Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Menasehati Gubernur

Menasehati Gubernur

  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Menasehati Gubernur

 Ali bin Abi Thalib berkata: “hai saudara Malik sang Gubernur Mesir” saya telah mengirimkan engkau ke satu daerah yang telah memiliki pemerintahan sebelumnya. Gubernur sebelumnya ada yang adil dan banyak juga yang zalim terhadap rakyatnya. Rakyat akan memperhatikan tindakanmu sebagaimana mereka telah memperhatikan tindakan para Gubernur sebelum kamu. Kritikan rakyat atas kamu tidak akan terbendung, seperti kamu juga melakukan kritikan balik kepada rakyatmu. Engkau terpilih dalam pemilihan Gubernur benar berdasarkan suara terbanyak—tidak ada manipulasi suara rakyatmu. Tapi, ingat bahwa banyak juga suara rakyatmu yang tidak memberikan pilihan politiknya kepadamu.

Wahai Gubernur, begitu engkau sudah terpilih menjadi seorang Gubernur, maka engkau adalah Gubernur rakyatmu—kamu bukanlah Gubernur keluargamu, kolegamu dan Gubernur timmu. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang baik itu dikenal dari keharuman namanya yang diedarkan lewat lidah rakyatmu sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa. Jika suatu saat nanti engkau tidak lagi menjadi Gubernur. Maka dari itu, perbendaharaan yang harus engkau kumpulkan sebagai Gubernur adalah amal shalehmu—bukan memperbanyak harta kekayaanmu. Karena itu, kendalikanlah hawa nafsumu dan tahanlah hatimu dari berbuat sesuatu yang tidak boleh kamu lakukan secara sembunyi-sembunyi sebagai Gubernur. Biasakanlah hatimu untuk terpaut menyanyagi rakyatmu. Janganlah engkau berdiri di atas rakyatmu seperti layaknya binatang buas-rakus yang ingin menerkam binatang lainnya.

 Wahai Gubernur, ada dua jenis rakyatmu: satu saudaramu dalam agama dan satu lagi saudaramu sebagai sesama makhluk Tuhan. Jika sewaktu-waktu mereka dapat berbuat salah kepadamu, baik sengaja atau tidak sengaja. Ulurkanlah maafmu sebagaimana Tuhan selalu mengulurkan ampunan kepadamu. Mereka berada di bawah kamu dan kamu berada di bawah imam kamu, dan Tuhan berada di atas dia yang menghendaki kamu menjadi Gubernur. Apalagi jabatan Gubernur itu hanya lima tahun, dan jika kamu terpilih kembali pada pemilihan selanjutnya, maka kamu hanyalah berkuasa menjadi Gubernur selama sepuluh tahun—dua periode saja. 

Wahai Gubernur, janganlah menempatkan dirimu melawan Tuhan Yang Maha Kuasa, karena pada hakikatnya kamu tidak mempunyai kekuasaan di hadapan kekuasaan-Nya. Kamu tidak dapat berbuat banyak dalam kebijakanmu tanpa kasih- sayang Tuhan. Jangan menyesal karena telah memaafkan kesalahan rakyatmu. Jangan menaruh iba ketika menghukum bawahanmu. Janganlah bertindak tergesa-gesa ketika kamu marah. Janganlah berkata: ‘saya telah diberikan kekuasaan, karena itu saya harus dipatuhi oleh kalian semua ketika saya memerintah,’ karena hal itu akan menimbulkan kebingungan dalam hatimu, melemahkan rasa beragamamu dan membawa rakyatmu kepada kehancuran.

