar terhindar dari sikap jahil. Dalam momentum ini, secara syariat kita akan menyaksikan prosesi penyembelihan qurban secara serentak di seluruh dunia. Orang – orang akan berbondong dan bahu membahu untuk menyaksikan dan membantu secara langsung agenda akbar tersebut.

Sebagai orang yang berakal, kita harus pintar membaca. Kenapa hewan yang harus disembelih? Ada apa di balik penyembelihan itu? Apa hikmahnya? Di sinilah orang – orang yang sadar diri akan terlihat beda dari yang lain. Perbedaan di sini tidak bermaksud mengkotak – kotak. Perbedan itu hanya untuk diketahui agar kita semua bisa bersama – sama untuk berproses menuju ke sana. Dalam Bahasa agama disebut dengan fastabiqul Khairat.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN UGM dan Akademisi Unipas Morotai Gelar Sosialisasi serta Aksi Tanam Mangrove di Desa Koloray

    KKN UGM dan Akademisi Unipas Morotai Gelar Sosialisasi serta Aksi Tanam Mangrove di Desa Koloray

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 201
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II yang bertugas di Desa Koloray, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, berkolaborasi dengan akademisi Universitas Pasifik (Unipas) Morotai dan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) menggelar kegiatan sosialisasi pemberdayaan biota laut serta aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosialisasi berlangsung di […]

  • FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi Yogyakarta
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Paradoks yang Paradoksal Maluku Utara hari ini merupakan studi kasus paling telanjang tentang bagaimanapertumbuhan ekonomi bisa berjalan sepenuhnya lepas dari kesejahteraan rakyat. Provinsi inimencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia sebesar 34% sepanjang tahun 2025 dansempat menyentuh 39,10% pada kuartal III tahun 2025 yang nyaris seluruhnya ditopanghilirisasi nikel di dua kawasan, yakni, Halmahera Tengah dan Timur. Pada […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Gelar Sarjana Saja Tidak Cukup: Mengapa Kamu Harus “Ribet” Berorganisasi?

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Organisasi hadir sebagai ruang di mana dua orang atau lebih bertemu dengan tujuan yang sama. Di sana, mahasiswa dipaksa untuk: Melawan Ketakutan, Membangun Value Memang ada ketakutan klasik yang menghantui: takut IPK turun atau lulus terlambat karena sibuk berorganisasi. Namun, ketakutan ini seringkali muncul karena ketidaktahuan. Faktanya, organisasi mengajarkan kita tentang pengabdian-memberikan yang terbaik tanpa […]

  • Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Ongker Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya. Awal Mula Tertarik pada […]

  • Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sumber foto : Istimewa

  • korban

    Penganiayaan Brutal di Ternate, LBH Ansor Minta Pelaku Dijerat Pasal Maksimal

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 30 Maret 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mendesak penyidik Satreskrim Polres Ternate untuk menerapkan pasal pidana dengan ancaman hukuman maksimal dalam kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat […]

expand_less