Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 1.404
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tenaga kesehatan memegang peran penting dalam menunjang kehidupan bernegara. Bidang ini mencakup berbagai profesi, mulai dari kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat, dokter, analis kesehatan, gizi, farmasi, bidan, hingga perawat dan masih banyak lagi yang penulis tidak bisa menyebutkan satu persatu.

Di antara profesi tersebut, sebagian besar orang tua menjadikan perawat sebagai salah satu jurusan favorit untuk anak mereka. Mereka percaya bahwa perawat memiliki masa depan cerah dan lebih cepat diterima di dunia kerja. Hampir semua kampus kesehatan membuka jurusan keperawatan untuk memenuhi minat itu. Namun, di balik keyakinan tersebut, tersembunyi fakta yang sering luput dari perhatian: fenomena surplus perawat.

Surplus perawat terjadi ketika jumlah lulusan keperawatan jauh melampaui kebutuhan lapangan kerja. Akibatnya, banyak perawat kesulitan mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya.

Di kutip dari situs resmi PPNI Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 1,2 juta perawat terdaftar. Setiap tahun, lebih dari 60 ribu perawat baru memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perawat di Indonesia pada 2023 mencapai 582.023 orang, sementara menurut BPS pada tahun 2023 Maluku Utara sendiri memiliki 4.384 perawat. Jumlah itu jelas tidak sebanding dengan kebutuhan tenaga perawat di lapangan maupun kapasitas fasilitas kesehatan.

Kondisi ini mendorong banyak perawat bekerja di luar bidang medis atau merantau ke luar negeri. Beberapa faktor utama penyebabnya antara lain:

  1. Distribusi tenaga kerja tidak merata dan lapangan pekerjaan terbatas.
  2. Kurikulum pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.
  3. Beban kerja berat dengan kondisi kerja yang tidak ideal.
  4. Upah rendah dibandingkan dengan tanggung jawab yang mereka emban.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

  • Sejumlah alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat membagikan takjil kepada masyarakat di Pandara Kananga, Ternate Tengah, Sabtu (14/03/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi alumni di bulan Ramadan.

    Alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat Berbagi Takjil di Ternate, Perkuat Silaturahmi Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Muzsta
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate — Alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan kuliner Pandara Kananga yang berada di Kampung Makassar Timur, Ternate Tengah, pada Sabtu (14/03/2025) pukul 17.30 WIT. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan. Beberapa alumni yang hadir dalam kegiatan […]

  • Dialog publik Komunitas Kutub Oase yang dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta saat membahas wacana Pilkada melalui DPRD, Kamis (22/1/2026), di Pendopo Universitas Widya Mataram. Dok. Balengko Space

    Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – Komunitas Kutub Oase menggelar dialog publik yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Universitas Widya Mataram. Diskusi ini mengangkat tema “Pilkada di Tangan DPRD: Etika Kekuasaan atau Rasionalitas yang Menipu?” sebagai respons atas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang belakangan kembali […]

  • UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi membuka pintu bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kampus yang berlokasi strategis di Jalan Cempaka, Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin kuliah berkualitas tanpa biaya tinggi . Salah satu daya […]

  • Source : Istimewa

    Ketua GP Ansor Haltim: Polemik Tunjangan DPRD Malut Harus Disikapi Objektif, Hindari ‘Trial by Opinion’

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 371
    • 0Komentar

    HALMAHERA TIMUR (BALENGKO) – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Timur, Julkarnain Rajak, angkat bicara mengenai polemik tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara yang kini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara. Julkarnain menegaskan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan di atas landasan yang objektif, bukan dibentuk oleh desakan opini publik. Ia meminta semua […]

  • BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 219
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai secara resmi mendesak Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai untuk segera mengambil tindakan hukum terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan lingkungan oleh PT Intimkara. Desakan ini muncul menyusul adanya pengakuan dari pihak perusahaan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai bahwa aktivitas pembukaan […]

expand_less