Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Dinilai Melecehkan Tarian Cakalele, KPMG-D.I.Yogyakarta Kecam Keras Konten Video Angga Darmawan dkk

Dinilai Melecehkan Tarian Cakalele, KPMG-D.I.Yogyakarta Kecam Keras Konten Video Angga Darmawan dkk

  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Kerukunan Pelajar Mahasiswa Galela Daerah Istimewa Yogyakarta (KPMG-D.I.Y) secara resmi melayangkan kecaman keras terhadap materi konten digital yang diproduksi oleh sejumlah kreator konten, yakni Angga Darmawan, Rahman Muhammad, dan Riski Saimama. Unggahan video yang beredar luas di platform Instagram tersebut memicu polemik lantaran dinilai telah melecehkan martabat kebudayaan Maluku Utara dengan menjadikan tarian adat Cakalele sebagai objek lelucon.

Ketua Umum KPMG-D.I.Y, Sahrial Fabanyo, menegaskan bahwa visualisasi kebudayaan dalam konten tersebut telah mencederai rasa hormat terhadap sakralitas warisan leluhur. Ia menjelaskan, tarian adat Cakalele bukan sekadar koreografi hiburan atau tarian perang biasa, melainkan sebuah simbol kehormatan, jiwa patriotisme, serta identitas sosial yang memuat nilai historis mendalam bagi masyarakat adat.

“Kami menegaskan dengan keras bahwa tarian budaya Cakalele jangan pernah dianggap remeh! Budaya merupakan identitas yang mempunyai nilai tersendiri dan harus dihormati oleh siapa pun. Menjadikannya sebagai bahan lelucon demi konten media sosial adalah bentuk kedangkalan berpikir dan tidak menghargai nilai kemanusiaan serta kebudayaan nusantara,” tegas Sahrial Fabanyo dalam rilis resminya, Rabu (24/06/2026).

Tiga Poin Tuntutan Organisasi

Sebagai representasi kolektif pelajar dan mahasiswa asal Galela yang tengah menempuh studi di Yogyakarta, KPMG-D.I.Y secara terbuka menyatakan tiga poin sikap dan tuntutan moral:

  1. Mengecam Keras: Mengutuk tindakan pembuatan konten kreatif oleh para oknum kreator yang dinilai merendahkan esensi luhur tarian adat Cakalele.
  2. Desakan Permintaan Maaf Terbuka: Menuntut pihak-pihak terkait untuk segera menghapus (take down) video tersebut dari seluruh jejaring platform digital serta menyampaikan permohonan maaf terbuka yang tulus kepada masyarakat adat.
  3. Pemberian Efek Jera: Mendesak adanya pertanggungjawaban moral yang konkret dari para pelaku agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, baik terhadap kebudayaan Maluku Utara maupun budaya daerah lainnya di Indonesia.

Sahrial Fabanyo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para kreator konten dan figur publik nasional, untuk lebih bijak, dewasa, dan beretika dalam mengadopsi unsur-unsur kedaerahan ke dalam ruang kreatif. Ruang media sosial sejatinya dimanfaatkan sebagai wadah edukasi untuk merawat khazanah kebudayaan bangsa, bukan panggung komedi yang mengorbankan identitas kesukuan.

Pelaku Telah Rilis Video Klarifikasi

Pantauan terbaru redaksi di media sosial, pasca-mencuatnya gelombang protes dari berbagai elemen pemuda dan organisasi masyarakat adat Maluku Utara, pihak Angga Darmawan bersama rekan-rekannya diketahui telah mengunggah video klarifikasi resmi.

Dalam unggahan tersebut, para kreator konten ini menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat adat Maluku Utara, mengakui kekeliruan mereka dalam mengemas materi konten, serta berkomitmen untuk menurunkan (take down) video yang menjadi sumber polemik demi menjaga situasi tetap kondusif.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Balengko Creative Media
  • Sumber: Rausan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama Play Button

    Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.370
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta, 21 Juli 2025 — Kondisi Asrama Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta memprihatinkan. Bangunan yang diresmikan oleh Gubernur Drs. Thaib Armayn pada 4 Maret 2005 itu kini mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari atap bocor, toilet tidak layak pakai, hingga lantai yang tergenang air saat musim hujan. Asrama yang terletak di kawasan strategis ini […]

  • Prosesi pelantikan pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Yogyakarta

    Resmi dilantik, Pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Berkomitmen Kawal Isu Ruang Hidup Masyarakat Adat di Indonesia Timur

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Musta
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta (HIMAIT) resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pelantikan pengurus periode 2026-2027 tersebut berlangsung khidmat di Kantor Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, D.I. Yogyakarta, pada Sabtu (27/06/2026). Mengangkat tema besar “Saling Merangkul dalam Kebersamaan untuk Organisasi yang Kuat dan Maju”, agenda ini dihadiri oleh puluhan […]

  • Kolaborasi PT. Air Kampar dan Aliansi Birandang Menggugat (ABM): Sembako untuk Warga Pulau Birandang

    Kolaborasi PT. Air Kampar dan Aliansi Birandang Menggugat (ABM): Sembako untuk Warga Pulau Birandang

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 467
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pulau Birandang – Jumat, 11 Juli 2025 PT. Air Kampar Group (AKG) bersama Aliansi Birandang Menggugat (ABM) dan Pemerintah Desa Pulau Birandang menyalurkan 250 paket sembako melalui program Sembako Tebar Kasih pada Rabu, 9 Juli 2025. Program CSR ini ditujukan bagi warga terdampak di sekitar area produksi pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya di Dusun […]

  • Diduga Terjadi Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Tanabara, Mamboro: Kasus Dilaporkan ke Polsek

    Diduga Terjadi Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Tanabara, Mamboro: Kasus Dilaporkan ke Polsek

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Arafik Ramli
    • visibility 1.375
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Mamboro, 31 Mei 2025 — Lima warga Desa Susu Wendewa melaporkan sekelompok orang atas dugaan pengrusakan dan penyerobotan tanah adat di wilayah Tanabara, Kecamatan Mamboro. Mereka mendatangi Polsek Mamboro pada Sabtu (24/5) setelah menemukan pagar kebun milik mereka hancur dan sebuah pondok berdiri di atas lahan, yang sudah di tanami pohon mahoni, pohon Jati […]

  • Semangat kader muda Ansor di Pulau Obi. DTD I GP Ansor Halmahera Selatan menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan.

    Diklat Terpadu Dasar I GP Ansor Halsel Digelar di Obi, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Kepulauan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Halmahera Selatan (BALENGKO) – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-I di Gedung Serbaguna Kecamatan Obi, Desa Laiwui, pada 17–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kaderisasi sekaligus konsolidasi organisasi di wilayah kepulauan. DTD yang mengusung tema “Bela Agama, Bangsa dan Negara dalam Bingkai NKRI” diikuti […]

  • Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Ternate, (28/3/25), Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada 28 Maret 2025, Abdurahman bin Kamel Assegaf, Mudir Pondok Pesantren Al-Khairat Sasa dan anggota Abnul Khoirat, dengan tegas mengecam tindakan pernyataan rasis yang dilontarkan oleh Muhammad Fuad Riyadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fuad Plered, terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam pesan […]

expand_less