Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga harmoni antarumat beragama.

Sebelumnya beberapa bulan lalu, FKUB Maluku Utara telah menggelar dialog lintas iman dan sosialisasi moderasi beragama di Ternate sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan. Namun, berdasarkan pengakuan dari ketua FKUB Maluku Utara Dr. Adnan Mahmud, M.A, rilis Indeks Kerukunan Umat Beragama oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Maluku Utara tercatat mengalami penurunan signifikan pada indikator kehidupan umat beragama. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan adanya tantangan serius dalam menjaga stabilitas sosial.

Menanggapi hal tersebut, Sahabat Mustaqim (Sahabat Mus), kader PMII Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus mahasiswa asal Kota Ternate Maluku Utara, menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja FKUB yang dinilai belum maksimal dalam menjangkau masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan konflik.

“Fenomena yang terjadi hari ini tidak bisa dilihat sebagai peristiwa yang berdiri sendiri. Ada indikasi bahwa upaya sosialisasi moderasi beragama belum berjalan secara masif dan merata, sehingga ruang-ruang rawan justru tidak terjangkau secara optimal,” ujarnya.

Ia menilai, kemunculan narasi yang berpotensi memecah belah tidak hanya menjadi tanggung jawab individu atau oknum semata, tetapi juga menjadi cerminan bahwa fungsi preventif lembaga terkait belum berjalan secara maksimal.

“Ketika narasi seperti ini bisa muncul dan berkembang, maka kita perlu jujur melihat bahwa ada celah yang belum tertutup dengan baik. Di sinilah peran FKUB seharusnya hadir lebih kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja FKUB Maluku Utara, termasuk kemungkinan penyegaran struktur kepengurusan guna menjawab tantangan yang semakin kompleks.

“Kami mendorong pemerintah daerah yakni Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Malut dan Sulut, untuk melakukan evaluasi total terhadap FKUB Maluku Utara, termasuk membuka ruang untuk perombakan struktur jika memang dibutuhkan. Ini penting agar lembaga ini kembali fokus, responsif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya profesionalitas dan fokus dalam menjalankan peran strategis tersebut, mengingat tantangan kerukunan umat beragama tidak bisa ditangani secara parsial atau sekadar seremonial.

“Ke depan, FKUB tidak cukup hanya hadir dalam kegiatan simbolik. Dibutuhkan lompatan program yang konkret, menyentuh hingga ke akar rumput, dan mampu meredam potensi konflik sejak dini,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga ketenangan dan tidak terjebak dalam arus informasi yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Evaluasi itu penting, tetapi menjaga persatuan jauh lebih penting. Jangan sampai kita terpecah oleh hal-hal yang justru bisa kita selesaikan bersama,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Tidore ke-917

    Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Tidore ke-917

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Ternate, 11 April 2025 — Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan dalam rangka memperingati Hari Jadi Tidore ke-917 yang jatuh pada tahun 2025 ini. Dalam pernyataannya, KH. Sarbin Sehe mengapresiasi semangat masyarakat Tidore yang terus menjaga nilai-nilai budaya, sejarah, dan persatuan yang […]

  • Source : Istimewa

    Gal-Da: Ruang Hidup Elit vs Mimpi Otonomi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Asbar Kuseke
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Semangat Perjuangan yang Tersandera DOB Galela Loloda (Galda) bukan sekadar wacana administratif; ia adalah “lonceng pengingat” sejak Deklarasi 2011 di Galela Selatan. Perjuangan ini lahir dari kolektivisme moral dan ekonomi masyarakat yang masif. Namun, sangat disayangkan jika energi besar dari para tokoh lintas sektor—politik, intelektual, hingga agamawan—kini seolah terbentur tembok kepentingan elit yang tidak linier […]

  • Source : Istimewa

    UNIT STUDI HUKUM PERDATA MULAI AUDIENSI DENGAN KESBANGPOL DIY UNTUK KEGIATAN “LIVING LAW”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Unit Studi Hukum Perdata secara resmi memulai langkah awal pelaksanaan program Living Law melalui audiensi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Kesbangpol DIY), yang berlangsung di Kantor Kesbangpol DIY. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik yang berbasis […]

  • Dari Wacana ke Aksi: IMM Achmad Yani Tawarkan Solusi Sampah Lewat Inovasi Keranjang Daur Ulang

    Dari Wacana ke Aksi: IMM Achmad Yani Tawarkan Solusi Sampah Lewat Inovasi Keranjang Daur Ulang

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 454
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta, 23 Juni 2025 Ruang Auditorium Kampus 1 Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjaya) Yogyakarta menjadi saksi perhelatan Seminar Nasional bertajuk “Jogja Darurat Sampah” pada Sabtu (21/6). Acara yang berlangsung sejak pukul 14.35 hingga 17.50 WIB ini menghadirkan beragam perspektif terkait krisis pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, […]

  • Source : www.vice.com

    Belajar Nasionalisme dari Etnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Komunitas Tionghoa sangat menarik untuk dicatat karena terdapat beberapa literatur menegaskan perihal asal-muasal etnis Tionghoa di Indonesia. Etnis ini berawal dari para migran yang masuk ke nusantara ratusan tahun yang lalu. Mereka datang dengan latar belakang sejarah Tiongkok yang tua dan besar-empat ribu tahun yang lalu. Implikasinya, etnis Tionghoa yang tersebar di seluruh Asia Tenggara-bahkan […]

  • LUMPUL TOTAL: Massa aksi dari Desa Gita Raja melakukan pemblokiran jalan lintas utama di Tidore Kepulauan, Kamis (12/2/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes keras warga yang menuntut pencopotan Kepala Desa Ade M. Rasid atas dugaan tindakan amoral dan desakan agar Walikota mencopot Kadis PMD yang dinilai melakukan pembohongan publik terkait janji pemecatan Kades. (Source : Agung Selang/Jurnalis Balengko)

    Janji Pecat Kades Tak Ditepati, Warga Gita Raja Tuntut Pencopotan Kadis PMD Tidore dan Boikot Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 583
    • 0Komentar

    TIDORE KEPULAUAN (BALENGKO) – Kekecewaan mendalam menyelimuti warga Desa Gita Raja, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Untuk ketiga kalinya, massa aksi kembali turun ke jalan dan melakukan pemblokiran akses transportasi umum serta penyegelan kantor desa pada Kamis (12/2). Aksi ini dipicu oleh sikap Pemerintah Daerah (Pemda) Tidore Kepulauan yang dinilai lamban dan tidak konsisten dalam […]

expand_less