Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

Kemiskinan yang Tak Kunjung Usai di Lombok Timur: Pembangunan untuk Siapa?

  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lebih jauh, kemiskinan di Lombok Timur juga berkaitan erat dengan persoalan kualitas kesehatan dan gizi. Tingginya kasus stunting di NTB menunjukkan bahwa kemiskinan bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga tentang kualitas hidup. Anak-anak yang tumbuh dalam kondisi gizi buruk akan menghadapi hambatan perkembangan jangka panjang, yang pada akhirnya memengaruhi produktivitas dan daya saing daerah itu sendiri.

Pertanyaan mendasarnya kemudian adalah: pembangunan yang selama ini dijalankan sebenarnya untuk siapa? Jika pembangunan hanya dinikmati oleh segelintir kelompok, sementara sebagian besar masyarakat tetap bertahan hidup dari hari ke hari, maka ada yang keliru dalam arah kebijakan. Kemiskinan tidak bisa diselesaikan hanya dengan target angka dan laporan administratif. Ia membutuhkan keberpihakan yang nyata.

Sudah saatnya pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di NTB, khususnya Lombok Timur, menggeser paradigma pembangunan dari sekadar pertumbuhan menuju pemerataan dan pemberdayaan. Investasi pada pendidikan, penguatan sektor pertanian dan UMKM lokal, serta penciptaan lapangan kerja yang layak harus menjadi prioritas utama. Tanpa itu semua, kemiskinan akan terus menjadi cerita lama yang diulang setiap tahun, sementara harapan masyarakat tetap tertunda.

Kemiskinan yang masih merajalela di Lombok Timur bukan sekadar kegagalan ekonomi, tetapi juga kegagalan moral pembangunan. Ketika masyarakat miskin terus diminta bersabar, sementara kebijakan belum sungguh-sungguh berpihak, maka kemiskinan bukan lagi masalah teknis, melainkan cermin ketidakadilan sosial yang dibiarkan berlangsung terlalu lama.

  • Penulis: Muhammad Azka Irfani
  • Editor: Asmar Joma

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

  • Tumpukan sampah di Pelabuhan SpeedBoat Sofifi, bukti Kurangnya Kesadaran Lingkungan?

    Tumpukan sampah di Pelabuhan SpeedBoat Sofifi, bukti Kurangnya Kesadaran Lingkungan?

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Sumber Dok : @Mimi.nabiu Sofifi kembali menjadi sorotan publik setelah video berdurasi 27 detik yang diunggah akun Instagram @mimi.nabiu pada Minggu (12/1/24) memicu keprihatinan masyarakat. Dalam video tersebut terlihat jelas tumpukan sampah mencemari pesisir pantai di sekitar pelabuhan speedboat Sofifi. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan sampah dan kebersihan di kawasan tersebut. Mimi Nabiu, pengunggah […]

  • AKSI SOLIDARITAS: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (24/2/2026). Aksi ini menuntut keadilan atas meninggalnya Arianto Tawakal di Maluku serta menolak tindakan represif kepolisian. (Foto: Istimewa)

    Solidaritas Kasus Arianto, BEM UMT Gelar Aksi Damai di Depan Polres Metro Tangerang Kota

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Respons Kapolres Metro Tangerang Kota Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menemui langsung massa aksi untuk memberikan tanggapan. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakprofesionalan oknum di Maluku dan menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku tengah berjalan di Polda Maluku. Terkait institusi yang dipimpinnya, Kombes Pol. Jauhari menyatakan komitmen penuh untuk melakukan evaluasi […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara Abubakar Abdullah bersama Gubernur Sherly meninjau sekolah Play Button

    Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 2 April 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengapresiasi capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara yang berada di atas rata-rata nasional berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025. Menurut Abubakar, capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga […]

  • Peserta field trip Geosite Foramadiahi dan Banjir Rua Ternate mengamati endapan vulkanik.

    Field Trip Geosite Foramadiahi dan Banjir Rua: HAGI, IAGI, IAP Dorong Mitigasi Bencana di Ternate

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Sementara di Geosite Foramadiahi, peserta dapat menyaksikan langsung singkapan batuan yang telah berusia 2,7 juta tahun. Berdasarkan fase geologi, batuan ini termasuk dalam kelompok Gamalama Tua, memberikan gambaran tentang sejarah geologis kawasan yang sangat panjang. Taufik, S.T., anggota IAP Malut, menekankan urgensi perencanaan wilayah berbasis mitigasi bencana. “Kota Ternate merupakan daerah yang rawan terhadap bencana […]

  • Oleh : Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia) Foto : Istimewa

    Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut Marut

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia)
    • visibility 358
    • 0Komentar

    “Di tengah gemerlap kota yang bising, disudut ruang yang hampa. Terdengar suara tangisan rakyat jelata yang menunggu dan menagih janji pemerinta terhadap kesejatraan rakyatnya.” Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut-Marut memanifestasikan sebuah resistensi epistemologis terhadap dekadensi moral yang terbungkus dalam retorika banal. Dalam menggunakan kacamata fenomenologi Edmund Husserl, janji semestinya merupakan sebuah bentuk intensionalitas […]

expand_less