Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hewan yang disembelih di sini, maksudnya Adalah kita dituntut untuk “menyembelih” sifat – sifat kehewanan yang masih menguasi diri kita (iri, dengki, benci dan lain sejenisnya). Artinya bahwa kita harus menyembelih semua sifat buruk tersebut. Karena sifat buruk itulah yang membuat kita menjadi orang yang jahil. Orang yang selalu merasa diri paling benar dan tahu. Orang yang suka menyalahkan orang lain. Bahkan orang yang cenderung mencari kambing hitam dan suka membongkar aib orang lain, padahal aibnya sendiri banyak tapi ditutup rapat. Sehingga, berlagak seperti orang paling suci atas muka bumi ini.

Sementara itu, hewan yang disembelih, dibersihkan terlebih dahulu, pisau yang digunakan untuk menyembelih diasah sampai benar – benar tajam. Tujuannya agar hewan yang disembelih tidak merasa tersiksa. Apa maksud dari semua proses yang begitu? Maksudnya Adalah tanamkan sifat hormat ke dalam diri. Hewan saja diperlakukan seperti itu, bagaimana dengan sesama manusia? Kenapa sesama kita harus saling menjatuhkan? Seharusnya kita saling sayang – menyayangi dan hormat menghormati. Bukan malah sebaliknya.

Ayat al-qur’an yang paling pertama dibuka bukan persoalan kebesaran, tapi dibuka dengan kasih sayang, yakni Bismillahir rahmanir rahimi. Pesannya jelas, yaitu jadilah rahmatan lil’alamin bukan malah mudharatan lil’alamin. Alquran dibukan dengan kasih sayang, barulah ditutup dengan kesadaran bahwa di atas kita Adalah Tuhan sang Maha Penguasa manusia dan alam seisinya. Dari sinilah baru terbentuknya manusia sejati (annas). Wahai para penguasa, mohon maaf tidak bermaksud menggurui, jadilah orang yang berilmu, jangan jadi penguasa yang jahil. Sebab jahil arahnya nanti Adalah kehancuran. Sesungguhnya kehancuran Adalah tempat yang paling sia – sia di atas segalanya. Mari sama – sama kita bermohon kepada sang Maha Kuasa, agar memberi petunjuk jalan yang benar dan lurus kepada kita semua, agar kita terhindar dari sikap jahil. Karena jahil itu sendiri, merupakan sebuah sikap yang justru membawa kita pada kebodohan yang sejati. Kebodohan inilah yang membuat kita masuk dalam kategori seperti dalam surat yang kedua (Albaqarah/Sapi betina).

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa jurusan keperawatan menghadapi tantangan surplus perawat di Indonesia.

    Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Muh. Rizki
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    Fenomena ini menuntut perhatian serius. Orang tua perlu mempertimbangkan ulang sebelum mengarahkan anaknya masuk jurusan keperawatan. Jumlah lulusan yang terus meningkat tanpa diimbangi lapangan kerja hanya akan membuat perawat kehilangan peluang sesuai bidangnya. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga harus bergerak aktif. Organisasi ini tidak boleh berhenti sebagai wadah formal, melainkan harus tampil sebagai penyambung […]

  • Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Ada fenomena aneh tapi nyata kawan pada rezim kepemimpinan Rektorat di IAIN Ternate saat ini. Memang ada Rektor, Wakil Rektor satu, dua, dan tiga. Namun, ada jabatan yang lebih tinggi dari seorang Rektor dan sangat besar pengaruhnya dalam mengambil sebuah kebijakan strategis tapi sangat menyebalkan. Jabatan itu diistilah dengan “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate yang […]

  • Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Ambon, 28 April 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjadi pembicara utama dalam Apel Komandan Satuan di Rindam XV/Pattimura, Ambon. Acara yang mengusung tema “Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI dalam Pembangunan Pulau Terluar untuk Perkuat Kedaulatan, Pertahanan, dan Ketahanan Nasional” ini berlangsung pada pukul 11.00 WIT. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe […]

  • Intel Polisi Masuk Kampus UMY

    Aksi Titik Nol Damai, Aliansi UMY Bergerak Sayangkan Insiden Penyusupan Intel Polisi di Dalam Kampus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Aliansi UMY Bergerak menegaskan bahwa jalannya aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Pembebasan Nasional” yang dipusatkan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Rabu (17/06/2026) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kendati demikian, pihak aliansi menyesalkan adanya insiden ketegangan di lingkungan internal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pasca-aksi, menyusul ditemukannya oknum aparat kepolisian berpakaian preman yang […]

  • Source : Istimewa

    Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga […]

  • Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

    Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Elite menggunakan media, lembaga pendidikan, agama, dan bahkan institusi penegak hukum untuk membenarkan ketimpangan tersebut seolah olah itu adalah takdir atau hasil kerja keras semata. Rakyat dibuai dengan janji janji populis, bantuan sosial menjelang pemilu, dan narasi narasi pembangunan infrastruktur yang megah, sementara hak hak dasar mereka perlahan dilucuti. Fakta berbicara dengan sangat telanjang. Ketimpangan […]

expand_less