Pemuda Desa Yayasan Meriahkan Iduladha di Kediaman Bupati Morotai dengan Musik Yanger
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 83
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana perayaan Hari Raya Iduladha di kediaman resmi Bupati Pulau Morotai terasa hangat dan kental akan nuansa budaya lokal, Rabu (27/5/2026) pagi. Sekelompok anak muda kreatif dari Desa Yayasan hadir membawa kemeriahan dengan memainkan musik tradisional Yanger, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan bersama kepala daerah dan warga sekitar.
Musik Yanger instrumen tradisional khas Maluku Utara yang lahir dari akulturasi budaya alat musik jub, tam-tam, dan ukulele mengalun indah membawakan lagu-lagu daerah yang penuh semangat dan pesan kedamaian.
Kehadiran para pemuda ini merupakan inisiatif spontan untuk mempererat tali silaturahmi antara generasi muda dan pemimpin daerah di hari suci. Rumah dinas Bupati yang biasanya formal, seketika berubah menjadi panggung kebudayaan yang inklusif dan penuh kehangatan.
Bupati Pulau Morotai menyambut hangat kedatangan rombongan pemuda tersebut. Beliau bahkan ikut berbaur, bertepuk tangan, dan sesekali menyenandungkan bait lagu bersama para pemain musik.
Koordinator Musik Yanger Desa Yayasan, Alwi Dayan, mengungkapkan bahwa momentum Iduladha merupakan waktu yang tepat untuk merajut kembali kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alat musik Yanger ini kami budayakan ke setiap generasi agar mereka tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian,” ujar Alwi.
Sementara itu, Izad Mandea, salah satu pemuda Desa Yayasan, menyampaikan bahwa musik Yanger di Pulau Morotai memiliki akar sejarah yang kuat karena sudah ada sejak zaman penjajahan Portugis. Ia menjelaskan bahwa musik ini sarat akan nilai luhur.
“Musik ini sudah ada sejak zaman penjajahan. Di dalamnya terkandung nilai-nilai yang kuat, baik itu nilai moral, budaya, maupun keagamaan,” jelas Izad.
Izad berharap lewat petikan musik Yanger ini, dampak positif dan semangat persaudaraan di momen Iduladha dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
“Saya berharap, melalui musik Yanger ini kita dapat terus menjalin silaturahmi dan menjaga kebersamaan di hari raya ini,” harapnya.
Acara silaturahmi yang hangat ini berlangsung khidmat hingga mejelang siang. Kemeriahan di kediaman Bupati menjadi bukti nyata bahwa di tangan generasi muda, kelestarian tradisi dan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan membentuk harmoni daerah yang indah.
- Penulis: Mujizad Mandea
- Editor: Redaksi

Saat ini belum ada komentar