Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Setiap kali kita merayakan hari raya ‘Idul Fitri, kita selalu dituntut untuk merenungkan dan menghayati pesan-pesan moral—al-mawaa’izh al-akhlaaqiyyah yang terkandung dalam Idul Fitri itu. Pesan-pesan itu sesungguhnya dapat ditelusuri lewat kata ‘Idul Fitri itu sendiri. ‘Idul Fitri adalah kata majemuk—tarkib al-idhafi yang terdiri dari kata ‘id dan al-fitr. Kata ‘id semula berasal dari kata ‘aud, yang berarti kembali. Hari raya disebut ‘id karena ia kembali dalam setiap tahun menemui kita. Sementara kata ‘al-fithr’ atau ‘al-fithra’h adalah sifat dasar asal kejadian bagi setiap makhluk. Maka apabila disebutkan fithrah manusia, hal itu berarti sifat-sifat dasar manusia ketika ia pertama kali diciptakan, sebelum ia tercemar oleh sifat-sifat lain setelah ia hidup di dunia ini. Maka ‘Idul Fitri dapat berarti kembalinya manusia kepada sifat-sifat aslinya ketika ia diciptakan pertama kali oleh Allah Swt—setiap anak manusia yang baru dilahirkan pasti dirinya dalam keadaan suci—fithrah yang membuat dirinya sebagai penganut agama tertentu adalah kedua orang tuanya. Dan itulah kehendak Allah Swt—Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kini, apakah sifat-sifat asli manusia ketika ia diciptakan pertama kali itu masih bertahan dalam dirinya? Berikut ini akan dicoba diketengahkan sifat-sifat tersebut sebelum hal itu dicemari oleh sifat-sifat lain setelah manusia itu bergumul dengan kehidupan dunia. Dengan demikian, sejatinya manusia dapat mendeteksi dirinya, sejauh mana ia mampu mengembalikan dirinya kepada karakteristik dasar itu sehingga ia kembali menjadi manusia yang memiliki karakter manusia seperti pertama kali ia diciptakan oleh Allah Swt. Maka ada beberapa sifat dasar manusia, yang pertama adalah manusia diciptakan semata-mata sebagai pengabdi Allah Swt, dalam Surah al-Dzaariyaat ayat 56, Allah Swt berifrman, “dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali hanyalah agar mereka mengabdi kepada-Ku”. Mengabdi kepada Allah Swt adalah taat kepada-Nya dan tidak taat kepada selain-Nya. Taat kepada Allah Swt ini merupakan perwujudan dari-pada iman manusia kepada-Nya, karena pada dasarnya makhluk yang bernama manusia itu sejak semula telah beriman kepada Allah Swt. Allah pernah menanyakan kepada ruh-ruh manusia, “bukankah Aku ini Tuhanmu semua? Mereka menjawab, “betul, Engkau Tuhan kami, dan kami menjadi saksi”. (rujuk QS. al-‘araf, 172). Tidak ada satu manusia pun di atas dunia ini yang tidak mengakui bahwa pencipta dunia ini adalah Allah Swt—manusia bukan makhluk atheis—ketidakpercayaan pada keberadaan Tuhan. Bahkan orang-orang musyrik pun apabila ditanyakan kepada mereka, siapa yang menciptakan langit dan dunia ini semuanya, mereka akan menjawab bahwa yang mencipatakan seluruhnya itu adalah Allah Swt. (rujuk QS. Luqman, 25). Ini artinya bahwa watak dasar manusia itu adalah beriman dan ia diciptakan sebagai makhluk yang beribadah kepada Allah Swt. Namun kenapa ada manusia-manusia yang tidak loyal kepada Allah Swt, padahal ia telah memiliki potensi atau benih sebagai makhluk yang beriman?

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENDIDIKAN TERJANGKAU DAN BERMUTU

    PENDIDIKAN TERJANGKAU DAN BERMUTU

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Konsep pendidikan terjangkau dan bermutu (affordable and quality education) di Provinsi Maluku Utara dapat diartikan sebagai pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses secara mudah bagi masyarakat Provinsi Maluku Utara. Karena pendidikan adalah hak dasar yang harus dipenuhi oleh setiap individu tanpa memandang status sosial, ekonomi, dan letak rentan kendali geografis di Provinsi Maluku Utara. Pendidikan […]

  • Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang

    LBH Ansor Ternate Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang. Insiden ini dinilai sebagai bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera […]

  • Makin Berkembang, SSB Saremo Putera Tunjukkan Taring di Kancah Sepak Bola Tidore

    Makin Berkembang, SSB Saremo Putera Tunjukkan Taring di Kancah Sepak Bola Tidore

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 500
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Tidore – Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putera dari Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan, mulai menunjukkan perkembangan pesat di berbagai turnamen lokal. Meski baru berdiri pada 3 Juli 2024, Saremo Putera sudah aktif mengikuti sejumlah kompetisi sepanjang Juni 2025. Beberapa di antaranya adalah Gurua Event XIII di Kelurahan Gurabunga, Turnamen Usia Dini di Kelurahan […]

  • Pengukuhan Paskibraka Maluku Utara 2025 oleh Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara.

    Pengukuhan Paskibraka Maluku Utara 2025 oleh Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 907
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 16 Agustus 2025 – Paskibraka Maluku Utara 2025 resmi menjalani prosesi pengukuhan pada Jumat Sore (15/8/25)  di Aula Nuku, lantai 2 Kantor Gubernur Maluku Utara . Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, memimpin langsung upacara pengukuhan dan bertindak sebagai Pembina Upacara. Beliau mengukuhkan para anggota dengan penuh khidmat dan menegaskan pentingnya […]

  • Sumber Foto: porostimur.com

    HMI Sudah Mati, yang Hidup Hanya Benderanya

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Ada masa ketika bendera hijau-hitam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berkibar bukan sekadar kain simbol, tapi api kesadaran. Dari sekretariat sempit di Yogyakarta tahun 1947, Lafran Pane menyalakan obor gerakan intelektual Islam yang menolak kejumudan dan kolonialisme. HMI lahir bukan dari ruang nyaman, tapi dari kebutuhan eksistensial bangsa, mencerdaskan umat, memperjuangkan keadilan, dan menggabungkan iman dengan […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

expand_less