Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 637
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lebih jauh, kemiskinan di Lombok Timur juga berkaitan erat dengan persoalan kualitas kesehatan dan gizi. Tingginya kasus stunting di NTB menunjukkan bahwa kemiskinan bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga tentang kualitas hidup. Anak-anak yang tumbuh dalam kondisi gizi buruk akan menghadapi hambatan perkembangan jangka panjang, yang pada akhirnya memengaruhi produktivitas dan daya saing daerah itu sendiri.

Pertanyaan mendasarnya kemudian adalah: pembangunan yang selama ini dijalankan sebenarnya untuk siapa? Jika pembangunan hanya dinikmati oleh segelintir kelompok, sementara sebagian besar masyarakat tetap bertahan hidup dari hari ke hari, maka ada yang keliru dalam arah kebijakan. Kemiskinan tidak bisa diselesaikan hanya dengan target angka dan laporan administratif. Ia membutuhkan keberpihakan yang nyata.

Sudah saatnya pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di NTB, khususnya Lombok Timur, menggeser paradigma pembangunan dari sekadar pertumbuhan menuju pemerataan dan pemberdayaan. Investasi pada pendidikan, penguatan sektor pertanian dan UMKM lokal, serta penciptaan lapangan kerja yang layak harus menjadi prioritas utama. Tanpa itu semua, kemiskinan akan terus menjadi cerita lama yang diulang setiap tahun, sementara harapan masyarakat tetap tertunda.

Kemiskinan yang masih merajalela di Lombok Timur bukan sekadar kegagalan ekonomi, tetapi juga kegagalan moral pembangunan. Ketika masyarakat miskin terus diminta bersabar, sementara kebijakan belum sungguh-sungguh berpihak, maka kemiskinan bukan lagi masalah teknis, melainkan cermin ketidakadilan sosial yang dibiarkan berlangsung terlalu lama.

  • Penulis: Muhammad Azka Irfani
  • Editor: Asmar Joma

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wings Air Kembali Terbang ke Morotai, Pemkab Subsidi 50 Kursi per Penerbangan

    Wings Air Kembali Terbang ke Morotai, Pemkab Subsidi 50 Kursi per Penerbangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 283
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai resmi menggandeng Wings Air untuk membuka kembali rute penerbangan reguler Ternate–Morotai dan sebaliknya. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 dengan frekuensi dua kali seminggu, setiap hari Senin dan Kamis. Kerja sama ini ditandatangani secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad […]

  • Ronaldo Molle Pegiat Lingkungan Malut mengapresiasi kolaborasi PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) dan Pusdal LH di Gunung Bawakaraeng.

    Soroti Aksi Bawakaraeng, Pegiat Lingkungan Malut Chiko Molle Puji Sinergi ECOTRU-Pusdal LH Dicontoh

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 468
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, GOWA – Gerakan masif pelestarian hulu ekologis di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, memantik perhatian serius dari berbagai belahan daerah. Pegiat Lingkungan asal Maluku Utara, Ronaldo Molle, S.Tr.KL, bisa di sapa Chiko secara khusus menyoroti kolaborasi strategis antara PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku […]

  • Diskusi publik GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 untuk kesejahteraan petani Kota Tidore

    GP Ansor Tidore Gelar Diskusi Publik Bahas APBD 2026 dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    Akademisi Dorong Kolaborasi Riset Dr. Nur Azizah mengapresiasi langkah Dinas Pertanian dalam merancang digitalisasi pertanian. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Menurutnya, akademisi dapat menyumbangkan data penelitian mahasiswa untuk mengidentifikasi masalah pertanian di lapangan. Ia juga mendorong generasi muda agar berani menjadi petani. “Tanah Tidore sangat subur. Jika petani menanam dengan dukungan […]

  • Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Sofifi, Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Kepala Daerah di Jakarta, pada Minggu, 23 Februari 2025, Sarbin Sehe tiba di Ternate. Pagi ini, Senin, 24 Februari 2025, hari pertama Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dimulai dengan memimpin apel perdana yang diadakan di Gosale Puncak, tepatnya di halaman kantor Gubernur Provinsi Maluku […]

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Namun, dinamika hukum dan politik dalam tubuh Mahkamah konstitusi preseden belakangan ini betapa menunjukkan tidak steril dari tarik menarik kepentingan kekuasaan, sehingga menimbulkan pertanyaan serius mengenai independensi, integritas, konsistensi dalam menjaga konstitusi. Dari tahun 2023 Sebanyak hakim MK di jatuhi sanksi etik berupa teguran lisan dan di copot dari jabatannya. misalnya dalam menangani 4 perkara […]

  • Diduga Terjadi Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Tanabara, Mamboro: Kasus Dilaporkan ke Polsek

    Diduga Terjadi Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Tanabara, Mamboro: Kasus Dilaporkan ke Polsek

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Arafik Ramli
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Mamboro, 31 Mei 2025 — Lima warga Desa Susu Wendewa melaporkan sekelompok orang atas dugaan pengrusakan dan penyerobotan tanah adat di wilayah Tanabara, Kecamatan Mamboro. Mereka mendatangi Polsek Mamboro pada Sabtu (24/5) setelah menemukan pagar kebun milik mereka hancur dan sebuah pondok berdiri di atas lahan, yang sudah di tanami pohon mahoni, pohon Jati […]

expand_less