Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Demonstrasi Harus Bergeser dari Penyampaian Aspirasi Menuju Desakan Keputusan Politik

Demonstrasi Harus Bergeser dari Penyampaian Aspirasi Menuju Desakan Keputusan Politik

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hari ini banyak terjadi demonstrasi diberbagai daerah, hal ini disebabkan karena situasi negara semakin kesini semakin mengkhawatirkan maka mahasiswa dan masyarakat sipil turun ke jalan untuk mengevaluasi negara. namun pola pergerakan yang terjadi saat ini terlalu usang dan kumuh sehinggah isu dan tuntutan yang dibawa akan selalu berdebu dilaci-laci pemerintahan tanpa adanya realisasi yang nyata. Sehingga pola pergerakan yang dibangun seharusnya dirubah dan mulai mengarah pada desakan agar lembaga legislatif menjalankan fungsi konstitusionalnya secara nyata. Dalam konteks ini, fokus gerakan seharusnya bukan lagi sekadar menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, melainkan mendesak DPR RI beserta DPRD Provinsi untuk segera menggelar rapat darurat sebagai bentuk respons politik atas aspirasi publik.

Secara konstitusional, DPR memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Oleh karena itu, ketika berbagai tuntutan masyarakat telah disampaikan secara luas melalui demonstrasi di berbagai daerah, DPR memiliki kewajiban politik untuk membahasnya secara terbuka melalui mekanisme resmi, seperti rapat komisi, rapat gabungan, maupun rapat paripurna.

Kenapa Strategi Demonstrasi Perlu Bergeser?

Selama beberapa tahun terakhir, pola demonstrasi di Indonesia cenderung berulang: massa turun ke jalan, menyampaikan tuntutan, perwakilan diterima, lalu aksi berakhir tanpa kepastian mengenai tindak lanjut politik. Kondisi tersebut menyebabkan banyak aspirasi berhenti pada tahap simbolik.

Kini, berbagai aksi mahasiswa mulai mengonsolidasikan tuntutan yang lebih spesifik, di antaranya:

  • Evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Perluasan pendidikan gratis yang berkualitas.
  • Percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.
  • Pembebasan tahanan politik menurut mekanisme hukum yang berlaku.
  • Reformasi institusi penegak hukum.
  • Penguatan demokrasi dan perlindungan hak-hak sipil dll.
    Beberapa tuntutan tersebut muncul dalam berbagai aksi mahasiswa dan gerakan masyarakat sipil sepanjang 2025–2026.

Data Menunjukkan Aspirasi Semakin Terfokus

Dalam berbagai aksi nasional, isu yang paling konsisten muncul bukan lagi sekadar kritik terhadap pemerintah, tetapi tuntutan agar DPR segera menyelesaikan berbagai agenda legislasi yang dianggap mendesak.
Contohnya adalah RUU Perampasan Aset. Setelah bertahun-tahun menjadi wacana, DPR akhirnya menetapkan RUU tersebut masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025–2026. Artinya, secara prosedural DPR memang memiliki ruang untuk membahas dan mengesahkannya apabila terdapat kemauan politik yang cukup.

Di berbagai daerah, aksi mahasiswa juga secara eksplisit memasukkan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai salah satu tuntutan utama bersama evaluasi program MBG dan kebijakan publik lainnya.

Mengapa Mendesak Rapat Darurat DPR Menjadi Relevan?

Rapat darurat bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan mekanisme formal agar tuntutan masyarakat tidak berhenti sebagai slogan demonstrasi. Melalui rapat resmi, DPR dapat:

Menetapkan prioritas pembahasan RUU yang menjadi tuntutan publik.
Memanggil kementerian terkait untuk memberikan penjelasan mengenai implementasi program seperti MBG maupun Kopdes. Menggunakan fungsi pengawasan terhadap penggunaan APBN.
Menyampaikan sikap politik DPR secara terbuka kepada masyarakat.

