Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Apakah konflik antara orang-orang yahudi Israel dengan orang-orang arab palestina adalah konflik agama atau hanya rebutan tanah sengketa saja? Dengan pendekatan historis dapat kita temukan jawaban yang sebenarnya atas pertanyaan tersebut. Dulu, pendiri Koloseum di Romawi bernama Vespasianus yang sekaligus menjabat sebagai Walikota Romawi. Pada tahun 1979 Koloseum ini berhasil diresmikan oleh anaknya Vespasianus bernama Titus sebagai Kaisar Romawi yang sangat kejam-bengis-diktator. Koloseum di Romawi ini seperti Stadion Sepak Bola yang kapasitasnya bisa menampung penonton sebanyak 80.000.000 -delapan puluh ribu orang penonton.

Hanya saja yang ditonton di stadion itu bukan pertandingan sepak bola antara satu club melawan club lainnya. Tetapi, yang mereka saksikan adalah pertarungan semacam Gladiator antara seorang petarung manusia melawan manusia dan/atau seorang budak melawan budak lainnya dan kebanyakan budak-budak yang disuruh bertarung itu berkebangsaan yahudi, dan seorang budak yahudi juga dipaksa untuk melawan binatang buas. Jika dalam pertarungan itu, seorang budak atau petarung itu tumbang dan berdarah-darah bahkan tewas-mati karena dikalahkan oleh binatang, maka mereka yang menonton di Koloseum akan bersorak-sorak dan bertepuk tangan penuh kegembiraan karena budak atau petarung sudah ada yang tergelatak tewas karena dikalahkan oleh binatang. Tradisi Gladiator-saling baku bunuh ini dianggap biasa-biasa saja-betapa rusaknya kemanusiaan mereka. Coba itu kawan!

 Untuk memahami asal-muasal akar konflik agrarian-sengketa tanah antara orang yahudi Israel dengan orang arab palestina ini. Marilah kita memotretnya pada approach-historical Nabi Musa As.  Suatu ketika, Nabi Musa As berpamitan kepada kaumnya untuk pergi sebentar saja kurang lebih 40-empat puluh hari lamanya ke bukit Tursina untuk menerima wahyu dari Allah Swt-wakallamallhu Muusaa takliman. Maka, dibelakang Musa tampillah seorang muridnya yang bernama Samiri. Dan, Samiri telah berhasil mempengaruhi akidah kaumnya untuk meninggalkan ajaran Nabi Musa As, dengan tidak lagi menyembah kepada Allah Swt-Tuhan-Nya Nabi Musa As.

Samiri sebagai provokator ulung telah berhasil membangun basis argumennya dengan mengatakan kepada kaum Nabi Musa As, bahwa saat ini kita secara nyata telah ditinggalkan oleh Nabi Musa As dan Tuhan-Nya. Maka, mulai saat ini kalian harus ikut kepadaku untuk meninggalkan ajaran Nabi Musa As yang penuh dengan kebohongan dan tidak lagi menyembah Tuhan-Nya. Karena Nabi Musa dengan sengaja telah meninggalkan kita. Samiri pun dengan penuh percaya diri mengatakan kepada mereka bahwa, saya ini adalah murid terbaiknya Musa As yang mengetahui secara persis bahwa, Tuhan-Nya Musa itu tidak masuk akal sehat dan selama ini kita ternayata telah dibohongi oleh Nabi Musa. Watak Samiri inilah awal-mulanya merupakan pesonifikasi dari watak aslinya orang-orang yahudi di atas dunia ini.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Di tengah krisis kepercayaan terhadap institusi hukum, Mahkamah Konstitusi seharusnya berdiri sebagai benteng terakhir konstitusi (guardian of constitution). Namun ironisnya, proses penetapan hakimnya justru kerap berlangsung ugal-ugalan, jauh dari prinsip partisipasi publik yang bermakna. Konsep partisipasi publik yg bermakna (meaningful participation) iyalah keterlibatan aktif secara subtansial oleh masyarakat dalam memutuskan kebijakan, bukan sekedar formalitas akan […]

  • Sosok KH. Abdul Ghani Kasuba: Ulama & Umara yang Menginspirasi

    Sosok KH. Abdul Ghani Kasuba: Ulama & Umara yang Menginspirasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Maluku Utara kehilangan sosok ulama dan umara yang menjadi teladan bagi banyak orang. KH. Abdul Ghani Kasuba adalah figur yang mengabdikan hidupnya tanpa pamrih untuk agama, bangsa, negara, dan masyarakat. Beliau memulai pengabdian sebagai seorang da’i yang menjelajahi wilayah Moloku Kie Raha tanpa mengharapkan imbalan. Dengan keterbatasan fasilitas, beliau berdakwah dari […]

  • Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Umat

    Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) – Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (5/4/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Teras Kahino, Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara itu dimulai pukul 20.30 WIT dan dihadiri oleh alumni HMI lintas generasi, tokoh […]

  • Ilham Gogasa, lulusan magister IPB University asal Pulau Morotai, meneliti tingkat kerentanan nelayan tuna skala kecil di kampung halamannya sebagai upaya memperkuat keberlanjutan sektor perikanan pesisir.

    Lulusan Magister IPB University, Pemuda Morotai Teliti Kerentanan Nelayan Tuna di Pesisir Pasifik

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pulau Morotai (BALENGKO)— Di ujung utara Maluku Utara, di mana laut biru bertemu dengan Samudra Pasifik, lahir seorang pemuda yang kini menjadi wajah baru penelitian kelautan dari kawasan timur Indonesia. Ia adalah Ilham Gogasa, anak pesisir asal Morotai yang menaruh perhatian besar terhadap kehidupan nelayan di daerahnya. Ilham lahir pada 12 Februari 1996 dari pasangan […]

  • PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Pulau Taliabu (BALENGKO), — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua DPC PKB Kota Ternate, Sahabat Muhajrin Bailusy, yang secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030. Ucapan ini disampaikan langsung […]

  • Suasana diskusi publik SEMAINDO Halmahera Barat tentang pengembangan geothermal dan transisi energi rendah karbon di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Balengko Space, Jakarta, 12 Maret 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia (SEMAINDO) Halmahera Barat DKI Jakarta menggelar diskusi publik dan buka puasa bersama bertajuk “Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis.” Kegiatan yang berlangsung di Hotel BlueSky Raden Saleh, Jakarta, ini menghadirkan narasumber dari pemerintah, asosiasi energi panas bumi, kalangan industri, serta […]

expand_less