Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

“Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 643
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya.

Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku yang ia tulis.

Dibalik Inspirasi “Sembuh”

Ketika ditanya tentang apa yang mendorongnya menulis buku ini, Nurul mengaku bahwa pengalamannya sendiri menjadi latar belakang utama. “Aku cukup struggle dalam menyembuhkan diriku dari berbagai luka kehidupan. Selain itu, saat membuka sesi konseling untuk orang lain karena latar belakangku adalah psikologi—aku menyadari bahwa banyak orang membutuhkan tempat untuk bercerita dan memvalidasi perasaan mereka. Buku ini hadir sebagai salah satu bentuk validasi kepada pembaca,” ujar Nurul.

Pesan Inti: Waktu Setiap Orang Berbeda

Dalam buku ini, Nurul menegaskan bahwa perjalanan menuju pemulihan bukanlah perlombaan. “Enggak papah kok kalau hari ini kita belum berhasil. Semua orang punya waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang mereka impikan,” katanya dengan lembut. Pesan ini mengingatkan pembaca bahwa tidak apa-apa untuk berjalan pelan selama tetap bergerak maju.

Metode Refleksi Diri

Salah satu keunikan buku ini adalah pendekatannya yang berpusat pada refleksi diri. Nurul menyertakan berbagai pertanyaan yang mengundang pembaca untuk merenung. “Salah satunya adalah, ‘Apakah kamu sudah merasa bahagia?’ Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi mampu membuat kita menelaah sejauh mana kita benar-benar mensyukuri hidup,” jelasnya. Dengan pendekatan ini, buku “Sembuh” tidak hanya menjadi panduan, tetapi juga teman dialog yang membimbing pembaca ke dalam perjalanan introspektif.

Pesan yang Paling Berdampak

Nurul juga berbagi bagian dalam bukunya yang menurutnya sangat berdampak. “Jangan berekspektasi tinggi terhadap urusan bersama manusia,” ungkapnya. Pernyataan ini, meskipun singkat, sarat makna. Nurul ingin mengingatkan pembaca bahwa melepaskan ekspektasi dapat membantu kita menerima kenyataan dengan lebih ikhlas.

Kesederhanaan yang Membumi

Ketika ditanya tentang perbedaan buku “Sembuh” dengan buku self-improvement lainnya, Nurul menjawab dengan rendah hati. “Enggak ada spesifikasi khusus, karena semuanya berakar dari pandangan psikologi. Hanya saja, buku ini menggunakan kata-kata yang lebih sederhana, sehingga bisa dipahami oleh semua kalangan,” ujarnya. Kesederhanaan inilah yang membuat “Sembuh” terasa begitu dekat dan relevan bagi pembaca dari berbagai latar belakang.

Melalui “Sembuh”, Nurul Hafizatul tidak hanya berbagi pengalaman pribadinya, tetapi juga menawarkan ruang aman bagi pembaca untuk merenungkan perjalanan hidup mereka sendiri. Buku ini adalah pengingat bahwa pemulihan adalah proses yang unik bagi setiap orang, dan tidak ada langkah kecil yang sia-sia dalam menuju kebahagiaan.

Apakah Anda siap untuk memulai perjalanan penyembuhan diri? “Sembuh” mungkin bisa menjadi teman setia Anda di sepanjang jalan.

Yuk bagian kalian mau memesan buku ini silahkan hubungi kontak dibawah ini, atau Dm ke akun Instagram @pustakariyadz @nrlhafizatul

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SSB Saremo Putra Gelar Buka Puasa Bersama dan Nobar di Kelurahan Tambula

    SSB Saremo Putra Gelar Buka Puasa Bersama dan Nobar di Kelurahan Tambula

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Tidore, (16/3/25) – Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putra Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), menggelar acara buka puasa bersama di Gedung Pertemuan Kelurahan Tambula. Acara ini juga diisi dengan nonton bareng (Nobar) film Cahaya dari Timur serta doa bersama. Sekitar 60 siswa yang terdaftar di SSB Saremo Putra hadir dalam […]

  • Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate dan Komunitas Batu Meja mengangkat sampah plastik di perairan pesisir Kelurahan Makassar Timur.

    Kolaborasi Satgas Armada Sampah Laut dan Komunitas Batu Meja Bersihkan Pesisir Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kontributor Wilayah Kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO SPACE) 21 September 2025 – Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate bersama Komunitas Batu Meja Kelurahan Makassar Timur membersihkan perairan pesisir Makassar Timur, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Mereka mengerahkan armada sampah laut dan perlengkapan jaring pengait untuk mengangkat sampah plastik, botol, serta limbah rumah tangga yang mencemari laut. Tim mengumpulkan sampah dari permukaan […]

  • Menggali Api Islam Cak Nur

    Menggali Api Islam Cak Nur

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Arsrhum
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Dikisahkan dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Faudi, suatu ketika Mintaredja, seorang politisi dan pejabat pemerintahan pada masa Orde Baru, mengajukan pertanyaan kepada Lafran Pane: mengapa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus bersikap independen? “Kami independen tidak bergabung dan menjadi bagian dari partai politik untuk membuktikan kesungguhan kami mempersatukan semua bagian umat tidak peduli partai […]

  • Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Gerakan mahasiswa selama ini dikenal sebagai agen perubahan sosial-politik yang membawa aspirasi rakyat dan menjadi suara moral bangsa. Akan tetapi dalam perkembangan kontemporer gerakan mahasiswa menghadapi tantangan serius berupa degradasi semangat, tujuan, dan bentuk perjuangan. Gerakan yang dahulu bersifat ideologis dan transformatif kini kerap terjebak dalam agenda pragmatis, partisan, bahkan kooptatif. Dalam banyak kasus kekinian […]

  • Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 538
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Sikap tidak kooperatif dan terkesan alergi terhadap kritik ditunjukkan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Pulau Morotai yang baru menjabat sekitar dua pekan. Di tengah sorotan publik terhadap buruknya perhatian pemerintah terhadap sejumlah fasilitas wisata unggulan, Kadispar justru memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media. Sikap tidak kooperatif itu terlihat saat sejumlah wartawan […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

expand_less