Wahai Gubernur, jika kekuasaan menimbulkan rasa sombong pada dirimu, perhatikanlah kebesaran Tuhan di atas kamu. Berbuatlah adil karena Allah Swt—Tuhan Yang Maha Adil. Dengan berbuat adil kepada rakyatmu, walaupun itu bertentangan dengan kepentinganmu, kepentingan orang-orang yang dekat denganmu—atau kepentingan orang-orang yang kamu sukai. Jika kamu tidak sanggup berbuat adil kepada rakyatmu, maka kamu menjadi Gubernur penindas rakyatmu. Bila kamu menindas makhluk Tuhan—bukan saja makhluk-Nya, tetapi Tuhan pun akan menjadi musuh kamu. Bila kamu sudah bermusuhan dengan Tuhan, maka Tuhan akan menghancurkan kekuasaanmu secepat kilat bahkan lebih cepat dari itu. Kamu akan benar-benar berperang dengan Tuhan sampai kamu harus bertobat kepada Tuhan-Mu sebelum kamu wafat. Karena tidak ada yang lebih cepat dalam menghalangi karunia Tuhan dan mempercepat datangnya hukuman Tuhan—murka Tuhan selain kamu melakukan penindasan kemanusiaan. Karena Tuhan paling cepat mendengarkan do’anya orang-orang yang tertindas dan Tuhan senantiasa siap menghukum para Gubernur yang hobi dalam menindas rakyatnya. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis Wakil Dekan II FUAD IAIN Ternate & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya. Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku […]

  • Mahasiswa jurusan keperawatan menghadapi tantangan surplus perawat di Indonesia.

    Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Muh. Rizki
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    Fenomena ini menuntut perhatian serius. Orang tua perlu mempertimbangkan ulang sebelum mengarahkan anaknya masuk jurusan keperawatan. Jumlah lulusan yang terus meningkat tanpa diimbangi lapangan kerja hanya akan membuat perawat kehilangan peluang sesuai bidangnya. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga harus bergerak aktif. Organisasi ini tidak boleh berhenti sebagai wadah formal, melainkan harus tampil sebagai penyambung […]

  • Pernyataan sikap dari Barisan Pemuda Adat Nusantara Maluku Utara

    Dinilai Melecehkan Warisan Luhur, Barisan Pemuda Adat Nusantara Kecam Konten Video Influencer

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 431
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Beredarnya sebuah unggahan video di berbagai platform media sosial yang menampilkan aksi sejumlah influencer asal Maluku Utara memicu polemik luas. Pasalnya, gaya koreografi yang dipertontonkan dalam video tersebut dinilai melenceng dan tidak menghormati pakem asli tarian tradisional setempat. Langkah ini langsung memantik reaksi keras dari Barisan Pemuda Adat Nusantara serta para […]

  • Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Kedaulatan Bukan Sekadar Bendera Membela pulau berarti menolak reduksi kedaulatan menjadi sekadar pengibaran bendera atau patroli angkatan laut. Kedaulatan sejati lahir dari keberlanjutan komunitas, ketika laut dijaga dari pencemaran, ketika hasil tangkapan cukup untuk menghidupi keluarga, ketika tanah tidak dijual kepada investor asing yang hanya ingin membangun resort mewah. Dalam The Ocean Economy in 2030 […]

  • Mahasiswa Biologi Sains UNUTARA melakukan penelitian ekosistem laut Maluku Utara

    Program Studi Biologi Sains UNUTARA: Momentum Emas Pengembangan Riset dan Konservasi Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Rosita Tuhuteru (Ketua Himpunan Mahasiswa Sains Biologi)
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Tentu, tantangan tidak kecil. Jurusan baru membutuhkan fasilitas laboratorium memadai, dosen dengan kompetensi riset terkini, serta jejaring kerja sama dengan pemerintah, lembaga penelitian, dan komunitas lokal. Tanpa itu semua, program ini berisiko hanya menjadi “nama” tanpa dampak signifikan. Selain itu, perlu kesadaran bahwa Biologi Sains bukan hanya untuk menjadi guru biologi, tetapi juga bisa membuka […]

  • Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Ternate – Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ternate (Dafater) kembali membuktikan kualitas mereka dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVIII tingkat Kota Ternate yang berlangsung pada 17–21 April 2025. Mereka tampil gemilang di cabang Hifdzul Hadits, baik kategori 500 hadits maupun 100 hadits dengan sanad. Di cabang 500 hadits, M. Nasrullah Kadir berhasil […]

expand_less