Tanpa adanya forum pengambilan keputusan seperti rapat resmi, demonstrasi berpotensi hanya menghasilkan tekanan politik tanpa kepastian tindak lanjut. Walaupun DPRD Provinsi tidak memiliki kewenangan membentuk undang-undang nasional, namun DPRD tetap dapat Mengeluarkan rekomendasi politik kepada DPR RI, Menyampaikan aspirasi masyarakat daerah secara resmi, Menggelar rapat dengan mendengar pendapat mahasiswa dan masyarakat sipil dan Mendorong pemerintah daerah menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat secara transparan dan terpublikasi. Dengan demikian, tekanan politik dapat dibangun secara berjenjang dari daerah hingga tingkat nasional.

  • Penulis: Suhail Elly, S.Ak, Wasekum Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
  • Editor: Musta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

    Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kasman j. Momole
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah rangkaian aktivitas yang penuh dengan berbagai bentuk ibadah, baik pada ranah teologis, psikologis, maupun sosial. Secara teologis, Ramadhan menegaskan ketaatan manusia dalam menjalankan perintah agama. Secara psikologis, Ramadhan melatih jiwa agar lebih tertib dan tenang. Secara sosial, Ramadhan menguatkan silaturahmi dan menumbuhkan kepekaan terhadap sesama. Secara teologis, puasa telah ditegaskan dalam firman Allah […]

  • FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Balengko Space – Ternate, 4 Juni 2025 program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Ternate menggelar kuliah tamu bertema “Optimalisasi Asupan Gizi bagi Tumbuh Kembang Anak” pada Rabu (4/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran gizi dalam mendukung perkembangan fisik dan mental anak. Fahmil Usman, S.Gz., M.Gz., dosen Fakultas Kesehatan ISDIK Kie Raha, hadir […]

  • Tangkapan layar video warga Maba Sangaji saat menyampaikan aspirasi terkait kasus hukum Maba Sangaji.

    LBH Ansor Ternate Soroti Dakwaan JPU terhadap Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE, 8 Agustus 2025 — Kasus hukum Maba Sangaji kembali menjadi sorotan publik. LBH Ansor Ternate menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap beberapa warga sebagai bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat yang memperjuangkan hak-hak tanah leluhur mereka. Sidang yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Soasio ini di pindahkan ke dalam Rutan Soa Sio, Tidore […]

  • Mubes HIMAIT 2025: Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob Menang Telak, Siap Pimpin Mahasiswa Timur Alma Ata

    Mubes HIMAIT 2025: Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob Menang Telak, Siap Pimpin Mahasiswa Timur Alma Ata

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 414
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 2 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata Yogyakarta sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam Mubes ini, pasangan Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob terpilih sebagai ketua umum dan wakil ketua umum periode 2025–2026. Afif dan Faldo menang telak dalam pemungutan suara. Mereka […]

  • Refleksi Perjalanan 26 Tahun Kota Ternate: Perjalanan Panjang Dalam  Menyongsong Pembangunan

    Refleksi Perjalanan 26 Tahun Kota Ternate: Perjalanan Panjang Dalam Menyongsong Pembangunan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle M. Fajrinindra Mile
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Saya terdistraksi sejenak setelah menonton kajian dari Metro TV, utamanya dalam suatu pembahasan besar dalam program Menolak Lupa: Evolusi Kota Jakarta (2021). Pembahasan tersebut merefleksikan bahwa riwayat kota Jakarta merupakan suatu perjalanan historis yang panjang dimana Jakarta dibangun tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi bagaimana suatu kota tumbuh mengikuti dinamika yang panjang seiring perkembangan zaman. […]

  • PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Pulau Taliabu (BALENGKO), — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua DPC PKB Kota Ternate, Sahabat Muhajrin Bailusy, yang secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030. Ucapan ini disampaikan langsung […]

expand_less